Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:51 WIB. Tembakau - PBNU mendukung produk tembakau alternatif.
  • 11:53 WIB. Anambas - Menteri Susi ingin Anambas jadi pioneer industri perikanan dan pariwisata.
  • 11:39 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,65% di akhir sesi I.
  • 11:05 WIB. Musk - Elon Musk bikin cip AI penghubung otak manusia dengan komputer.
  • 09:18 WIB. Kamboja - Pemerintah Kamboja telah memastikan  1.600 ton sampah plastik dari AS dan Kanada adalah ilegal.
  • 09:08 WIB. Selat Hormuz -  Trump: AL AS menembak drone Iran yang mendekati kapal perang AS.
  • 09:02 WIB. MediaTek - Sambut 5G, MediaTek rilis platform AI IoT i700, komputasi edge AI berkecepatan tinggi.
  • 06:12 WIB. India - Future Group (riteler India) akan luncurkan 7-Eleven pertama di India.

Resmi Dibangun, PLTGU Jawa 1 Bakal Rampung Akhir 2021

Resmi Dibangun, PLTGU Jawa 1 Bakal Rampung Akhir 2021 - Warta Ekonomi
WE Online, Karawang -

PT Pertamina (Persero) hari ini memastikan pembangunan proyek terintegrasi infrastruktur gas dan pembangkit listrik gas (PLTGU) Jawa 1 dimulai. Peresmian ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution yang didampingi Deputi Bidang Usaha Energi, Logistik, Kawasan & Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, dan Direktur  Pengadaan Strategis PLN Supangkat Iwan Santoso.

PLTGU Jawa 1 yang merupakan pembangkit pertama dan terbesar di Asia Tenggara ini memadukan infrastruktur gas (LNG-FSRU) dan pembangkit listrik ini berkapasitas 1.760 MW. Rencananya proyek ini akan rampung pada September 2021.

“Proyek ini merupakan bagian dari komitmen dan kolaborasi BUMN besar Indonesia yakni Pertamina dan PLN, untuk memberikan solusi LNG to Power guna menghasilkan energi bersih dan terjangkau dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujar Nicke Widyawati di Karawang, Rabu (19/12/2018).

Pengerjaan PLTGU Jawa 1 dilakukan oleh PT Jawa Satu Power, yang merupakan perusahaan konsorsium dari PT Pertamina Power Indonesia (anak perusahaan Pertamina), Marubeni Corporation dan Sojitz Corporation. Sementara untuk pembangunan konstruksi dipercayakan kepada General Electric (GE), Samsung C&T (Samsung) dan PT Meindo Elang Indah (Meindo), termasuk  pemeliharaan pembangkit listrik selama 25 tahun.

Presiden Direktur Pertamina Power Indonesia (PPI) Ginanjar mengatakan  Pelatakan batu pertama pembangunan proyek infrastruktur gas dan pembakit listrik terintegrasi Jawa-1 ini menandai dimulai tahap II.

Pembangunan pembangkitan listrik ini tentu akan menciptakan multiplyer effect bagi perekonomian wilayah Karawang, Bekasi, dan sekitarnya. Salah satunya adalah penyerapan tenaga kerja yang mencapai 4.600 orang pada masa konstruksi dan +/-200 orang pada masa operasi, sehingga diharapkan bisa berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan perekonomian daerah.

Dalam proyek ini, GE menyediakan turbin gas paling efisien dengan tingkat emisi terendah 9HA.02, serta layanan pemeliharaan jangka panjang yang meliputi digital solutions, commissioning and installation, parts, field and repair services. Selain itu, Samsung akan menyediakan pekerjaan konstruksi dan peralatan balance of plant untuk pembangkit listrik, sementara Meindo akan menyediakan semua pekerjaan laut termasuk jetty, pipa gas, dan pipa air pendingin.

Konsorsium PT Jawa Satu Power juga menunjuk Samsung Heavy Industries untuk membangun FSRU. Proyek dengan nilai kurang lebih US$1,8 miliar (atau sekitar 26 triliiun rupiah) ini dibiayai oleh konsorsium dengan skema pendanaan non-recourse project financing, dimana pembayaran pinjaman murni bersumber dari proyek itu sendiri. Secara keseluruhan, proyek ini melibatkan lebih dari 20 perusahaan domestic dan internasional.

"Pembangkit Listrik Jawa 1 adalah Proyek penting dan membanggakan. Proyek ini masuk dalam proyek strategis Nasional, KPPIP (Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas) akan mengawasi dan mengawal proyek ini. Saya lega dan senang bahwa segera dibangun," jelas Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dalam acara tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut  Duta besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr; Duta besar Jepang Masafumi Ishii; Duta Besar Korea, Kim Chang Beom; Wakil Bupati Karawang, Ahmad Zamakhsyari; serta dihadiri Jajaran Komisaris PT Pertamina (Persero), direksi dan komisaris Pertamina dan PLN.

Tag: Pembangkit Listrik Tenaga Gas & Uap (PLTGU), Jawa Satu Power

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Bambang Ismoyo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6403.294 8.685 652
2 Agriculture 1359.779 -0.916 21
3 Mining 1655.430 15.724 49
4 Basic Industry and Chemicals 816.021 16.130 72
5 Miscellanous Industry 1264.885 5.069 49
6 Consumer Goods 2385.818 14.333 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.521 0.306 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1233.628 3.292 74
9 Finance 1316.824 -9.517 91
10 Trade & Service 816.856 -0.632 163
No Code Prev Close Change %
1 HRME 545 680 135 24.77
2 POLU 1,010 1,260 250 24.75
3 ARKA 830 1,035 205 24.70
4 PICO 390 486 96 24.62
5 GLOB 406 505 99 24.38
6 PAMG 362 416 54 14.92
7 SAPX 655 745 90 13.74
8 MINA 1,250 1,400 150 12.00
9 INPP 720 800 80 11.11
10 SOTS 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 480 372 -108 -22.50
2 BRAM 14,000 11,200 -2,800 -20.00
3 PCAR 2,430 2,010 -420 -17.28
4 TMAS 210 174 -36 -17.14
5 AKSI 338 284 -54 -15.98
6 ARTA 400 342 -58 -14.50
7 POSA 242 214 -28 -11.57
8 BTEK 83 74 -9 -10.84
9 SKBM 440 400 -40 -9.09
10 OASA 290 264 -26 -8.97
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 350 6 1.74
2 IPTV 244 242 -2 -0.82
3 MNCN 1,420 1,365 -55 -3.87
4 POSA 242 214 -28 -11.57
5 ANTM 900 950 50 5.56
6 BBRI 4,520 4,450 -70 -1.55
7 INKP 7,900 8,475 575 7.28
8 INCO 3,130 3,180 50 1.60
9 BKSL 134 142 8 5.97
10 INOV 422 442 20 4.74