Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:47 WIB. Bensin - Persediaan terbatas, harga bensin premium di Mamberamo Raya Rp60 ribu/liter.
  • 12:46 WIB. Pertanian - Petani Sigi kini mulai kembali garap lahan pertanian pascagempa.
  • 12:44 WIB. Kopra - Harga kopra di Ambon kembali bergerak turun, Rp4.600 menjadi Rp4.300/kg.
  • 12:44 WIB. Bahan Pokok - Disperindag: persediaan kebutuhan pokok di Kendari cukup.
  • 12:43 WIB. Minyak - Harga minyak di perdagangan Asia turun karena ekonomi China melambat.
  • 12:42 WIB. DSLNG - PT DSLNG sukses capai target perusahaan, yakni tanpa kecelakaan kerja selama 2018.
  • 12:41 WIB. PUPR - Kementerian PUPR rehabitalasi tiga juta hektare irigasi pada periode 2015-2019.
  • 12:39 WIB. Irigasi - Kementerian PUPR targetkan pembangunan jaringan irigasi baru seluas satu juta ha.
  • 12:35 WIB. Tambang - IMA memberikan sosialisasi: bisnis pertambangan di Nusantara harus ramah lingkungan.
  • 12:01 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup menguat 0,28% ke level 6.466,50. 
  • 11:45 WIB. Warung Pintar - Bisnis Warung Pintar sudah tumbuh 575 kali lipat dalam 12 bulan terakhir.
  • 11:45 WIB. Start Up - Start up teknologi ritel, Warung Pintar, memperoleh pendanaan seri B sebesar US$27,5 juta atau setara dengan Rp390 miliar.
  • 11:44 WIB. Saham  - Harto Djojo Nagaria divestasi 250 ribu saham PT Summarecon AGung Tbk.
  • 11:31 WIB. Perancis - Presiden Perancis disebut setuju wacana merger Renault-Nissan. 
  • 11:30 WIB. Microsoft - Microsoft akhiri dukungan Windows 10 Mobile.

Beri Kemudahan Perizinan Usaha, MPP DKI Jakarta Hadirkan Gerai Memulai Usaha

Foto Berita Beri Kemudahan Perizinan Usaha, MPP DKI Jakarta Hadirkan Gerai Memulai Usaha
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Salah satu cara mempercepat kemajuan ekonomi negara adalah dengan meningkatkan jumlah pengusaha yang didukung oleh perizinan usaha yang cepat dan mudah. Sejalan dengan hal tersebut, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta membuka gerai memulai usaha (Starting a Business Corner) di Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta.

Gerai tersebut sebagai wadah bagi para pengusaha untuk berkonsultasi mengenai perizinan dan non perizinan memulai usaha dari pendirian dan pengesahan perusahaan, prosedur pengajuan izin usaha dan hal- hal lain yang diperlukan dalam memulai kegiatan usaha di Ibu Kota.

“Perizinan usaha kerap menjadi hal yang menakutkan dan tidak tersentuh oleh para pengusaha, untuk itu kami membuka gerai memulai usaha untuk menjadikan perizinan usaha sebagai hal yang menyenangkan dan dapat dilakukan oleh siapapun karena mengurus izin sendiri itu mudah," ujar Kepala DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi, Sabtu (29/12/2018).

Melalui gerai ini, edy menambahkan para calon pengusaha dan pengusaha dapat menggali informasi lebih dalam terkait perizinan dan non perizinan dalam memulai kegiatan usaha, dari layanan konsultasi pembuatan akta pendirian usaha oleh notaris sampai dengan asistensi pengajuan pelayanan perizinan online, bahkan petugas profesional DPMPTSP Provinsi DKI Jakarta dapat menjadi penghubung antara pengusaha dengan berbagai instansi baik pusat maupun daerah terkait perizinan dan non perizinan kegiatan usahanya.

“Para pengusaha tidak perlu ragu untuk membuka usahanya di Jakarta, adanya Gerai memulai usaha merupakan wujud nyata bahwa DPMPTSP Provisni DKI Jakarta, Solusi Perizinan bagi warga Jakarta, sehingga pengusaha tidak perlu lagi menggunakan pihak ketiga atau Calo karena petugas kami dapat menjadi penghubung berkoordinasi dengan berbagai instansi baik pusat maupun daerah,” ujar Edy.

Sementara itu, Jakarta telah mencatatkan kenaikan nilai yang signifikan terhadap indikator starting a business pada survey Ease of Doing Business (EoDB) 2019 berdasarkan penilaian yang dilakukan oleh World Bank pada tahun 2018 lalu, score Jakarta pada indikator starting a business adalah 81,11. Berkontribusi pada peningkatan rangking Indonesia pada Indikator starting a business yang berada pada peringkat 134. Dalam kurun waktu 3 tahun, Indonesia naik 33 peringkat pada indikator starting a business dari sebelumnya laporan EoDB 2017 berada pada peringkat 167.

Gerai Memulai Usaha atau Starting a Business Corner, dibentuk dengan tujuan meningkatkan peringkat kemudahan berusaha di Indonesia, khususnya indikator starting a business, dimana Jakarta berkontribusi sebesar 78% dari total penilaian Kemudahan Berusaha atau EoDB Indonesia.

Pembentukan Gerai ini berdasarkan Surat Keputusan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta Nomor 129 Tahun 2018 tentang Pembentukan Gerai Memulai Usaha (Starting A Business Corner) Pada Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta dapat menyediakan konsultasi dan asistensi terhadap layanan perizinan dan non perizinan seperti Surat Keterangan Domisili Perusahaan (SKDP), Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK), Perizinan bidang aktivitas usaha, Tanda Daftar Perkumpulan/Organisasi Sosial, Tanda Daftar Yayasan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB) Gudang, dan perizinan dengan platform elektronik atau pelayanan online lainnya.

Adapun langkah-langkah yang harus dilalui pemohon untuk mendapatkan layanan ini juga sangat mudah. Pemohon dapat langsung mendatangi loket Starting a Business Corner yang terletak di lantai dasar Gedung Mal Pelayanan Publik Provinsi DKI Jakarta, Jl. HR. Rasuna Said Kavling C-22, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Selanjutnya, pemohon dapat langsung menyampaikan kebutuhan informasi terkait pendirian usaha kepada petugas. Kemudian, pemohon akan diminta untuk melengkapi data- data yang dibutuhkan sebagai persyaratan pendirian usaha. Apabila data lengkap maka petugas akan melanjutkan proses perizinan dan non perizinan yang dibutuhkan serta berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait.

“Kami membantu serta mengawal proses perizinan pemohon mulai dari tahap pengajuan izin, hingga proses penerbitan izin selesai untuk memastikan bahwa usaha dapat berdiri secara legal dan memiliki perlindungan hukum, atau end to end process,” tutur Edy.

Lebih lanjut Edy menilai bahwa saat ini Indonesia masih kekurangan jumlah pengusaha bila dibandingkan dengan negara-negara maju yang memiliki jumlah pengusaha diatas 14% dari total jumlah penduduk. Sementara di Indonesia, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah pengusaha hanya sekitar 3,1% dari populasi atau jumlah penduduk. Keterbatasan pemahaman tentang pendirian usaha, dikatakan Edy menjadi salah satu faktor minimnya jumlah pengusaha di Indonesia.

Tag: Entrepreneur, Gerai Membuka Usaha

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56