Portal Berita Ekonomi Rabu, 19 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:33 WIB. Boeing - Qatar memesan 5  777F Boeing Co freighters.
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG ditutup hiaku 1,31% di akhir sesi II.
  • 14:47 WIB. Uber - Uber pertahankan aplikasi Careem di Timur Tengah.
  • 14:45 WIB. Ganja - Mike Tyson berencana membangun resort ganja di kompleks seluas 407 hektare.
  • 14:38 WIB. Tokopedia - Tokopedia resmi akuisisi startup Bridgestory.
  • 14:22 WIB. Facebook - DPR AS minta Facebook tunda pengembangan uang kriptonya yang bernama Libra.
  • 11:28 WIB. Gaming - Pasar electronic gaming global naik 9,6% menjadi US$152,1 miliar di tahun 2019.
  • 11:08 WIB. Berlin - Jerman akam membeli 3 jet bombardier senilai US$268,51 juta.
  • 09:00 WIB. Washington - DPR AS minta Facebook menunda uang kriptonya.

Data BNPB, Ancol Aman dari Gelombang Tinggi

Data BNPB, Ancol Aman dari Gelombang Tinggi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, mengatakan wilayah pesisir Jakarta termasuk Pantai Ancol aman pasca peristiwa tsunami Selat Sunda yang menerjang wilayah Serang, Pandeglang dan Lampung Selatan. Bahkan untuk memastikan informasi tersebut Manajemen Ancol Taman Impian melakukan koordinasi dengan Sutopo.

"Tsunami Selat Sunda tidak akan sampai ke Ancol. Jika gelombang tinggi itu pengaruh dari cuaca dan laut. Info gelombang dapat melihat website BMKG," ujarnya di Jakarta, Rabu (26/12/2018).

Peringatan dini gelombang tinggi yang terdapat pada website BMKG menunjukkan bahwa wilayah Indonesia yang diprediksi akan mengalami gelombang tinggi pada hari ini ada di wilayah selatan Sumatera, selatan Jawa, utara Kalimantan, utara Sulawesi hingga utara Papua. Sedangkan di wilayah utara Jawa diprediksi mengalami Slight Sea atau gelombang antara 0,5 - 1,25 meter.

VP Taman Impian Jaya Ancol, Sunarto, menjelaska manajemen Ancol juga telah memiliki prosedur standar operasional terkait dengan keadaan darurat salah satunya apabila terjadi bencana alam. Pada masa gelombang pasang seperti ini pula, para lifeguard senantiasa memberikan himbauan kepada pengunjung dengan pengeras suara agar memperhatikan batas aman berenang termasuk mengawasi anak-anak yang sedang berenang.

Petugas keamanan dan lifeguard yang berjaga di sekitar pantai juga akan siap untuk mengarahkan pengunjung ke titik berkumpul dan lokasi yang lebih aman apabila terjadi keadaan darurat.

"Keamanan dan kenyamanan pengunjung dalam berekreasi merupakan prioritas bagi kami, untuk itu kami selalu berupaya yang terbaik dan mempersiapkan apabila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," terangnya.

Terdapat titik kumpul yang tersebar di kawasan Ancol Taman Impian diataranya yaitu kawasan parkir carnaval, parkir sentral/tengah, parkir timur, parkir allianz ecopark dan parkir dufan. Selain itu seluruh gerbang Ancol digunakan sebagai jalur evakuasi jika dalam keadaan darurat.

Pada libur panjang Natal lalu, Ancol Taman Impian teap menjadi salah satu pilihan liburan keluarga oleh masyarakat. Data terakhir total pada libur tanggal 22-25 Desember 2018 kemarin tercatat sekitar 233 ribu orang yang berwisata di Ancol Taman Impian.

Tag: Taman Impian Jaya Ancol, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Dhemas Reviyanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,824.23 3,785.66
British Pound GBP 1.00 18,022.16 17,842.30
China Yuan CNY 1.00 2,081.78 2,061.17
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,342.00 14,200.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.43 9,763.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,832.47 1,814.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,487.75 10,382.39
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,060.17 15,898.32
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.21 3,398.76
Yen Jepang JPY 100.00 13,219.65 13,085.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6339.262 81.932 636
2 Agriculture 1407.708 18.720 21
3 Mining 1616.036 27.374 46
4 Basic Industry and Chemicals 759.365 19.786 71
5 Miscellanous Industry 1319.906 24.495 47
6 Consumer Goods 2463.827 18.712 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.971 8.540 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.863 24.917 74
9 Finance 1292.680 13.837 90
10 Trade & Service 804.545 2.212 159
No Code Prev Close Change %
1 SFAN 188 318 130 69.15
2 APLN 187 234 47 25.13
3 DUTI 4,750 5,825 1,075 22.63
4 WICO 510 615 105 20.59
5 ABMM 1,870 2,180 310 16.58
6 BRAM 10,725 12,500 1,775 16.55
7 NICK 236 274 38 16.10
8 PNSE 520 600 80 15.38
9 BOLA 370 422 52 14.05
10 ARMY 220 250 30 13.64
No Code Prev Close Change %
1 PLIN 4,750 3,700 -1,050 -22.11
2 GLOB 320 258 -62 -19.38
3 INAF 3,230 2,700 -530 -16.41
4 MFMI 605 525 -80 -13.22
5 LRNA 161 141 -20 -12.42
6 BMAS 348 310 -38 -10.92
7 OKAS 168 150 -18 -10.71
8 FORU 100 90 -10 -10.00
9 MINA 1,235 1,115 -120 -9.72
10 RICY 184 167 -17 -9.24
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,130 1,125 -5 -0.44
2 INKP 7,325 8,175 850 11.60
3 APLN 187 234 47 25.13
4 TLKM 3,980 4,100 120 3.02
5 BBRI 4,260 4,290 30 0.70
6 PGAS 1,950 2,060 110 5.64
7 INAF 3,230 2,700 -530 -16.41
8 CENT 95 93 -2 -2.11
9 CCSI 246 232 -14 -5.69
10 BOLA 370 422 52 14.05