Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:08 WIB. Instagram - Instagram kembali uji fitur Stop Motion di Stories.
  • 22:58 WIB. Xiaomi - Xiaomi luncurkan Mi CC, brand smartphone baru yang fokus di fotografi.
  • 22:46 WIB. Huawei - Bos Huawei janji Mate X meluncur September dan pakai Android.
  • 22:30 WIB. Facebook - Facebook kenalkan Laboratorium Inovatif atau LInov, tempat kopdar komunitas dan developer Indonesia.
  • 22:19 WIB. UrbanAce - UrbanAce buka pendanaan Seri A untuk ekspansi ke berbagai kota di Indonesia.
  • 22:11 WIB. Grab - Grab tegaskan denda pembatalan order diberikan kepada pengemudi.
  • 22:06 WIB. Xiaomi - Xiaomi siapkan ponsel kamera 64 megapixel.
  • 21:55 WIB. Microsoft - MIcrosoft akan luncurkan perangkat lipat dengan Android OS.
  • 21:06 WIB. AS - AS akan wajibkan peralatan 5G dibuat di luar China.
  • 20:19 WIB. Samsung - Samsung sedang siapkan Galaxy A10s.
  • 20:00 WIB. PayPal - PayPal kini bisa dipakai dengan Google Pay.
  • 19:17 WIB. FedEx - FedEx minta maaf tolak kirim paket Huawei.
  • 19:41 WIB. Kabul - AS dan Taliban membicarakan jadwal mundur pasukan AS dari Afganistan.
  • 19:01 WIB. Hong Kong - Lebih dari 100 orang menghalangi gedung pemerintah, tetap protes RUU ekstradisi.
  • 18:47 WIB. Cyber attack - Iran mengatakan bahwa serangan siber AS terhadap sistem militer Iran gagal.

Penuh Gejolak Pasar di 2019, Lalu Siapa Saja yang Akan Lakukan IPO?

Penuh Gejolak Pasar di 2019, Lalu Siapa Saja yang Akan Lakukan IPO? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Meskipun terjadi gejolak di pasar dan ekonomi global tengah terpuruk, antusiasme untuk membangun kelompok IPO tahun depan semakin tinggi, dengan penawaran yang lebih besar. Media, pendiri, dan investor bersiap untuk menerima pengembalian yang besar pula.

Pada Desember ini, banyak prediksi kapan IPO akan berlangsung di tahun depan. Namun, menurut Crunchbase, banyak dari prediksi tersebut yang keliru.

Bila IPO Dilakukan Saat Musim Panas

Pasar publik telah tergagap beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir. Namun, setelah 1 dekade, terdapat pembicaraan baru tentang koreksi, perlambatan, atau kembali ke keadaan normal.

Semua itu akan berdampak buruk pada perusahaan teknologi yang ingin melakukan penawaran ke publik. Bila perusahaan ingin lakukan IPO sambil menghindari potongan nilai valuasi, maka sebaiknya dilakukan dengan segera.

"Dengan kata lain, lakukan IPO sementara Nasdaq (bursa saham elektronik dunia) lebih dari 7.000," tulis Crunhnews, Senin (17/12/2018).

Misalnya, Uber dan Lyft yang mengajukan lebih dulu dari yang lain. Keduanya kehilangan uang pada tingkat yang tinggi, Uber kehilangan US$1,07 miliar pada Q3, sedangkan Lyft kehilangan ~US$254 juta pada periode yang sama. Jadi, kemungkinan mereka akan lakukan IPO 2019 lebih cepat dari yang diharapkan.

Sementara, untuk perusahaan dengan keuangan yang lebih baik, ada lebih banyak fleksibilitas. Airbnb seharusnya menghasilkan uang dengan dasar yang disesuaikan (EBITDA). Artinya, ia dapat mengatur ketentuan IPO-nya sendiri, terlepas dari keadaan pasar.

"Jika Anda perlu meningkatkan modal dalam IPO, pengaruh harga Anda akan lebih sedikit dibandingkan perusahaan yang tidak perlu meningkatkan modal operasional dan flotasinya," menurut Crunhbase.

Pesimisme pasar komparatif tentang perusahaan-perusahaan yang tidak menguntungkan yang ingin go public tahun depan terlihat dari reaksi investor publik terhadap Snap dan Domo. Mereka memang bertumbuh, tetapi biaya yang dikeluarkan sangat besar.

