Portal Berita Ekonomi Jum'at, 21 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:17 WIB. Swa kemudi - Renault SA, Nissan Motor Co danĀ  Waymo menjajaki kerjasama mobil swa kemudi.
  • 22:41 WIB. KAEF - Kimia Farma berencana mengembangkan kosmetik dekoratif.
  • 22:27 WIB. PNM - Kebutuhan pendanaan PNM membesar menjadi Rp 12 triliun pada 2019.
  • 22:16 WIB. PNM - PNM menerbitkan sukuk senilai Rp300 miliar.
  • 22:04 WIB. ACP - Adhi Commuter Properti meraih marketing sales Rp700 miliar hingga Mei 2019.
  • 21:52 WIB. AP II - AP II siap menyesuaikan biaya jasa bandara agar tiket pesawat turun.
  • 21:39 WIB. WSKT - Waskita bekerja sama dengan Hyundai menggarap pasar kontruksi Indonesia.
  • 21:25 WIB. BRI - BRI resmi menjadi penyedia layanan kartu kredit pemerintah.
  • 21:15 WIB. BRI - BRI membuka ruang untuk menurunkan SBDK konsumsi.
  • 21:05 WIB. BRI - BRI meraih pendapatan Rp41,6 miliar dari bisnis remitansi.
  • 20:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel fokus di 4 pilar CSR untuk membangun Indonesia digital.
  • 20:35 WIB. WSKT - Waskita Karya Realty melebarkan sayap usahanya bidang perhotelan.
  • 19:32 WIB. PGN - PGN dan Krakatau Steel teken MoU pengembangan energi.
  • 19:22 WIB. PTPP - PT PP meneken nota kesepahaman dengan PT Hyundai Engineering & Construction.
  • 19:04 WIB. Pelindo III - Pelindo III segera menerapkan gate in online di pelabuhan Tanjung Perak.

Valuasi Capai Rp553 Triliun, Bagaimana Strategi Startup Ini?

Valuasi Capai Rp553 Triliun, Bagaimana Strategi Startup Ini? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Nilai valuasi startup Juul mencapai US$38 miliar (Rp553 triliun) berkat investasi sebesar US$12,8 miliar dari pembuat Marlboro, Altria pada pecan ini. Faktor lainnya, ledakan popularitas vaping di kalangan remaja dan populasi secara keseluruhan. Kini, mereka menguasai lebih dari sepersepuluh pasar korporasi publik dalam bentuk tunai. Juul bukan rokok, tetapi produk jenis rokok elektronik (vape).

Melansir Techcrunch di Jakarta, Minggu (23/12/2018), Juul mengklaim dapat membantu orang beralih dari merokok yang dinilai berbahaya, kevaping yang diklaim lebih sehat. Namun, pada kenyataannya, perangkat aluminium kecil itu justruk menyebabkan sebagian orang menjadi perokok aktif.

Techcrunch menyebutkan, "Penelitian dari Sekolah Kedokteran Geisel Dartmouth pada 2014 menemukan,vaping membuat lebih banyak orang merokok daripada lepas dari benda tersebut."

Berdasarkan data Nielsen, Juul mengendalikan 75% pasar rokok elektronik, meningkat dari 27% pada September tahun lalu. Sejak itu, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyebutkan, persentase siswa sekolah menengah yang telah menggunakan rokok elektronik dalam 30 terakhir telah tumbuh 75%. Itu setara dengan sekitar 20% (3 juta remaja) anak berusia sekolah menengah.

Menurut CNBC, pendapatan Juul di 2018 ini mencapai sekitar US$1,5 miliar. Selain konsekuensi kesehatan, Juul memiliki strategi yang membuatnya mudah diterima di pasar. Orang tua, regulator, dan calon pengguna vape perlu memahami strategi tersebut agar dapat menekan angka penggunanya.

1. Dapat Dibagikan

Ketika mencoba rokok pertama kali, ada rasa terbakar pada tenggorokan, baunya pun akan tinggal pada pakaian dan jari Anda. Untuk menyalakannya pun diperlukan korek, yang belum tentu tersedia di beragam tempat.

Lain halnya dengan rokok elektrik yang hanya membutuhkan baterai untuk menyalakannya. Rasanya juga dinilai lebih lembut di tenggorokan dan uapnya tidak meninggalkan bau. Untuk mencobanya, seseorang hanya butuh satu isapan dari teman yang memilikinya.

Kemudian, yang paling penting, rokok elektrik tampak lebih sehat. Namun, kenyataannya tidak begitu. Ada beberapa orang yang jadi mengisap Juul setiap hari karena mencobanya pada suatu kesempatan. Benar, rokok elektrik seperti Juul bersifat adiktif, sama seperti rokok pada umumnya.

2. Dapat Disembunyikan

Rokok mudah patah bila diletakkan di tempat-tempat tertentu, seperti kantung celana ataupun baju. Selain itu, terdapat larangan merokok di berbagai fasilitas publik, tetapi hal yang sama belum berlaku untuk rokok elektrik.Karena terbuat dari logam, vape sulit dihancurkan.

Ia juga tak butuh korek, hanya mengandalkan baterai bila akan digunakan sehingga tak menarik perhatian. Baterainya pun dapat diisi ulang. Hal-hal tersebut membuat rokok elektrik mudah disembunyikan.

3. Didistribusikan

Ketika sebungkus rokok sudah habis, tidak ada lagi yang tersisa. Namun, dengan Juul, konsumen masih bisa mendapatkan paket baterai senilai US$35. Perbedaan biaya ketika menggunakan rokok elektrik dengan rokok biasa membuat konsumen terkunci di ekosistem Juul.

Mungkin, satu-satunya kelemahan Juul dibanding rokok, mereka tidak tersedia di sembarang tempat. Namun, dengan bantuan Altria, akan semakin banyak toko yang memasarkan Juul. Apalagi, Juul menawarkan opsi pengiriman otomatis untuk menarik lebih banyak konsumen.

4. Tidak Terhormat

Jika Juul benar-benar peduli untuk melawan kecanduan, mereka akan menawarkan solusi untuk menghentikan konsumsi rokok dan nikotin. Pada kenyataannya, mereka memasarkan produk yang mengandung nikotin sebesar 3% hingga 5%.

Apalagi, kini Altria, produsen Marlboro baru saja memberikan pendanaan kepada startup tersebut. Hal itu akan memperluas kemungkinan peningkatan kandungan nikotin dalam Juul.Juul dapat mengancam kesehatan konsumen, tetapi diperkuat oleh desain produk dan viralitas yang disediakan untuk Apple dan Facebook.

Tag: Juul, Startup

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Getty image/ Techcrunch

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42