Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Dampak Ambles Jalan Raya Gubeng, PLN Dipastikan Merugi

Foto Berita Dampak Ambles Jalan Raya Gubeng, PLN Dipastikan Merugi
Warta Ekonomi.co.id, Surabaya -

PT PLN (persero) dipastikan alami kerugian besar akibat amblesnya jalan Raya Gubeng Surabaya yang terjadi Selasa (18/212/2018) malam.

Menurut Deputy Meneger Komunikasi PLN Unit Induk Distribus Jatim, Fenny Nurhayati dampak musibah amblesnya jalan Raya Gubeng Surabaya itu 9 tiang listrik roboh dan 3 travo milik PLN alami kerusakan cukup berat.

"3 travo milik PLN rusak berat akibat musibah ini. Rusaknya 3 travo ini tentu aliran listrik diwilayah lokasi kejadian padam. Upaya untuk perbaikan jaringan listrik terus kami lakukan saat ini yakni memutus aliran kabel sementara,” tegas Fenny pada Warta Ekonomi dilokasi kejadian amblesnya jalan Raya Gubeng di Surabaya, (19/12/2018)

Lebih lanjut Fenny mengungkapkan, saat ini pihaknya terus berusaha memperbaiki jaringan yang rusak sehingga tidak mengganggu pelanggan listrik yang berada sekitar kejadian.

“Saat ini listrik ada 3 rumah alami gangguan kelistrikan sehingga mengakibatkan padam. Pihaknya kami sudah memperbaiki jalur listrik dan sudah menyala 2 rumah dan 1 rumah masih belum,” kata wanita ini.

Disinggung masalah kerugian? Secara tegas Fenny mengungkapkan, pihaknya belum bisa memberi keterangan resmi terkait kerugian berapa tersebut. Pasalnya, kata dia, PLN sudah menerjunkan langsung  tim dari PLN Surabaya Selatan (UP III)  untuk menghitung jumlah kerugian PLN akibat amblesnya jalan Raya Gubeng Surabaya.

“Tim PLN UP III saat ini sudah melakukan pengecekan kerusakan milik PLN dilapangan. Untuk kerugian? Kami tidak bisa menyebutkan secara detail karena harus menunggu tim PLN Surabaya Selatan,” sambungnya.

Bahkan PLN sebut Fenny, kerusakan 3 travo dan 9 tiang listrik saat ini pihaknya masih menunggu informasi penyelidikan yang dilakukan  aparat setempat. Sehingga nantinya, pihak PLN bisa memprediksi jumlah kerugian dan dibebankan pada pihak siapa.

“Kami menunggu penyelidikan dari aparat setempat terkait kerusakan alat milik PLN. Saat ini kami masih fokuskan dulu dengan perbaikan jaringan listrik saja,” ujarnya

Fenny secara tegas menyatakan, pihak PLN meminta permohonan maaf pada pelanggannya atas pemadaman listrik. Pihaknya, kata Fenny, terus melakukan yang terbaik pada pelangganya untuk bisa menikmati listrik yakni melakukan perbaikan jaringan yang dilakukan tim PLN

“Kami mohon maaf jika layanana semalam kurang nyaman bagi pelanggan listrik. Hal ini dikarenakan ada musibah sehingga mengakibatkan listrik padam,” tutup Fenny.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN), Infrastruktur

Penulis: Mochamad Ali Topan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56