Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:43 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,14 USD/barel
  • 13:43 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,06 USD/barel
  • 13:42 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.567 USD/troy ounce
  • 13:42 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 109,09 JPY/USD
  • 13:41 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,3024 USD/GBP
  • 13:40 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1016 USD/EUR
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,22% di akhir sesi I.

Youtube Hapus 58 Juta Konten, Dewan Pers: Apa Alasannya?

Youtube Hapus 58 Juta Konten, Dewan Pers: Apa Alasannya? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Belum lama ini, Youtube menghapus 58 juta video dan 224 juta komentar karena dorongan dari pemerintah Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Asia. Menanggapi hal tersebut, Anggota Dewan Pers, Agus Sudibyo mengatakan, Youtube harus melakukan transparansi di balik penghapusan konten itu.

Hal itu dilakukan untuk menghindari tindakan semena-mena terhadap pengguna media sosial Youtube agar ada keseimbangan antara penegakkan kebijakan dan kebebasan pendapat di platform tersebut.

"Media sosial sebagai ruang publik memang harus dibersihkan dari konten-konten negatif yang memecah-belah masyarakat, tetapi kebebasan berpendapat juga mesti dilindungi," ujar Agus kepada Warta Ekonomi, Minggu (16/12/2018).

Ia juga menyarankan agar Youtube menetapkan mekanisme banding bagi pengguna yang dinilai melanggar kebijakan yang menyebabkan penghapusan konten atau penutupan akun.

"Youtube mesti memiliki mekanisme banding bagi pemilik akun yang ditutup untuk membela diri, jadi penutupan akun tidak semena-mena. Kan bisa saja tidak melanggar, tetapi dianggap melanggar. Jadi Youtube salah dalam membuat penilaian, mungkin saja," Agus memaparkan.

Dalam kesempatan yang sama, laki-laki itu juga menambahkan, penting bagi media sosial untuk melindungi kepentingan publik. Setelah beragam masalah, seperti kebocoran data Facebook, media sosial dianggap sebagai masalah yang mengancam keamanan penggunanya.

"Sudah saatnya google, Facebook, dan penyedia platform media sosial lain dilihat sebagai perusahaan media dengan kewajiban melindungi kepentingan publik, seperti halnya media massa," saran Agus kemudian.

Sementara itu, pada Kamis (13/12/2018), pemerintah Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Asia meminta Youtube untuk menghapus konten ekstremis dari platform mereka, atau perusahaan teknologi itu akan dikenakan denda.

"Selama September 2018, 90% dari ~10.400 video dihapus karena ekstremisme kekerasan dan 279.600 video dihapus karena masalah keamanan anak dan hanya dilihat kurang dari 10 orang," ujar pihak Youtube, dilansir dari Theglobeandmail.

Tahun ini, Youtube mulai menerbitkan laporan 3 bulanan sebagai upaya penegakan kebijakan. Menurut pengakuan pihak Youtube, sebagian besar konten yang dihapus adalah spam.

Baca Juga

Tag: YouTube, Dewan Pers

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Dado Ruvic

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.45 3,615.72
British Pound GBP 1.00 17,837.48 17,658.64
China Yuan CNY 1.00 1,975.40 1,955.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,702.17 13,565.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,272.26 9,177.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.95 1,744.40
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.89 9,992.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,094.31 14,942.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,357.96 3,321.30
Yen Jepang JPY 100.00 12,548.92 12,420.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.184 -22.024 675
2 Agriculture 1342.102 1.779 21
3 Mining 1445.408 10.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 913.079 -15.488 77
5 Miscellanous Industry 1185.978 9.745 51
6 Consumer Goods 2036.313 -5.665 57
7 Cons., Property & Real Estate 467.626 3.824 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1067.972 -5.588 76
9 Finance 1357.820 -8.491 92
10 Trade & Service 732.723 1.034 167
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 89 115 26 29.21
2 AMIN 272 340 68 25.00
3 PDES 680 850 170 25.00
4 PICO 555 685 130 23.42
5 ASBI 212 260 48 22.64
6 INPP 860 1,030 170 19.77
7 LUCK 635 720 85 13.39
8 LPLI 89 100 11 12.36
9 TURI 905 1,005 100 11.05
10 KAYU 74 82 8 10.81
No Code Prev Close Change %
1 ERTX 144 95 -49 -34.03
2 YULE 220 166 -54 -24.55
3 DNAR 262 198 -64 -24.43
4 HITS 675 540 -135 -20.00
5 MTSM 206 166 -40 -19.42
6 GHON 1,225 1,000 -225 -18.37
7 BRAM 8,600 7,025 -1,575 -18.31
8 PKPK 83 68 -15 -18.07
9 ARTO 4,000 3,310 -690 -17.25
10 TAMU 300 250 -50 -16.67
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 840 850 10 1.19
2 LUCK 635 720 85 13.39
3 BBRI 4,650 4,620 -30 -0.65
4 BBCA 34,200 33,950 -250 -0.73
5 ADRO 1,295 1,325 30 2.32
6 TCPI 6,500 6,325 -175 -2.69
7 TLKM 3,840 3,830 -10 -0.26
8 PGAS 1,815 1,810 -5 -0.28
9 MNCN 1,645 1,605 -40 -2.43
10 BMRI 7,725 7,750 25 0.32