Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

2019, Sumsel Targetkan Angka Kemiskinan Turun 1 Digit

Foto Berita 2019, Sumsel Targetkan Angka Kemiskinan Turun 1 Digit
Warta Ekonomi.co.id, Palembang -

Provinsi Sumatera Selatan menargetkan tahun depan angka kemiskinan Sumsel turun 1 digit.

Pernyataan itu diungkapkan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya, saat membuka acara Kilas Balik Provinsi Sumsel Tahun 2018 menuju "Sumsel Maju untuk Semua" bersama sejumlah pimpinan media dan OPD di lingkungan Pemprov Sumsel, di Griya Agung, Jumat malam (28/12/2018).

Mawardi Yahya menyoroti angka kemiskinan yang masih tinggi di Sumsel. Pada awal 2019,  semua pihak harus mencermati kinerja 2018 agar pada 2019 Sumsel  dapat mencapai kinerja yang lebih baik lagi.

Dipaparkannya beberapa indikator makro di Sumsel telah menunjukkan kinerja yang baik. Di antaranya adalah pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dari nasional, kemudian tingkat inflasi lebih rendah dibandingkan nasional, Gini Rasio lebih rendah dibandingkan nasional, dan tingkat pengangguran terbuka lebih rendah dibandingkan nasional.

Sedangkan untuk indikator yang capaiannya belum baik yakni IPM Sumsel 2017 yang lebih rendah dibandingkan nasional. Dan masih ada 14 kabupaten kota yang IPM nya di bawah nasional. Selain itu yang tak kalah penting adalah indikator angka kemiskinan Sumsel pada 2018 yang juga masih lebih tinggi dibandingkan nasional.

"Angka kemiskinan tertinggi di Sumsel ini ada di tiga Kabupaten, yaitu Muratara, Lahat dan Musi Banyuasin (Muba). Miris sekali karena kabupaten Lahat dan Muba ini dua kabupaten yang kaya," jelas Mawardi.

Fakta ini kata MY tidak bisa ditutupi. Meskipun cukup memalukan dia menilai hal ini harus diungkapkan secara terbuka agar pemimpin daerah dengan angka kemiskinan tinggi ikut termotivasi untuk menekan angka kemiskinan tersebut.

HDMY kata Mawardi sudah meletakkan landasan untuk berlari dari kemiskinan pada 2019. Upaya ini mereka tunjukkan dengan menganggarkan sebagian besar APBD untuk pembangunan ke desa-desa dan pinggiran kota.

"Tahun depan angka kemiskinan Sumsel harus turun di bawah nasional. Target kita harusnya satu digit," tegas Mawardi.

Lebih jauh kaya Mawardi berdasarkan capaian gahun 2018, maka untuk menyongsong tahun 2019 pembangunan di Sumsel harus direncanakan dan dilaksa akan lebih baik lagi. Pembangunan Sumsel bukan hanya dilaksanakan oleh Pemprov namun juga dilakukan bersama-sama dengan pemerintah kabupaten/kota dan seluruh komponen masyarakat.

Untuk itu, program dan kegiatan 2019 hatus lebih terintegrasi, tepat lokasi dan tepat sasaran.

"Kita gerakkan seluruh sumber daya untuk menjngkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Tahun depan, lanjut Mawardi, program-program prioritas pembangunan akan difokuskan untuk pemerataan pembangunan bagi seluruh masyarakat Sumsel. Pembangunan juga harus benar-benar dpaat dirasakan manfaatnya bagi maayarakat seluruh provinsi Sumsel.

"Sudah saatnya kita bersinergi membangun Sumsel, mewujudkan visi Provinsi Sumsel 2018-2023 yaitu " Sumsel Maju untuk Semua," tutupnya.

Sementara itu Kepala Bapenda Sumsel Ekowati Retnaningsih menjelaskan sesuai visi misi Sumsel tahun 2018-2023 "Sumsel Maju untuk Semua" ada 5 misi yag menjadi target utama. Di antaranya yakn i membangun Sumsel berbasis ekonomi kerakyata  yang didukung sektor pertanian, industri dan UMKM yang tangguh untuk mengatasi pengangguran dan kemiskinan baik di perkotaan maupun di pedesaan.

Selanjutnya meningkatkan kualitas SDM baik laki-laki maupun perempuan yang sehat, berpendidikan, profesional dan menunjung ti ggi nilai keimanan, ketakwaan, kejujuran dan integritas.

Tag: Kemiskinan, Sumatera Selatan

Penulis: Irwan Wahyudi

Editor: Kumairoh

Foto: Irwan Wahyudi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56