Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:01 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,20% ke level 5.939,64. 
  • 15:51 WIB. Akuisisi - Medco resmi mengakuisisi Ophir.
  • 15:50 WIB. Capex - Blue Bird gunakan capex Rp350 miliar di kuartal I 2019. 
  • 15:48 WIB. Dividen - Saratoga akan bagikan dividen Rp298,4 miliar.
  • 15:48 WIB. Saratoga - Meski rugi, Saratoga akan fokus menggeber investasi.
  • 15:47 WIB. AISA - Voting proposal perdamaian ASIA ditunda hingga esok pagi.
  • 15:46 WIB. Whatsapp - Pemerintah batasi akses Whatsapp guna hindari penyebaran hoaks. 
  • 15:45 WIB. Transportasi - Blue Bird bidik tiga kota sebagai wilayah operasional baru di tahun 2019.
  • 15:42 WIB. Bursa - Estika Tata Tiara bukukan laba Rp15,95 miliar di kuartal I 2019.
  • 15:41 WIB. Saratoga - Sandiaga sudah tidak masuk dalam manajemen Saratoga. 
  • 15:40 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,33% ke level Rp14.528 per dolar AS.
  • 15:07 WIB. BIRD - Blue Bird menebar dividen sebesar Rp73 per saham.
  • 15:07 WIB. Transportasi - Kemenhub berencana menaikkan tarif 30% pada malam hari di lintas penyeberangan Merak—Bakauheni.
  • 15:06 WIB. Jamkrindo - Jamkrindo memproyeksikan akan menambah tiga mitra fintech tahun ini.
  • 15:06 WIB. BTN - BTN menargetkan rasio dana murah dari produk giro dan tabungan CASA akan naik 262 bps menjadi 46,02%.

Intip 5 Tren Baru Smartphone di 2019 Yuk!

Intip 5 Tren Baru Smartphone di 2019 Yuk! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Tahun 2018 menjadi tahun yang buruk untuk ponsel pintar. Untuk pertama kalinya, pertumbuhan yang awalnya tak terhentikan mulai melambat.

Semuanya berawal ketika Gartner mencatat penurunan pertumbuhan tahunannya. Bahkan, perusahaan sekelas Apple pun dinilai tidak kebal terhadap tren tersebut. Pekan lalu, saham mereka terpukul karena analis Ming-Chi Kuo memprediksi penjualan Apple di tahun 2019 akan menurun.

Pelaku di industri tidak melakukan pembaruan secepat sebelumnya, sebagian mengandalkan ponsel andalan mereka. Tidak ada banyak alasan kuat untuk melakukan pembaruan. Namun, hal itu tak menghentikan mereka untuk tetap berinovasi. Melansir Techcrunch pada Minggu (23/12/2018), peningkatan standar pada kamera, perubahan bentuk smartphone, dan munculnya layanan telekomunikasi 5G dapat Anda harapkan di tahun 2019.

5G

OnePlus dan LG telah berkomitmen membuat sebuah handset 5G, begitu pula dengan Samsung yang akan merilis dua produk berbasis layanan 5G. Adapula kabar seputar Verizon 5G MiFi. Pada kenyataannya, komitmen-komitmen tersebut dibuat sebagai gimmick pemasaran.

Bila layanan 5G benar diluncurkan, itu akan berpotensi menjadi teknologi yang hebat, mengubah gim untuk smartphone, dan sebagainya. Ketika operator Amerika berjanji meluncurkan teknologi tersebut di wilayahnya pada awal 2019, Indonesia masih tetap menggunakan layanan 4G.

Dengan kata lain, hingga layanan 5G tersedia di setiap tempat, Anda harus membayar mahal untuk fitur yang bahkan jarang digunakan. Tentu saja, hal itu tak akan menghentikan pembuat perangkat keras, produsen komponen, dan mitra operator untuk memasarkan gawai itu secepat mungkin. Oleh karena itu, sebagai pelanggan, Anda harus memerhatikan peta cakupan layanan 5G dari operator untuk menghindari biaya ekstra.

Smartphone Lipat

Wacana ponsel pintar lipat telah digaungkan oleh beberapa produsen ponsel pintar. Gagasan Royole menarik, tetapi eksekusinya memiliki kekurangan. Samsung hanya mengeluarkan prototipe. Mereka terlalu fokus untuk mengembangkan produk smartphone lipat itu, tetapi tidak kunjung siap memperlihatkan produk lengkap tersebut.

Kini, setelah teknologi yang lama dijanjikan tersebut siap masuk ke pasar, akan ada beberapa perusahaan yang mengeksplorasi bentuknya lebih dalam. Apalagi, Samsung dikabarkan bermitra dengan Google untuk membuat smartphone lipat berbasis Android Pie.

Tentu saja, seperti layanan 5G, desain tersebut akan datang dengan biaya besar. Hal yang paling perlu diperhatikan, meyakinkan konsumen, mereka membutuhkan smartphone lipat itu dalam hidup sehari-hari.

