Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:24 WIB. PTPP - PT PP mengantongi kontrak baru Rp10,75 triliun per akhir April 2019.
  • 06:23 WIB. PNM - PNM bakal menaikkan target tahunan seiring dengan peningkatan kinerja yang berlipat.

23 Tahun Hadir di Indonesia, Ini Peran Microsoft untuk Industri Digital

23 Tahun Hadir di Indonesia, Ini Peran Microsoft untuk Industri Digital - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sebagai perusahaan teknologi, Microsoft Indonesia ingin berperan dalam memberdayakan Indonesia melalui kombinasi Sumber Daya Manusia (SDM) dengan teknologi yang mereka miliki. Oleh karena itu, Microsoft Indonesia berfokus pada 2 hal untuk memberdayakan potensi digital Indonesia, yakni memperkuat ekonomi digital dan meningkatkan kemampuan digital SDM Indonesia.

Presiden Direktur Microsoft Indonesia, Haris Izmee, menyampaikan, lewat adopsi teknologi digital perekonomian Indonesia akan menguat karena daya saingnya meningkat dan memiliki nilai tambah. Apalagi, pemerintah mencanangkan revolusi industri 4.0 untuk menjadikan Indonesia sebagai 1  dari 10 negara dengan perekonomian terbesar pada 2030.

“Di masa depan, kami yakin semua perusahaan akan fokus pada perangkat lunak, apapun industrinya. Oleh karena itu, ]adopsi teknologi digital sebagai upaya menumbuhkan ekonomi menjadi penting untuk meningkatkan kesadaran perusahaan-perusahaan untuk go digital. Denga begitu, perekonomian Indonesia semakin kuat karena sifatnya akan lebih kompetitif dan punya nilai tambah,” papar Haris ketika ditemui oleh Warta Ekonomi di kantor Microsoft Indonesia, Jumat (28/12/2018).

Hal tersebut sejalan dengan misi Microsoft secara global, yakni memberdayakan individu ataupun organisasi melalui teknologi untuk mempercepat transformasi digital. Melalui transformasi digital, ada 4 hal yang dapat diraih, yaitu: memberdayakan SDM, melayani pelanggan dengan lebih baik, mengoptimalisasi operasional perusahaan, dan menumbuhkan perusahaan melalui teknologi yang digunakan.

“Dalam waktu yang sama, perusahaan dapat mentransformasikan produk dan layanan perusahaan menjadi sumber pendapatan baru," tambah Haris.

Selain itu, Microsoft Indonesia mengklaim telah membantu meningkatkan kemampuan digital SDM dan meningkatkan kesadaran digital di Indonesia melalui sejumlah program, seperti Program Digital Talent Scholarship yang baru-baru ini diberikan kepada 1.000 peserta, bekerja sama dengan Kemenkominfo. Program itu didasari dari adanya kesenjangan antara kebutuhan industri digital dan ketersediaan talenta yang sesuai.

“Indonesia kekurangan talenta di bidang cloud, AI, cyber security, data science. Kami sediakan sertifikasi tergantung kelas yang diikuti oleh peserta selama 2 bulan penuh,” ujar Haris kepada Warta Ekonomi.

Program itu juga menggandeng 5 universitas, yakni Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, dan Universitas Gadjah Mada. Rencananya, program itu menargetkan 20.000 peserta di tahun 2019.

Selain itu, ada pula Program Rumah Belajar yang bermitra dengan Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB). Program lainnya, Imagine Cup berupa kompetisi antarmahasiswa di Indonesia untuk menciptakan aplikasi berbasis teknologi Microsoft.

“Salah satu penemuan di Imagine Cup, Beehive Drones dari Manchester yang menciptakan drone menggunakan teknologi AI dan Cloud kami. Drone itu berfungsi untuk memonitor area pertanian, misal area A kering sehingga harus diairi atau area B membutuhkan pupuk,” jelas Haris.

Setelah berkiprah di Indonesia sejak 1995, Microsoft Indonesia telah bermitra dengan 700 partner lokal aktif. Mereka mengaku, kerja sama yang dijalin dengan para partner lokal akan diupayakan meningkatkan kemampuan digital di Indonesia. Selain itu, Microsoft Indonesia juga membuat produk dan layanan yang dipastikan sesuai dengan kebijakan pemerintah.

Tag: PT Microsoft Indonesia, Digital Economy

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10