Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:11 WIB. Vanessa Angel - Vanessa Angel dituntut 6 bulan penjara.
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,96% ke level 6.190,53 di akhir sesi II. 
  • 15:13 WIB. Xiaomi - Xiaomi akhiri Beta MIUI semua perangkat pada 21 Juli 2019.
  • 14:58 WIB. Huawei - Qualcomm dan Intel lobi Pemerintah AS soal Huawei.
  • 14:48 WIB. Xiaomi - Xiaomi boyong Mi 9T ke pasar Asia.
  • 14:02 WIB. Bitcoin - Bitcoin menembus Us$9.000 pada Minggu (18/6), pertama kali dalam 13 bulan.
  • 13:03 WIB. Redmi - Redmi disebut garap ponsel kamera 64 MP.
  • 12:44 WIB. Toyota - Toyota siapkan platform mobil listrik e-TNGA.
  • 12:29 WIB. Global -  Goldman Sachs ragu The Fed akan menurunkan suku bunga acuan.
  • 11:36 WIB. Huawei - Qualcomm dan Intel melobi Pemerintah agar melonggarkan larangan untuk Huawei.
  • 08:19 WIB. London - Perusahaan yang listing di Inggris bisa jual saham di China mulai Senin (17/6).

BNI Berikan KUR Khusus untuk Pengering Gabah di Malang

BNI Berikan KUR Khusus untuk Pengering Gabah di Malang - Warta Ekonomi
WE Online, Malang -

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) memperkuat komitmennya untuk mewujudkan mimpi para petani agar dapat menikmati keberadaan Mesin Pengering Gabah (Dryer) yang dikelola secara bersama-sama menjadi sebuah Pusat Pengeringan Gabah (Drying Center) Petani. Wujud upaya BNI itu adalah dengan menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) khusus untuk pengadaan Dryer atau membangun Drying Center. Upaya ini sebagai bagian dari Gerakan  Mengawal Musim Tanam Oktober 2018-Maret 2019 (OKMAR 2018/2019).

Dengan adanya Dryer dan Drying Center yang dapat digunakan petani dengan biaya terjangkau, maka petani dapat menjual hasil panennya dalam kualitas Gabah Kering Giling (GKG) yang lebih tinggi nilai jualnya.

Demikian yang disampaikan Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, saat mengunjungi Desa Ternyang, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis (13/12/2018), dalam rangka meninjau langsung dan mengikuti Penanaman Padi secara massal bersama sekitar 500 petani.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono, Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian Iskandar Simorangkir, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Wakil Bupati Malang Sanusi, Direktur Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan BNI Catur Budi Harto, General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo, CEO BNI Wilayah Malang Wiwi Suprihatno, serta lebih dari 500 petani.

Catur Budi Harto menyatakan, penyaluran KUR BNI ini dan dukungan BNI terhadap Gerakan Mengawal Musim Tanam OKMAR 2018/2019 merupakan wujud kontribusi BNI untuk mensejahterakan petani, melalui penyediaan akses permodalan yang mudah dan murah di sektor pertanian dan perkebunan. Gerakan ini diharapkan menjadi salah satu  penopang program pemerintah dalam upaya meningkatkan produktivitas petani, pemerataan pendapatan, dan pengentasan kemiskinan.

“BNI akan tetap terus mensukseskan pembangunan perekonomian Indonesia dan menyalurkan pembiayaan bagi segenap petani guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera dan mandiri,” ujarnya.

Bambang Setyatmojo mengungkapkan bahwa Kementerian Pertanian bersama BNI melakukan gerakan ini sebagai salah satu bentuk sinergi antara BUMN dan pemerintah dalam pendampingan budidaya serta peningkatan hasil produksi dengan dukungan KUR serta percepatan program berupa Corporate Social Responsibility (CSR).

Gerakan  Mengawal Musim Tanam OKMAR 2018/2019 ini akan diimplementasikan di 56 lokasi penghasil komoditas jagung dan padi di seluruh Indonesia dengan melibatkan kurang lebih 25.000 petani.

Pada kesempatan ini juga dilaksanakan tanam massal komoditas yang dilakukan oleh 500 Petani. Selanjutnya, BNI juga memanfaatkan momentum ini untuk menyerahkan Kartu Tani dan KUR Tani yang akan digunakan untuk pembelian pengering (dryer) padi. KUR tersebut menambah portofolio penyaluran KUR oleh BNI. Dimana hingga 30 November 2018, KUR yang telah disalurkan BNI mencapai Rp 15,65 triliun dan menyentuh 134.334 penerima KUR di seluruh Indonesia.

KUR BNI untuk dryer ini hanya dapat diberikan kepada penerimanya apabila terpenuhi 2 syarat, yaitu Pertama, tidak diberikan untuk perusahaan swasta besar dan tidak digunakan untuk membeli penggilingan padi baru. Kedua, jangka waktu KUR diarahkan selama 3 tahun.

Penyaluran KUR BNI untuk tujuan khusus tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam hal ini Kementerian Koordinator Perekonomian Republik Indonesia yang menghendaki adanya perlindungan terhadap para petani dari ketidakberdayaan mereka ketika menghadapi sulitnya mengeringkan gabah hasil panen.

Tag: PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI), Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: PT Bank Negara Indonesia (BNI)

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,844.29 3,805.69
British Pound GBP 1.00 18,159.47 17,976.68
China Yuan CNY 1.00 2,091.38 2,070.50
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,418.00 14,274.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.58 9,819.08
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,841.36 1,822.90
Dolar Singapura SGD 1.00 10,522.55 10,413.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,181.32 16,015.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,455.90 3,418.10
Yen Jepang JPY 100.00 13,278.69 13,142.44

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6190.525 -59.740 634
2 Agriculture 1387.740 6.172 21
3 Mining 1599.384 -15.894 46
4 Basic Industry and Chemicals 740.684 -13.793 71
5 Miscellanous Industry 1278.981 -9.883 46
6 Consumer Goods 2415.601 -31.601 52
7 Cons., Property & Real Estate 467.630 -4.198 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1161.408 -10.915 74
9 Finance 1261.086 -6.995 90
10 Trade & Service 799.348 -10.114 158
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 175 296 121 69.14
2 SDMU 54 72 18 33.33
3 SMRU 140 176 36 25.71
4 YELO 192 240 48 25.00
5 POLL 1,200 1,450 250 20.83
6 SOSS 378 430 52 13.76
7 MINA 1,090 1,235 145 13.30
8 MEGA 5,100 5,775 675 13.24
9 ARTA 412 466 54 13.11
10 HRME 292 324 32 10.96
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,300 975 -325 -25.00
2 BMTR 480 360 -120 -25.00
3 FITT 230 173 -57 -24.78
4 SMBR 1,030 785 -245 -23.79
5 SKBM 464 368 -96 -20.69
6 TGKA 4,750 4,000 -750 -15.79
7 WICO 625 530 -95 -15.20
8 SIMA 112 97 -15 -13.39
9 GLOB 348 302 -46 -13.22
10 BHIT 84 74 -10 -11.90
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,300 975 -325 -25.00
2 MAMI 116 124 8 6.90
3 JPFA 1,545 1,410 -135 -8.74
4 SMRU 140 176 36 25.71
5 BMTR 480 360 -120 -25.00
6 CSIS 109 98 -11 -10.09
7 SIMA 112 97 -15 -13.39
8 BBRI 4,230 4,200 -30 -0.71
9 CPIN 4,700 4,380 -320 -6.81
10 BDMN 4,510 4,250 -260 -5.76