Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:32 WIB. PGN - PGN dan Krakatau Steel teken MoU pengembangan energi.
  • 19:22 WIB. PTPP - PT PP meneken nota kesepahaman dengan PT Hyundai Engineering & Construction.
  • 19:04 WIB. Pelindo III - Pelindo III segera menerapkan gate in online di pelabuhan Tanjung Perak.
  • 18:48 WIB. Pelindo III - Pelindo III tambah fasilitas shore connection di pelabuhan Tanjung Emas.
  • 18:36 WIB. Minyak - Harga minyak naik sampai US$63 per barel saat Iran menembak drone militer AS.
  • 18:24 WIB. BTN - BTN mengaku sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Bank Syariah Bukopin.
  • 14:49 WIB. Miliarder - Bernard Arnault masuk ke dalam klub eksklusif miliarder centibillionaires.
  • 14:38 WIB. China - Dell, Microsoft, dan Intel tolak proposal tarif untuk laptop China.

Langkah The Fed Naikkan Suku Bunga Bakal Jadi Blunder?

Langkah The Fed Naikkan Suku Bunga Bakal Jadi Blunder? - Warta Ekonomi
WE Online, Washington -

Setelah berminggu-minggu gejolak pasar dan kritik pedas dari Presiden Donald Trump untuk Federal Reserve untuk berhenti menaikkan suku bunga, bank sentral AS malah melakukannya lagi, dan terjebak oleh rencana untuk terus menarik dukungan dari ekonomi yang dianggapnya kuat.

Saham AS dan imbal hasil obligasi jatuh dengan keras. Dengan Fed menandakan kenaikan suku bunga "bertahap" dan tidak ada pemutusan memotong portofolio obligasi besar-besaran, para pedagang cemas bahwa para pembuat kebijakan dapat menghambat pertumbuhan ekonomi.

"Mungkin mereka telah melakukan kesalahan dalam kebijakan," tutur Fritz Folts, kepala strategi investasi di 3Edge Asset Management, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/12/2018).

Suku bunga berjangka menunjukkan pedagang saat ini bertaruh jika the Fed tidak akan menaikkan suku bunga sama sekali pada tahun depan.

Tingkat kenaikan Rabu (20/12/2018), yang keempat tahun ini, mendorong suku bunga pinjaman utama bank sentral menjadi kisaran 2,25 persen hingga 2,50 persen.

Dalam konferensi pers setelah rilis pernyataan kebijakan, Chairman Fed Jerome Powell, mengatakan bank sentral akan terus memangkas neraca keuangannya sebesar $50 miliar setiap bulan, dan membiarkan terbuka kemungkinan bahwa data yang kuat terus dapat memaksa untuk kenaikan suku ke titik di mana mereka mulai mengerem momentum ekonomi.

Powell tidak tunduk pada apa yang disebut baru-baru ini "pelunakan" dalam pertumbuhan global, kondisi keuangan yang lebih ketat, dan harapan ekonomi AS akan melambat tahun depan, dan mengatakan bahwa dengan inflasi diperkirakan akan tetap menjadi sentuhan di bawah target 2 persen oleh The Fed tahun depan.

Pesan lain yang jelas dalam pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan kebijakan terakhir the Fed tahun ini serta dalam komentar Powell yaitu perekonomian AS terus berkinerja baik dan tidak lagi membutuhkan dukungan The Fed baik melalui suku bunga yang lebih rendah dari normal atau oleh mempertahankan neraca besar-besaran.

"Kebijakan tidak perlu akomodatif," pungkasnya.

Tag: The Federal Reserve System (The Fed), Jerome Powell

Penulis/Editor: Hafit Yudi Suprobo

Foto: Reuters/Carlos Barria

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42