Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:23 WIB. Bawaslu - Laporan ACTA soal Rudiantara 'yang gaji kamu siapa?' tak dapat ditindaklanjuti.
  • 08:12 WIB. MUI DKI - Insya Allah kami netral, tak pernah rapat memerintahkan pilih salah satu paslon.
  • 08:12 WIB. MUI DKI - Itu hanya penafsiran Ma'ruf Amin Saja. Niat cuma satu ialah bermunajat.
  • 08:12 WIB. Ketua MUI DKI - Munajat 212 bukan acara politik.
  • 07:59 WIB. IJTI - Tugas jurnalis jelas dilindungi Undang-Undang.
  • 07:59 WIB. IJTI - Tindakan laskar FPI mengintimidasi jurnalis saat liputan Munajat 212 masuk kategori melawan hukum.
  • 06:30 WIB. EPL - West Ham United 3 vs 1 Fulham
  • 06:28 WIB. EPL - Cardiff City 1 vs 5 Watford
  • 23:18 WIB. PEP - Pertamina EP Asset 3 Subang Field lepasliarkan keluarga Owa Jawa.
  • 23:17 WIB. PTPN - Menteri BUMN: PTPN bakal bertransformasi jadi BUMN Agrikultur modern.
  • 23:15 WIB. Pelindo II - Pelindo II mengincar pendapatan Rp13,5 triliun tahun ini.
  • 23:15 WIB. WTR - Wijaya Karya Realty menerbitkan MTN senilai Rp205 miliar.
  • 23:15 WIB. BNI - BNI menargetkan pendapatan non bunga tumbuh dobel digit sepanjang 2019.
  • 23:14 WIB. PGN - PGN berencana untuk bidik pasar luar negeri.
  • 23:14 WIB. PTPN - PTPN IX menjalin kerja sama distribusi pemasaran produk hilir dengan Jeera Foundation.

Stok Pupuk di Jatim Aman Hingga Akhir Tahun

Foto Berita Stok Pupuk di Jatim Aman Hingga Akhir Tahun
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Pupuk Indonesia (Persero) menjamin stok dan penyaluran pupuk bersubsidi terutama di Wilayah Jawa Timur aman hingga akhir tahun ini.

Direktur Pemasaran Pupuk Indonesia Achmad Tossin Sutawikara saat mengunjungi Gudang Lini III di Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, menyebutkan stok dan penyaluran pupuk akan terus dimonitoring.

"Jumlah stok pupuk bersubsidi dipastikan aman hingga bulan Desember ini berakhir," kata Achmad Tossin.

Hingga 4 Desember 2018, stok pupuk bersubsidi di wilayah Jawa Timur mencapai 363.501 ton atau tiga kali lipat dari ketentuan minimum yang ditetapkan oleh Pemerintah. Jumlah tersebut terdiri dari 128.419 ton pupuk Urea, 107.270 ton pupuk NPK, 23.479 ton pupuk SP36, 56.638 ton ZA dan 47.696 ton Organik.

Berbagai upaya dilakukan Pupuk Indonesia untuk menjaga penyaluran pupuk subsidi selalu optimal di antaranya dengan mewajibkan anak perusahaan produsen pupuk yang termasuk dalam Pupuk Indonesia Grup untuk menyediakan stok pupuk subsidi hingga lini IV (kios resmi).

Selain itu juga mengoptimalkan alokasi pupuk subsidi yang tersedia di masing-masing kabupaten/kota, mendorong distributor untuk mengoptimalkan penebusan sebelum Desember 2018, serta mendorong distributor dan kios untuk mengoptimalkan penyaluran pupuk bersubsidi hingga minggu ke II Desember 2018.

Saat ini Pupuk Indonesia tengah mengembangkan sistem monitoring stok pupuk yang telah diujicobakan di berbagai kecamatan di Pulau Jawa.

Proyek percontohan sistem monitoring stok SIAGA ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi tenaga pemasaran di lapangan dalam memonitoring stok pupuk. Dengan begitu, sistem peringatan dini dapat segera diterapkan di wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami hambatan dalam proses distribusi, sehingga nantinya dapat dilakukan realokasi.

Tag: PT Pupuk Indonesia (Persero) (Pupuk Indonesia Holding Company), pupuk

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93