Pin Holes/Bezel

Bezel menjadi salah satu ciri khas tiap merek pada produk andalan mereka. Semua produsen menggunakannya untuk maju, kecuali Samsung. Bahkan, Google menjadikan hal itu sebagai bagian dari Pixel 3 XL. Bezel sendiri, layar di bagian luar pada sebuah perangkat.

Sejumlah solusi cerdas, seperti pop-up Oppo juga akan berkembang di tahun depan. Desain pin hole seperti pada Huawei Nova 4 juga dinilai sebagai hal yang lebih masuk akan bagi mayoritas produsen kamera.

Pembaca Sidik Jari Tertanam

Persaingan juga terjadi pada penempatan sidik jari di ponsel pintar. Beberapa produsen memindahkannya ke belakang, sedangkan yang lain memilih bertahan dengan pemindaian wajah. Tentu saja, bagi pengguna yang tiak dapat mendaftarkan pemindaian wajah 3D secara penuh, teknologi tersebut dapat dipalsukan dengan mudah. Karena alasan itu, teknologi pemindaian dengan sidik jari tidak akan hilang dalam waktu dekat.

OnePlus 6T menjadi produsen pertama yang mengimplementasikan pemindai sidik jari ke dalam layar di pasaran. Fitur tersebut mengizinkan ikon sidik jari muncul dan menunjukkan tempat untuk menekan, ketika layar dikunci. Layar AMOLED memancarkan cahaya untuk menangkap pemindaian permukaan dari cahaya yang dipantulkan. Menurut pihak perusahaan, butuh sekitar satu pertiga detik untuk melakukan hal tersebut. Bahkan, bisa memakan waktu lebih lama bila tidak tepat prosesnya.

Menurut Techcrunch, Samsung S10 juga akan menerapkan teknologi itu pada Februari tahun depan. Begitu pula dengan produsen-produsen smartphone lainnya.

Kamera

Salah satu pengembangan yang dapat dilakukan terhadap kamera smartphone adalah penambahan. LG baru saja menawarkan contoh yang cukup masuk akal mengenai inovasi tersebut. V40 ThinQ juga memiliki 2 kamera depan dan 3 kamera belakang. 3 kamera belakang bersifat standar, sudut super lebar, dan 2x optical zoom. Hal itu mengizinkan pengguna untuk menangkap berbagai jenis gambar ketika kamera smartphone pada umumnya tidak mampu melakukan zoom optik dalam bentuknya yang tipis.

Di sisi lain, produsen juga akan berinvestasi pada perangkat lunak untuk menghasilkan layanan yang lebih baik pada komponen mereka. Apple dan Google menunjukkan, pemanfaatan AI dan Machine Learning mampu meningkatkan pengambilan gambar pada produk terbaru mereka. Hal tersebut diharapkan dapat difokuskan pada cahaya dan zoom yang sangat rendah.

Tag: Smartphone, Samsung Electronics Co Ltd

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.98 3,843.65
British Pound GBP 1.00 18,520.32 18,331.39
China Yuan CNY 1.00 2,110.39 2,089.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,560.00 14,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,018.74 9,918.21
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,854.97 1,836.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,569.11 10,463.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,256.24 16,089.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.51 3,442.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,170.51 13,036.72

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5939.636 -11.736 633
2 Agriculture 1361.492 -5.285 21
3 Mining 1632.926 8.116 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.884 -2.252 71
5 Miscellanous Industry 1221.755 0.311 46
6 Consumer Goods 2360.716 -10.039 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.767 0.269 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1071.135 -9.732 74
9 Finance 1192.856 -1.238 90
10 Trade & Service 791.682 1.496 156
No Code Prev Close Change %
1 POOL 2,280 2,780 500 21.93
2 ARTA 400 486 86 21.50
3 JAYA 116 140 24 20.69
4 SKBM 372 446 74 19.89
5 ALDO 290 346 56 19.31
6 MTSM 166 198 32 19.28
7 INCF 266 312 46 17.29
8 DNAR 224 262 38 16.96
9 MASA 565 660 95 16.81
10 ALKA 338 390 52 15.38
No Code Prev Close Change %
1 POLA 1,250 940 -310 -24.80
2 POSA 398 300 -98 -24.62
3 SAPX 835 665 -170 -20.36
4 BELL 456 386 -70 -15.35
5 HITS 670 570 -100 -14.93
6 BBLD 500 442 -58 -11.60
7 DART 350 312 -38 -10.86
8 DEAL 795 710 -85 -10.69
9 CNTX 590 535 -55 -9.32
10 SOSS 396 360 -36 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,770 20 0.53
2 TLKM 3,600 3,540 -60 -1.67
3 MAMI 132 135 3 2.27
4 NUSA 58 59 1 1.72
5 JAYA 116 140 24 20.69
6 CPIN 4,410 4,460 50 1.13
7 MNCN 945 950 5 0.53
8 TAMU 4,800 4,810 10 0.21
9 BMRI 7,250 7,300 50 0.69
10 BBCA 27,300 27,300 0 0.00