Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Siap 86, Polisi Sibuk Tangani Pengamanan Gereja dan Korban Tsunami

Foto Berita Siap 86, Polisi Sibuk Tangani Pengamanan Gereja dan Korban Tsunami
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Menjelang perayaan Malam Natal 2018 ini, Indonesia kembali mendapat cobaan berupa bencana alam Tsunami Selat Sunda yang telah menelan ratusan jiwa.

Sabtu (22/12) pukul 21.10 WIB yang ceria menjelang libur panjang Natal dan Tahun Baru berubah menjadi kepanikan mencekam saat gelombang tinggi menerjang kawasan Selat Sunda di sebagian wilayah Banten dan Lampung hingga memakan korban hingga saat ini tercatat 334 orang meninggal dunia.

Pihak kepolisian berpendapat dua kejadian yang bersamaan ini tidak akan mempengaruhi pengamanan perayaan Natal 2018 dan evakuasi korban bencana tsunami Selat Sunda.

Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Polisi Dedi Prasetyo di Jakarta, Senin, menegaskan bahwa pengamanan Natal tahun ini tidak akan terganggu penanganan bencana alam yang terjadi di Selat Sunda.

"Pengamanan Natal tidak terganggu evakuasi korban bencana Tsunami Selat Sunda. Sebanyak 94 ribu personel sudah setel (siap siaga) untuk pengamanan Natal, sedangkan yang untuk evakuasi korban merupakan pasukan cadangan Brimob Kelapa Dua," jelas Dedi.

Dia menjelaskan bahwa pasukan cadangan ini selalu disiapkan jika ada kondisi darurat, seperti bencana alam ataupun masalah keamanan di Polda prioritas.

Jadi tidak ada masalah untuk pengamanan perayaan Natal tahun ini," tegas Dedi.

Untuk perayaan Natal tahun ini, Dedi mengatakan pihaknya telah siaga melakukan antisipasi dengan menyisir lokasi-lokasi rawan tiap dua jam sebelum acara Natal dimulai.

"Brimob akan melakukan sterilisasi, altar, tempat ibadah dan sekitaran gereja," kata Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Selain itu penyuluhan dan kerja sama dengan masyarakat terus dilakukan sebagai upaya pengamanan di tingkat wilayah.

Sebanyak 55 ribu personel gabungan telah disiapkan termasuk menggandeng Ormas seperti Muhammadiyah, NU untuk turut menciptakan perayaan Nata yang damai. TNI juga dilibatkan dalam proses pengamanan Natal.

Perlengkapan metal detector serta memeriksa barang bawaan tas dari jemaat menjadi salah satu prosedur yang akan dilakukan.

Kota-kota besar Perayaan di kota-kota besar seperti Jakarta akan menjadi fokus tersendiri, mengingat ancamannya dianggap lebih besar sebagai sasaran teroris.

"Anggota Polri 35 ribu, itu dibantu TNI satpol PP, Dinas Perhubungan, secara aktif di tempat ibadah baik yang digunakan umat Kristiani, atau totalnya sekitar 55 ribu personel. Polri ada Pospam untuk bertanggung jawab wilayah sekitar gereja, " tegasnya.

Pengamanan perayaan Natal ini juga dilakukan diberbagai daerah, diantaranya Kota Surabaya yang tahun lalu mengalami teror bom Natal melakukan kesiapsiagaan yang ketat.

Pihak Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya menyatakan akan menjamin keamanan bagi umat nasrani yang mulai Senin malam menggelar ibadah dalam rangka perayaan Hari Raya Natal.

"Kepada masyarakat Nasrani silahkan beribadah dengan tenang. Kami berada di tengah masyarakat untuk melakukan pengamanan. Begitu pula bagi masyarakat yang sedang berlibur di Kota Surabaya, kami hadir untuk memberi kelancaran," ujar Kepala Polrestabes Surabaya Komisaris Besar Polisi Rudi Setiawan kepada wartawan di Surabaya, Senin.

Dia memastikan sejak Senin pagi telah mengerahkan personel untuk melakukan strelisasi di gereja-gereja se-Surabaya.

"Bahkan sampai siang hari ini, proses sterilisasi di beberapa gereja sedang berlangsung," katanya.

Rudi menjelaskan, sterilisasi gereja adalah bagian dari standar operasional prosedur pengamanan Natal.

"Melalui sterilisasi ini, kami pastikan tidak ada ancaman atau gangguan. Kami memastikan tidak ada ancaman bahan peledak dengan cara sterilisasi," ujarnya.

Tak terjadi lagi Mantan direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Selatan ini menjamin tragedi teror bom seperti yang pernah terjadi pada Mei 2018 tidak akan terjadi lagi.

"Pascateror bom bulan Mei lalu, kami perketat pengamanan di gereja-gereja. Di tiap gereja, dari kejauhan sudah kami pasang 'barrier' (penghalang) , sehingga kendaraan tidak mudah masuk. Selain itu, kami lakukan identifikasi terhadap setiap orang yang datang," katanya.

Rudi menandaskan Polrestabes Surabaya telah mendirikan sebanyak 25 pos pengamanan dan penjagaan yang tersebar di wilayah Kota Pahlawan, beberapa di antaranya ditempatkan di gereja-gereja yang tergolong besar.

"Kami kerahkan dua pertiga personel dari 3.100 anggota Polrestabes Surabaya untuk pengamanan Natal. Selain itu, kami juga dibantu personel dari Tentara Nasional Indonesia dan Pemerintah Kota Surabaya," ucapnya.

Tag: Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Tsunami Selat Sunda

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56