Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kasus Pemerkosaan Mahasiswa UGM saat KKN Hoaks?

Foto Berita Kasus Pemerkosaan Mahasiswa UGM saat KKN Hoaks?
Warta Ekonomi.co.id, Yogyakarta -

Kuasa hukum terlapor kasus dugaan pemerkosaan terhadap mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) saat KKN di Maluku, Tommy Susanto, menyampaikan bantahan bahwa kliennya yang berinisial HS telah melakukan tindak pidana pemerkosaan.

"Saya harus menyampaikan bahwa pertama pemberitaan itu tidak benar. Kejadian pemerkosaan sama sekali tidak ada," kata Tommy saat jumpa pers di Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (29/12/2018).

Tommy mengatakan sesuai penjelasan HS, justru mahasiswi terduga korbanlah yang mendatangi pondokan mahasiswa dan tiba-tiba memasuki kamar pada saat HS dalam kondisi tidur dan kemudian tidur di samping HS.

"Ternyata pihak wanitanya yang datang ke pondokan laki-laki dan dia masuk ke dalam kamar si laki-laki. Jadi si wanitanya masuk ke dalam kamar tanpa disuruh karena si laki-lakinya saat itu lagi tidur di dalam kamar," kata dia.

Dalam kondisi berdua di dalam kamar, menurut Tommy, tidak ada tindakan pemerkosaan. Keduanya, menurut dia, saling berpegangan tangan dan mencumbu dalam kondisi sadar dan tanpa ada paksaan dari salah satu pihak.

"Tidak ada hubungan layaknya suami istri. Biasa pegangan tangan, cumbu, itupun dilakukan secara sadar. Bahkan keduanya saling ngobrol saling bertatapan," kata dia.

Menurut Tommy, setelah itu HS mengantarkan mahasiswi yang bersangkutan pulang ke pondokan wanita kembali dan tidak ada isu atau persoalan apapun.

"Semuanya tidak ada masalah dan sekarang kenapa menjadi mencuat, di situ justru menjadi pertanyaan mengapa 2018 ini menjadi viral," kata dia.

Menurut Tommy, kliennya sangat dirugikan dengan bergulirnya kasus tersebut apalagi saat UGM telah menjatuhkan sanksi penundaan wisuda terhadap HS. "Kami berharap agar tidak ada lagi penundaan wisuda. Pada Februari 2019 ada wisuda, HS harus dibolehkan mengikuti wisuda," kata dia.

Ia menilai pihak UGM telah tergesa-gesa dalam memutuskan sanksi penundaan wisuda terhadap HS sebab belum ada keputusan bahwa HS bersalah atau tidak. Pihak UGM, kata dia, juga belum mengklarifikasi langsung kepada HS mengenai kasus itu. "Saya mengatakan keputusan itu prematur. Teman-teman UGM terlalu cepat mengambil keputusan sepihak," kata dia.

Seperti diwartakan HS diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap rekannya saat KKN di Seram, Maluku, pada 2017 silam. Korban merupakan seorang mahasiswi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Kasus itu mencuat pada pertengahan 2018 setelah majalah kampus mengangkat peristiwa tersebut.

Polda DIY menaikkan proses hukum kasus dugaan pemerkosaan ini ke tahap penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk terlapor. "Kami berharap perkara ini harus fair. Kalau tidak terbukti segera dihentikan. Kalau memang terbukti segera dilakukan penuntutan," kata Tommy.

Tag: Universitas Gadjah Mada (UGM), Hukum

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Hafit Yudi Suprobo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56