Analogi musim panas menggambarkan keadaan pasar di mana IPO para perusahaan swasta menjadi semakin 'dingin' seiring berjalannya waktu. Artinya, para semester pertama 2019, penawaran akan lebih banyak dari yang diduga, khususnya bila debut awal berjalan lancar.

Daftar Perusahaan yang Akan Lakukan IPO Tahun 2019

Melansir Crunhbase, berikut ini adalah daftar perusahaan yang dikabarkan akan melakukan debut IPO di tahun 2019. Ada 14 perusahaan secara keseluruhan.

1. Uber
2. Lyft
3. Pinterest
4. Airbnb
5. Slack
6. Postmates
7. Palantir
8. Instacart
9. Rackspace
10. Robinhood
11. Cloudflare
12. Zoom
13. Didi
14. Bytedance

Diperkirakan, Uber akan menawarkan IPO sebesar US$120 miliar, Lyft mencapai US$30 miliar, sedangkan Pinterest harus menawarkan lebib dari US$10 miliar karena valuasi pribadinya. Sementara Didi dan Bytedance harus menawarkan berkali-kali lipat, Slack sebesar US$12 miliar. Berkali-kali lipat miliar dibutuhkan oleh Postmates, Zoom, dan Robinhood karena mereka diprediksi mengharapkan ratusan miliar dolar.

 "Tidak terlalu sulit untuk melihat seperempat triliun atau lebih dalam kapitalisasi pasar baru, asalkan peeusahaan mendapatkan valuasi yang mereka inginkan," tambah Crunhbase.

Oleh karena itu, IPO adalah kunci sektor keuangan teknologi finansial di tahun depan. Pendanaan besar akan terus ditutup, aktivitas ventura pun akan mengalami kesulitan karena tertinggal dari koneksi pasar publik dalam beberapa bulan.

Namun, jika IPO besar gagal atau tidak tepat sasaran, banyak laba kertas yang akan lenyap. Dengan itu, beberapa minat modal ventura swasta pun akan berkurang juga. Akhirnya, hal tersebut dapat memperlambat pertumbuhan startup teknologi.

Tag: Ekonomi Global, Initial Public Offering (IPO)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Crunhbase

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,796.17 3,758.20
British Pound GBP 1.00 18,146.63 17,964.21
China Yuan CNY 1.00 2,078.16 2,057.43
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,236.00 14,094.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,896.87 9,796.74
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,821.60 1,803.32
Dolar Singapura SGD 1.00 10,510.93 10,402.24
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,201.99 16,034.74
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,436.16 3,399.42
Yen Jepang JPY 100.00 13,261.29 13,125.35

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6288.465 -26.971 636
2 Agriculture 1450.595 31.302 21
3 Mining 1645.200 2.303 46
4 Basic Industry and Chemicals 764.357 -8.064 71
5 Miscellanous Industry 1275.075 -11.372 47
6 Consumer Goods 2401.342 -18.022 52
7 Cons., Property & Real Estate 488.300 -4.324 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1184.857 -9.303 74
9 Finance 1289.866 -1.565 90
10 Trade & Service 799.128 -0.102 159
No Code Prev Close Change %
1 POSA 288 360 72 25.00
2 SFAN 494 615 121 24.49
3 YPAS 382 468 86 22.51
4 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
5 SMAR 4,600 5,450 850 18.48
6 WIIM 216 252 36 16.67
7 PTSN 1,235 1,425 190 15.38
8 KIOS 555 635 80 14.41
9 NICK 236 270 34 14.41
10 PGLI 430 476 46 10.70
No Code Prev Close Change %
1 YULE 204 181 -23 -11.27
2 TARA 825 740 -85 -10.30
3 TRIM 168 152 -16 -9.52
4 RDTX 8,800 8,000 -800 -9.09
5 BIKA 222 204 -18 -8.11
6 FIRE 4,940 4,590 -350 -7.09
7 BSSR 1,900 1,770 -130 -6.84
8 SKBM 466 436 -30 -6.44
9 AMIN 380 356 -24 -6.32
10 MMLP 400 376 -24 -6.00
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,355 1,615 260 19.19
2 MNCN 995 1,000 5 0.50
3 TLKM 4,040 3,980 -60 -1.49
4 INKP 9,975 9,450 -525 -5.26
5 APLN 246 260 14 5.69
6 BBRI 4,360 4,310 -50 -1.15
7 MAMI 101 100 -1 -0.99
8 HMSP 3,250 3,200 -50 -1.54
9 BTPS 3,020 3,140 120 3.97
10 SWAT 119 120 1 0.84