Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:32 WIB. PGN - PGN dan Krakatau Steel teken MoU pengembangan energi.
  • 19:22 WIB. PTPP - PT PP meneken nota kesepahaman dengan PT Hyundai Engineering & Construction.
  • 19:04 WIB. Pelindo III - Pelindo III segera menerapkan gate in online di pelabuhan Tanjung Perak.
  • 18:48 WIB. Pelindo III - Pelindo III tambah fasilitas shore connection di pelabuhan Tanjung Emas.
  • 18:36 WIB. Minyak - Harga minyak naik sampai US$63 per barel saat Iran menembak drone militer AS.
  • 18:24 WIB. BTN - BTN mengaku sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Bank Syariah Bukopin.
  • 14:49 WIB. Miliarder - Bernard Arnault masuk ke dalam klub eksklusif miliarder centibillionaires.
  • 14:38 WIB. China - Dell, Microsoft, dan Intel tolak proposal tarif untuk laptop China.

Kasus Pemerkosaan Mahasiswa UGM saat KKN Hoaks?

Kasus Pemerkosaan Mahasiswa UGM saat KKN Hoaks? - Warta Ekonomi
WE Online, Yogyakarta -

Kuasa hukum terlapor kasus dugaan pemerkosaan terhadap mahasiswi Universitas Gadjah Mada (UGM) saat KKN di Maluku, Tommy Susanto, menyampaikan bantahan bahwa kliennya yang berinisial HS telah melakukan tindak pidana pemerkosaan.

"Saya harus menyampaikan bahwa pertama pemberitaan itu tidak benar. Kejadian pemerkosaan sama sekali tidak ada," kata Tommy saat jumpa pers di Condongcatur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Sabtu (29/12/2018).

Tommy mengatakan sesuai penjelasan HS, justru mahasiswi terduga korbanlah yang mendatangi pondokan mahasiswa dan tiba-tiba memasuki kamar pada saat HS dalam kondisi tidur dan kemudian tidur di samping HS.

"Ternyata pihak wanitanya yang datang ke pondokan laki-laki dan dia masuk ke dalam kamar si laki-laki. Jadi si wanitanya masuk ke dalam kamar tanpa disuruh karena si laki-lakinya saat itu lagi tidur di dalam kamar," kata dia.

Dalam kondisi berdua di dalam kamar, menurut Tommy, tidak ada tindakan pemerkosaan. Keduanya, menurut dia, saling berpegangan tangan dan mencumbu dalam kondisi sadar dan tanpa ada paksaan dari salah satu pihak.

"Tidak ada hubungan layaknya suami istri. Biasa pegangan tangan, cumbu, itupun dilakukan secara sadar. Bahkan keduanya saling ngobrol saling bertatapan," kata dia.

Menurut Tommy, setelah itu HS mengantarkan mahasiswi yang bersangkutan pulang ke pondokan wanita kembali dan tidak ada isu atau persoalan apapun.

"Semuanya tidak ada masalah dan sekarang kenapa menjadi mencuat, di situ justru menjadi pertanyaan mengapa 2018 ini menjadi viral," kata dia.

Menurut Tommy, kliennya sangat dirugikan dengan bergulirnya kasus tersebut apalagi saat UGM telah menjatuhkan sanksi penundaan wisuda terhadap HS. "Kami berharap agar tidak ada lagi penundaan wisuda. Pada Februari 2019 ada wisuda, HS harus dibolehkan mengikuti wisuda," kata dia.

Ia menilai pihak UGM telah tergesa-gesa dalam memutuskan sanksi penundaan wisuda terhadap HS sebab belum ada keputusan bahwa HS bersalah atau tidak. Pihak UGM, kata dia, juga belum mengklarifikasi langsung kepada HS mengenai kasus itu. "Saya mengatakan keputusan itu prematur. Teman-teman UGM terlalu cepat mengambil keputusan sepihak," kata dia.

Seperti diwartakan HS diduga melakukan tindakan pelecehan seksual terhadap rekannya saat KKN di Seram, Maluku, pada 2017 silam. Korban merupakan seorang mahasiswi dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol). Kasus itu mencuat pada pertengahan 2018 setelah majalah kampus mengangkat peristiwa tersebut.

Polda DIY menaikkan proses hukum kasus dugaan pemerkosaan ini ke tahap penyidikan dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk terlapor. "Kami berharap perkara ini harus fair. Kalau tidak terbukti segera dihentikan. Kalau memang terbukti segera dilakukan penuntutan," kata Tommy.

Tag: Universitas Gadjah Mada (UGM), Hukum

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Hafit Yudi Suprobo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42