Portal Berita Ekonomi Senin, 10 Desember 2018

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

RAV Power Gandeng Tokopedia untuk Kenalkan Produk Baru

Foto Berita RAV Power Gandeng Tokopedia untuk Kenalkan Produk Baru
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Tokopedia dan RAV Power menjalin kerja sama untuk memperkenalkan produk baterai portable RAV Power PB096. Produk itu ditujukan untuk pengguna gawai kelas premium. Tokopedia menyediakan platform-nya untuk menciptakan peluang dan kesempatan kepada banyak pihak, termasuk RAV Power.

Lead Category Gadget Tokopedia, Willy Pawitra, mengatakan pihaknya melihat potensi RAV Power berupa kualitas produk dan line up yang sesuai dengan visi mereka.

"Karena itulah, akhirnya kami memutuskan untuk bekerja sama. Kami harap kerja sama ini mempermudah masyarakat dalam mendapatkan produk elektronik yang berkualitas," katanya di Jakarta, Jumat (7/12/2018).

Menurut Willy, penjualan aksesoris gadget di platform Tokopedia mengalami pertumbuhan signifikan. Namun, ia menolak menyebutkan angka pertumbuhan secara spesifik. "Setiap bulan, bahkan tahun, penjualan aksesoris gawai meningkat secara signifikan. Sementara, untuk devices penjualannya baik, dari sisi mobile aksesoris dan barang-barang esensial sendiri lebih diminati," sebutnya.

Sementara, Office Manager RAV Power Hekmi Rangga mengatakan bahwa melalui kerja sama dengan Tokopedia dalam Program KEBUT sejak 5 Desember hingga hari ini (7/12/2018), pihaknya menargetkan penjualan sebesar 5x lipat dari biasa.

"Desember ini, kami targetkan penjualan hingga 10.000 paket. Sejak masuk ke pasar Indonesia pada akhir Oktober, kami menjual 200 sampai 300 paket per hari," kata Helmi.

Sejak Oktober akhir, RAV Power telah menjual sebanyak 2.000 produk yang tersebar ke seluruh Indonesia. Namun pasar yang paling besar masih berada di Jakarta dan sekitarnya.

Tag: PT Tokopedia, RAV Power

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Helloquence

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6126.356 10.863 618
2 Agriculture 1492.165 2.046 20
3 Mining 1738.408 -7.512 47
4 Basic Industry and Chemicals 842.327 5.814 71
5 Miscellanous Industry 1389.985 18.923 45
6 Consumer Goods 2509.280 14.409 49
7 Cons., Property & Real Estate 449.724 10.201 72
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1044.777 -3.591 71
9 Finance 1168.029 -6.789 91
10 Trade & Service 791.771 2.091 152
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 630 785 155 24.60
2 TFCO 565 700 135 23.89
3 KONI 344 418 74 21.51
4 ETWA 70 85 15 21.43
5 YPAS 515 625 110 21.36
6 KICI 176 212 36 20.45
7 POLA 1,510 1,790 280 18.54
8 JSPT 1,000 1,145 145 14.50
9 RUIS 252 286 34 13.49
10 MPMX 805 910 105 13.04
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 YULE 216 173 -43 -19.91
3 BUVA 240 212 -28 -11.67
4 UNIT 280 252 -28 -10.00
5 AMRT 935 850 -85 -9.09
6 TNCA 194 180 -14 -7.22
7 PICO 256 240 -16 -6.25
8 AKSI 352 332 -20 -5.68
9 PBSA 715 675 -40 -5.59
10 CSIS 330 314 -16 -4.85
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 280 210 -70 -25.00
2 WSKT 1,725 1,845 120 6.96
3 TLKM 3,710 3,670 -40 -1.08
4 BBRI 3,650 3,620 -30 -0.82
5 BBCA 26,300 25,950 -350 -1.33
6 ASII 8,100 8,225 125 1.54
7 DOID 560 580 20 3.57
8 PGAS 2,140 2,130 -10 -0.47
9 UNTR 29,000 29,375 375 1.29
10 PTBA 4,080 3,990 -90 -2.21

Recommended Reading

Sabtu, 08/12/2018 12:55 WIB

OJK Cabut Izin Usaha Capitalinc Finance

Jum'at, 07/12/2018 15:54 WIB

November, Cadangan Devisa Naik US$2 Miliar

Jum'at, 07/12/2018 15:00 WIB

Begini Cara 5 CEO Hadapi Konflik di Perusahaan

Jum'at, 07/12/2018 10:43 WIB

Yes! Rupiah Bangkit Lagi