Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Sebelum Dirikan Lion Air, Ia Sempat Jadi Calo Tiket di Bandara

Foto Berita Sebelum Dirikan Lion Air, Ia Sempat Jadi Calo Tiket di Bandara
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Siapa yang enggak tahu maskapai penerbangan Indonesia yang bertarif menengah ke bawah? Yap, betul sekali, Lion Air. Maskapai yang memiliki jargon, “We Make People Fly” didirikan oleh Rusdi Kirana.

Rusdi Kirana lahir di Cirebon 17 Agustus 1963. Semasa kuliahnya, untuk memenuhi keperluan sehari-hari dan uang jajannya, Rusdi menyambi sebagai calo tiket di Bandara Soekarno-Hatta. Oleh karena itu, ia mengetahui tentang dunia penerbangan. Selain itu, ia juga sempat meniti kariernya sebagai penjual mesin ketik Amerika, Brother.

Awal mulanya, Rusdi dan Sang Kakak, Kusnan Kirana membuka biro perjalanan bernama Lion Tours di tahun 1986. Mereka berdua sama-sama berzodiak Leo, dari sanalah nama Lion lahir. Setelah sekitar 13 tahun Rusdi menjalankan biro perjalanannya, dengan dana yang telah disiapkan, ia mendaftarkan maskapainya pada tahun 1999.

Kemudian mereka mendirikan maskapai penerbangan dengan modal satu pesawat jet pada Juni tahun 2000. Kirana bersaudara dari awal memiliki impian untuk mendirikan maskapai penerbangan dari 0 hingga sukses. Mereka juga menginginkan dapat memberi kesempatan kepada setiap lapisan masyarakat Indonesia agar dapat terbang dan naik pesawat dengan harga terjangkau.

Pada saat orde baru, sudah ada beberapa maskapai penerbangan selain Garuda Indonesia Airlines (saat ini bernama Garuda Indonesia). Saat itu sudah ada Merpati Airlines milik pemerintah, Bouraw, Mandala, dan Sempati air milik perusahaan penerbangan swasta.

Penerbangan di Indonesia saat itu bersifat elitis, hanya untuk orang-orang yang memiliki uang banyak yang dapat menjangkauanya. Enggak heran, karena untuk perjalanan Jakarta-Medan saat itu bisa mencapai Rp1.100.000, dan Jakarta-Manado mencapai Rp2.100.000.

Setelah Soeharto turun dari kursi kepresidenan, bisnis Rusdi dan Kusnan menyongsong era baru.

Resmi beroperasi di tahun 2000, Lion Air melayani penerbangan rute Jakarta-Pontianak dengan armada dua unit pesawat tipe Boeing 737-200. Dan semakin tahun, keberhasilannya semakin terlihat. Di tahun 2004, Lion Air telah mengoperasikan 23 pesawat dengan 130 kali penerbangan tiap harinya, baik di Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Vietnam. Dengan lahirnya Lion Air, impian masyarakat untuk naik pesawat dengan harga murah dapat terwujud. Penerbangan Jakarta-Medan bisa diperoleh mulai harga Rp300.000 dan Jakarta-Manado mulai Rp400.000.

Pada 2011, Lion Air membeli banyak pesawat dari Amerika yang sedang dilanda krisis ekonomi, hal ini dianggap bahwa Lion Air semakin berhasil. Hingga saat ini, Lion Air memiliki kurang lebih 112 pesawat yang terbagi dalam beberapa tipe, seperti Boeing 747-400, Boeing 737-800, Boeing 737-900 ER, dan Airbus A330-300.

Kirana bersaudara pun mengembangkan unit usaha mereka di bawah bendera Lion Air Group. Mereka menciptakan merek-merek lain dalam bisnis penerbangan: Wings Air, Batik Air, Lion Bizjet, Malindo Air (Malaysia), dan Thai Lion Air (Thailand).

Tag: Kisah Sukses, Lion Air Group

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56