Portal Berita Ekonomi Selasa, 02 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1133 USD/EUR.
  • 13:16 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.737 USD/troy ounce. 
  • 13:15 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,12% terhadap Yen pada level 107,72 JPY/USD.
  • 13:12 WIB. Valas Dollar AS melemah 0,08% terhadap Poundsterling pada level 1,2502 USD/GBP.
  • 13:06 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 38,51 USD/barel.
  • 13:04 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 35,63 USD/barel.
  • 11:32 WIB. IHSG - IHSG menguat 2,47% di akhir sesi I.

Pemerintah China Rilis Daftar Gim Legal, Tencent Tak Masuk di Dalamnya

Pemerintah China Rilis Daftar Gim Legal, Tencent Tak Masuk di Dalamnya
WE Online, Shanghai, China -

Pemerintah China merilis 80 judul video gim yang sebelumnya dibekukan sejak Maret lalu pada batch 1, seperti yang dilaporkan TechCrunch pada beberapa waktu lalu. Namun, tidak ada satupun gim dari Tencent Holdings di daftar gim berlisensi tersebut.

Melansir TechCrunch, sejumlah pengembang gim mengatakan, lisensi diberikan dengan kepada studio yang mengajukan permohonan lebih dulu. Hingga saat ini, setidaknya ada 7.000 yang sedang diproses lisensinya.

Mengutip para ahli, China 21st Century Businees Herald melaporkan, “Sebanyak 3.000 di antaranya dapat menerima lisensi resmi pada 2019. Melihat kecilnya peluang untuk masuk ke kelompok pertama, tidak heran bila 2 penerbit gim besar di China, yakni Tencent dan NetEase, belum terdaftar di dalamnya.”

Proses unfreezing yang dikontrol secara bertahap itu sejalan dengan pengumuman pemerintah pada 21 Desember 2018, mengenai upaya untuk melegalkan gim yang beroperasi di China. Tanpa lisensi, studio pengembang tidak bisa memonetisasi produk secara legal di negara tirai bambu itu.

“Gim ilegal telah memangkas pendapatan di pasar gim terbesar di dunia, yang menunjukkan pertumbuhan hingga 5,4% dari tahun ke tahun pada paruh pertama 2018, sebuah perlambatan pertumbuhan dalam 1 dekade terakhir di China,” tulis sebuah laporan oleh perusahaan riset berbasis di Beijing, GPC dan asosiasi gim resmi China, CNG.

Tencent dikenal sebagai perusahaan di belakang aplikasi WeChat, platform perpesanan populer di China. Namun, pendapatan terbesar mereka berasal dari gim. Bahkan, mereka memiliki bisnis yang berkembang, seperti Activision, Grinding Gears Games, Riot, dan Supercell. Lebih lanjut, pada 2012 perusahaan itu mengakuisisi 40% saham di Epic Games, pembuat gim Fortnite. Tencent pun memiliki penawaran penerbitan dengan perusahaan video gim lain, seperti Square Enix, pembuat gim Tomb Raider.

Larangan judul video gim di China memengaruhi bottom line Tencent. Perusahaan itu melaporkan, terdapat penurunan 4% pada pendapatan dari gim di kuartal ketiga tahun ini karena pembekuan lisensi yang berkepanjangan. Pada saat itu, Tencent mengklaim memiliki 15 pertandingan dengan persetujuan monetisasi dalam salurannya. Untuk mengatasai tekanan dalam bisnis gim, pemain besar China itu meluncurkan reorganisasi besar pada Oktober lalu untuk inisisasi pada layanan cloud dan perpetaan. Pendiri dan CEO Tencent, Pony Ma saat itu mengatakan, reposisi strategis akan mempersiapkan operasional Tencent selama 20 tahun ke depan.

“Pada tahun kedua, kami bercita-cita untuk memperkuat hubungan konsumen dengan mitra kami dari berbagai sektor melalui ekosistem yang diperluas, lebih terbuka, dan lebih terhubung,” kata Ma, dikutip dari TechCrunch.

Pada 2018, China memperketat pembatasan untuk memerangi permainan ilegal, tidak bermolal, berkualitas rendah, memiliki dampak sosial negative, seperti membuat anak-anak kecanduan atau rabun jauh. Hal itu mengharuskan studio dari berbagai lini untuk memproduksi gim sesuai pedoman baru dari regulator. Tencent sendiri telah menerapkan batasan pada gim-gim mereka sebagai upaya menegakkan kebijakan pemerintah. Mereka memperluas sistem verifikasi usia dengan tujuan membatasi penggunaan dari pemain muda, serta membatasi waktu bermain harian pengguna.

Baca Juga

Tag: Tencent Holdings Limited, Game Online

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Techcrunch

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.91 3,843.25
British Pound GBP 1.00 18,199.19 18,015.22
China Yuan CNY 1.00 2,046.41 2,025.73
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,574.51 14,429.49
Dolar Australia AUD 1.00 9,881.52 9,780.31
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,880.34 1,861.61
Dolar Singapura SGD 1.00 10,360.04 10,254.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.77 16,047.04
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,397.32 3,355.70
Yen Jepang JPY 100.00 13,541.31 13,402.83
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10