Portal Berita Ekonomi Selasa, 12 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:42 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,28% pada level 7.349
  • 13:57 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,81% pada level 23.520
  • 13:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,79% pada level 2.140
  • 13:54 WIB. Valas - Dollar melemah 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,2862 USD/Pound
  • 13:54 WIB. Valas - Dollar melemah 0,02% terhadap Euro pada level 1,1035 USD/Euro
  • 13:53 WIB. Valas - Dollar menguat 0,21% terhadap Yen pada level 109,28 Yen/USD
  • 13:53 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.451 USD/troy ounce
  • 13:52 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 62,50 USD/barel
  • 13:51 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 57,09 USD/barel
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,07% di akhir sesi I.

Soal Divestasi Freeport, DPR Yakin Langkah Jokowi Sudah Tepat

Soal Divestasi Freeport, DPR Yakin Langkah Jokowi Sudah Tepat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Anggota Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun meyakini langkah pemerintahan presiden Joko Widodo dalam mengakuisisi saham PT Freeport Indonesia (PTFI) hingga 51% dengan menugasi PT Inalum telah melalui kajian matang dan tepat.

"Keputusan pemerintah Indonesia itu tepat dan sesuai dengan aturan perundangan," kata Mukhamad Misbakhun di Jakarta, Jumat (28/12/2018).

Menurut Misbakhun, langkah Pemerintah menguasai saham PTFI melalui PT Inalum merupakan terobosan dan prestasi yang seharusnya dipuji, bukan dicurigai.

"Karena keputusan Pemerintah untuk menguasai 51% saham PTFI, Indonesia menjadi pengendali saham PTFI. Ini prestasi besar," katanya.

Politikus Partai Golkar ini menegaskan bahwa proses divestasi saham PTFI ini tidak perlu dicurigai, justru harus dibanggakan sebagai sebuah prestasi.

"Sebuah pencapaian melalui proses bisnis yang berjalan sangat akuntabel dan terbuka sehingga seluruh rakyat Indonesia mengetahuinya sebagai sebuah prestasi yang luar biasa," tuturnya.

Kalaupun ada kecurigaan dan pertanyaan-pertanyaan di kalangan wakil rakyat soal langkah Pemerintah, tutur Misbakhun, tidak selalu harus direspons dengan menggunakan hak angket.

Proses divestasi saham PTFI, menurut dia, tidak ada persoalan serius sehingga tidak perlu ada usulan membuat hak angket di DPR RI.

Ia mengatakan bahwa hak angket itu adalah hak yang sakral bagi anggota DPR. Dalam proses divestasi saham PTFI tidak ada pertanyaan yang terlalu serius.

"Tidak ada pertanyaan yang mempunyai implikasi pada politik yang luar biasa," tegasnya.

Misbakhun mengatakan pihaknya akan mencegah kalau ada usulan hak angket divestasi saham PTFI. Wakil rakyat yang pernah menjadi salah satu inisiator penggunaan hak angket skandal bailout Bank Century itu mengaku punya banyak argumentasi untuk mendukung keputusan Pemerintah yang menugasi PT Inalum mengakuisisi mayoritas saham di PTFI.

Kalau sampai ada usulan hak angket yang digulirkan di DPR, dia akan melawan. Menurut dia, usul hak angket itu hanya upaya untuk mencari perhatian politik.

"Justru kini saatnya menunjukkan kepada publik bahwa divestasi itu membawa manfaat yang luar biasa. Hal ini untuk meningkatkan penerimaan negara dari penerimaan negara bukan pajak," katanya.

Baca Juga

Tag: PT Freeport Indonesia, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Mukhamad Misbakhun, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Vicky Fadil

Foto: Ferry Hidayat

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.71 3,730.02
British Pound GBP 1.00 18,160.39 17,978.29
China Yuan CNY 1.00 2,017.49 1,996.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,129.30 13,988.71
Dolar Australia AUD 1.00 9,658.79 9,561.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.11 1,787.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,380.03 10,272.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,580.38 15,423.95
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.23 3,374.03
Yen Jepang JPY 100.00 12,944.85 12,814.87

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6148.740 -29.246 660
2 Agriculture 1415.410 17.876 20
3 Mining 1481.348 -43.290 49
4 Basic Industry and Chemicals 941.808 -7.757 75
5 Miscellanous Industry 1184.256 6.302 50
6 Consumer Goods 2070.639 -4.102 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.975 -3.887 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1146.636 -9.799 75
9 Finance 1267.562 -2.638 90
10 Trade & Service 804.666 -3.024 165
No Code Prev Close Change %
1 KAYU 81 109 28 34.57
2 SINI 183 246 63 34.43
3 BMSR 183 246 63 34.43
4 SKYB 59 79 20 33.90
5 SWAT 89 110 21 23.60
6 ANDI 140 171 31 22.14
7 ARTA 342 410 68 19.88
8 SLIS 3,510 4,200 690 19.66
9 PGLI 128 149 21 16.41
10 YPAS 430 498 68 15.81
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 3,080 2,310 -770 -25.00
2 OMRE 1,675 1,260 -415 -24.78
3 FORZ 675 510 -165 -24.44
4 TGRA 720 555 -165 -22.92
5 BYAN 14,400 11,600 -2,800 -19.44
6 PORT 550 454 -96 -17.45
7 PCAR 1,650 1,400 -250 -15.15
8 FIRE 1,595 1,375 -220 -13.79
9 LMSH 422 364 -58 -13.74
10 POLU 2,180 1,900 -280 -12.84
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 520 -20 -3.70
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 BBRI 3,990 4,000 10 0.25
4 KPIG 136 131 -5 -3.68
5 PTBA 2,580 2,600 20 0.78
6 BBCA 31,400 31,475 75 0.24
7 MSIN 470 470 0 0.00
8 PSAB 262 276 14 5.34
9 TCPI 4,720 4,500 -220 -4.66
10 EXCL 3,450 3,300 -150 -4.35