Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:24 WIB. PTPP - PT PP mengantongi kontrak baru Rp10,75 triliun per akhir April 2019.
  • 06:23 WIB. PNM - PNM bakal menaikkan target tahunan seiring dengan peningkatan kinerja yang berlipat.

Berniat Mulai Bisnis di China? Berikut 4 Hal yang Harus Anda Ketahui

Berniat Mulai Bisnis di China? Berikut 4 Hal yang Harus Anda Ketahui - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Meskipun biaya SDM meningkat, China tetap menjadi pabrik dunia, mengingat infrastruktur yang dikembangkan dan pasokan material dan SDM yang mapan dibandingkan dengan negara-negara tetangga lainnya. Sementara itu, dengan ekspansi kelas menengahnya dalam 10 tahun terakhir dan meningkatnya kekhawatiran atas kualitas produk, ada permintaan untuk produk-produk yang baik dari luar negeri di China.

Semakin banyak perusahaan luar negeri yang mencari ke China sebagai pasar untuk produk mereka, dan faktanya, booming e-commerce di China membuatnya tidak begitu sulit untuk dilakukan seperti sebelumnya.

Namun, di mana ada peluang, tentu ada risiko juga. Berikut adalah beberapa poin penting yang harus diketahui orang asing sebelum mereka mulai berbisnis di China:

Lebih penting untuk mengetahui aturan daripada mengetahui bahasa

China adalah pasar yang sangat besar, tetapi bahasa China terlalu sulit untuk dipelajari. Jadi berbisnis di China terlihat seperti solusi yang menantang teka-teki bagi kebanyakan orang. Sebenarnya, bahasa seharusnya tidak menjadi hambatan, yang dapat dengan mudah ditangani dengan menyewa seorang penerjemah. Namun, memahami aturan yang berlaku di sana yang menjadi aturan bisnis dasar di China lebih penting untuk keberhasilan bisnis Anda.

Peraturan-peraturan ini tentu tidak mudah dimengerti. Untungnya, ada beberapa situs web yang melakukan pekerjaan dengan baik dalam membantu orang memahami aturan.

Bersikap terbuka, dan tetap hati-hati

Segalanya berubah dengan cepat saat ini di China. Terkadang, jika Anda menangkap peluang, Anda bisa menjadi yang terdepan. Jadi tetap berpikiran terbuka, jangan menolak ide baru dengan gegabah. Namun, Anda tetap harus tetap berpegang pada akal sehat ketika Anda menghadapi "peluang" apa pun, yang bisa berubah menjadi jebakan.

Ketahuilah identitas siapa pun yang Anda hadapi

Kita hidup di dunia maya. Di masa lalu, sebelum kesepakatan dibuat, masyarakat saling mengunjungi dan berbicara tatap muka, hal-hal itu terasa terlalu memakan waktu. Sekarang, berkat internet, kita bisa membuat kesepakatan dengan seseorang yang belum pernah kita temui sebelumnya. Ini, tentu saja, kenyamanan yang besar, tetapi juga berisiko. Penipuan dapat dengan mudah dilakukan hanya dengan by chat.

Beberapa situs web tampak hebat tetapi tidak ada perusahaan nyata di baliknya. Periksa lisensi bisnis mereka, dokumen yang dikeluarkan oleh pemerintah, seperti sertifikat penggabungan di sebagian besar negara.

Periksa ulang

Biasanya, orang cenderung memperoleh informasi dari kenalan mereka, seperti orang-orang dari negara asal mereka. Namun, informasi semacam itu terkadang terbukti salah atau menyesatkan.

Jangan pernah mengandalkan satu-satunya sumber informasi untuk membuat keputusan Anda. Periksa kembali sebelum Anda memberikan uang. Berkonsultasi dengan pengacara lokal yang berbahasa Inggris adalah cara yang baik untuk melakukannya. Sebagai kesimpulan, lakukan konsep dan ‘perintilan’ bisnis Anda dan periksa kembali, sebelum Anda mengambil keputusan. Jangan lupa akal sehat ketika Anda ditawari kesempatan.

Tag: China (Tiongkok), Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters/Thomas White/Illustration/File Photo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10