Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:08 WIB. Akuisisi - PT Multi Indocitra akuisisi 51% saham PT Nusapangan Sukses Makmur senilai Rp6 miliar. 
  • 10:43 WIB. Wismilak - Jadi top losers, harga saham PT Wismilak Inti Makmur jatuh ke level Rp224 per saham. 
  • 10:10 WIB. Bogasari - Bangun dua pabrik tepung di Cibitung, Bogasari anggarkan dana Rp530 miliar. 
  • 09:41 WIB. Rupiah - Pukul 09.40 WIB, rupiah menguat 0,19% ke level Rp14.153 per dolar AS. 
  • 09:01 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,087 poin di awal sesi I, Kamis (24/01/2019).
  • 08:23 WIB. Xiaomi - Xiaomi kenalkan ponsel lipat pertamanya.
  • 08:21 WIB. Telkomsel - Telkomsel janji streaming video lancar di jalur KRL Commuter Line.
  • 08:18 WIB. Nusantara Satu - Nusantara Satu mau bantu 25 juta orang terkoneksi internet.
  • 08:18 WIB. Grab - Di Singapura, driver Grab ditanggung asuransi saat cuti sakit.
  • 08:17 WIB. Nusantara Satu - Satelit internet Nusantara Satu mengangkasa bulan depan.
  • 08:13 WIB. Instagram - Instagram diprediksi hasilkan Rp198,5 triliun.
  • 08:11 WIB. Google - Google rogoh kocek Rp300 miliar lobi regulator AS.
  • 08:11 WIB. Twitter - Twitter rombak dark mode jadi lebih irit baterai.
  • 08:10 WIB. Ahok - Ahok bebas, warganet ramai cuitkan #WelcomeBackBTP dan #BTPpulang.

Ridwan Kamil: Hasil Pengolahan TPPAS Luna Bakal Dijadikan Bahan Bakar Industri

Foto Berita Ridwan Kamil: Hasil Pengolahan TPPAS Luna Bakal Dijadikan Bahan Bakar Industri
Warta Ekonomi.co.id, Bogor -

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melakukan ground breaking Pembangunan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Luna (Lulut-Nambo) di desa Lulut-Nambo Kabupaten Bogor, Jumat (21/12/2018). Diharapkan dari proses pengolahan sampah ini bisa dijadikan bahan bakar industri.

Gubernur Jabar menilai selama ini masyarakat masih mengelola sampah dengan primitif bahkan dibuang di manasa saja. Oleh karena ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat berimisiatif membangun TPPAS Regional Lulut-Nambo (Luna).

"Per hari dalam mengelola sampah kita masih primitif bahkan dibuang di mana saja. Unuk itu, hari ini masyarakat Jawa Barat ingin menunjukan kepada dunia bahwa kita naik kelas menjadi provinsi yg ramah lingkungan dengan cara mengelola sampah yang baik," jelasnya.

Menurutnya, problem sampah di Indonesia didominasi oleh 60% sampah basah sehingga dibutuhkan pengelolaan khusus untuk diubah menjadi refuse, drive dan Fuel (RDF) sehingga hasilnya bisa dijadikan bahan baku industri yang bisa dijual. 

"Sedangkan airmya akan diolah menjadi partikel yang bermanfaat. Kalau bahan metal maka akan dimanfaatkan untuk bisnis berikutnya," ungkapnya.

Ridwan Kamil mengungkapkan selama ini rerata pengelolaan sampah dilakukan secara open dumping, beberapa daerah sudah merancang program tersebut. Namun hasilnya belum maksimal.

TPPAS Luna menerapkan teknologi RDF yaitu mengolah sampah menjadi bahan bakar industri seperi minyak tanah, minyak bumi, gas, dan batu bara.

"Dari pengelolaan sampah ini akan menghasilkan elemen yang nantinha menjadi bahan bakar. Kalau di sini bisa dibeli oleh PT Indocement yang selama ini menggunakan bahan bakar batu bara," ungkapnya.

Emil berharap selama pembangunan TPPAS ini berjalan lancar sehingga akan menjadi percontohan nasional. Selain itu, meringankan dana iuran (tipping fee) pemerinta daerah jika membuang sampah ke TPPAS Luna. 

"Terpenting Pemda bayarnya tidak terlalu mahal hanya Rp125 rb per ton/hari dibandingkan di Amerika bisa mencapai Rp1,2 juta per ton/hari," pungkasnya.

Tag: Ridwan Kamil, Jawa Barat (Jabar)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78