Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 07:12 WIB. Huawei - Peluncuran ponsel lipat Huawei motor diduga imbas tekanan AS.
  • 06:50 WIB. NASA - NASA butuh Rp430 triliun untuk bawa kembali manusia ke Bulan.
  • 06:40 WIB. Jam - Startup asal Perancis buat chatbot bernama Jam yang bisa laporkan berita lewat chatting.
  • 06:31 WIB. Oppo - Hari ini seri Oppo Reno melenggang ke Indonesia.
  • 06:20 WIB. Holitech - Holitech Technology, pemasok Xiaomi, buka pabrik pertamanya di India.
  • 06:10 WIB. Apple - Apple segera rilis tujuh MacBook anyar.
  • 00:04 WIB. Jerusalem - Sara Netanyahu,  istri PM Israel, didenda karena penyalahgunaan uang negara.
  • 23:42 WIB. Samsung - Samsung akan mengejar jaringan mobile 6G dan system semiconductor.
  • 23:11 WIB. Aramco - Mohammed Bin Salman mengatakan bahwa rencana IPO Aramco sesuai jadwal.
  • 22:27 WIB. Opel - Otoritas Jerman memerintahkan menarik 210 ribu Opel yang tingkat emisinya lewat standar.
  • 22:04 WIB. Amerika Selatan - Minggu pagi listrik mati total di seantero Argentina dan Uruguay.
  • 21:46 WIB. Juventus - Maurizio Sarri resmi bergabung Juventus.
  • 21:31 WIB. Paris - Boeing minta pengurangan waktu dan scope untuk test fisik pesawat baru.
  • 20:37 WIB. Pilpres - Survey SMRC: 43% rakyat takut bicara politik paska kerusuhan 21-22 Mei.
  • 19:41 WIB. Farmasi - Lupin (India) akan menarik 18.000 botol antibiotik dari pasar AS.

Sampai 2020, Masa Depan Fintech di ASEAN Tampak Cerah

Sampai 2020, Masa Depan Fintech di ASEAN Tampak Cerah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Fintech adalah topik hangat akhir-akhir ini. Teknologi ini dengan cepat mendapatkan popularitas dan adopsi, karena banyak negara global sedang melalui transformasi digital lengkap. Sebuah laporan baru-baru ini oleh firma akuntansi global Deloitte, dalam kemitraan dengan Robocash Group, menyatakan bahwa negara-negara ASEAN memiliki potensi tertinggi di pasar fintech hingga 2020.

Lanskap canggih memfasilitasi pengembangan teknologi keuangan dan arus masuk investasi yang diperkirakan akan meningkat lebih dari 20-30 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Lebih dari 60 perusahaan fintech swasta berbagi pandangan mereka tentang faktor-faktor yang memfasilitasi atau menghambat pengembangan fintech.

Jajak pendapat, yang dirilis baru-baru ini, dikutip dari Entrepreneur.com (31/12/2018), mengungkapkan bahwa kapasitas pasar adalah kekuatan pendorong utama bagi industri di seluruh dunia. Sebagian besar responden positif tentang peluangnya di Amerika Utara (96 persen), ASEAN (94 persen), dan Eropa (92 persen) dan menganggap Amerika Latin tertinggal (81 persen). Pada saat yang sama, 89 persen perusahaan yang disurvei menyebutkan bahwa penetrasi layanan perbankan yang rendah membawa negara-negara ASEAN ke garis depan dalam pengembangan teknologi keuangan dan ini kurang relevan untuk Eropa (84 persen), Amerika Utara (82 persen) ), dan Amerika Latin (61 persen).

Apalagi, banyak pakar menunjuk pada keterbukaan pelanggan ASEAN terhadap teknologi dan produk baru yang memfasilitasi perubahan yang menguntungkan dalam ekosistem teknologi. Secara keseluruhan, faktor-faktor ini berjanji untuk meningkatkan secara signifikan perkembangan fintech di ASEAN dalam satu-tiga tahun.

Kunci Inklusi Keuangan

Meskipun banyak negara ASEAN masih merupakan pasar baru, inklusi keuangan yang tidak memadai telah menjadi pendorong utama industri ini dan memungkinkan untuk membawa keahlian dan teknologi canggih dari pasar maju.

Pada 2017, fintech di ASEAN memperoleh US $ 5,7 miliar, yang kurang dari seperempatnya di AS. Pada akhir tahun ini, pasar mengharapkan untuk melihat pertumbuhan lebih dari 20-30 persen mempertimbangkan hasil pada kuartal pertama tahun ini, kata laporan tersebut.

Masa Depan Pinjaman Online yang Cerah

Laporan itu juga menambahkan bahwa pinjaman online dianggap sebagai arah yang paling menjanjikan di Asia karena kontribusinya pada inklusi keuangan yang lebih baik.

“Sebagai perusahaan yang beroperasi di pasar pinjaman online Eropa dan Asia, kami melihat bahwa ASEAN berhasil mengikuti tren global. Penetrasi Internet yang tinggi dan konektivitas seluler membuat perusahaan fintech lokal bertujuan menyediakan solusi yang intuitif, mudah diakses, dan efektif,” kata Sergey Sedov, Kepala Eksekutif Robocash Group, “kami secara aktif menginvestasikan sumber daya dan waktu dalam verifikasi pelanggan, streaming proses, dan otomatisasi yang melibatkan penggunaan kecerdasan buatan dan data besar. Fintech adalah industri yang berubah dengan cepat dan mau tidak mau membawa perubahan positif ke pasar. Namun, teknologi yang terkait dengan penilaian, keuangan pribadi, dan bidang lainnya pasti akan tetap menjadi fokus dalam perspektif jangka panjang.”

Tag: Financial Technology (Fintech), Industri Fintech, Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Crunhbase

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,833.29 3,794.69
British Pound GBP 1.00 18,221.58 18,037.64
China Yuan CNY 1.00 2,085.38 2,064.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,376.00 14,232.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.44 9,818.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.30 1,817.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,514.92 10,408.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.57 16,049.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.79 3,412.95
Yen Jepang JPY 100.00 13,273.01 13,136.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6250.265 -22.817 634
2 Agriculture 1381.568 2.869 21
3 Mining 1615.278 -7.605 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.477 -6.774 71
5 Miscellanous Industry 1288.864 -12.078 46
6 Consumer Goods 2447.202 -13.399 52
7 Cons., Property & Real Estate 471.828 -7.072 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.323 -2.911 74
9 Finance 1268.081 -0.098 90
10 Trade & Service 809.462 0.526 157
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 83 112 29 34.94
2 LUCK 1,200 1,500 300 25.00
3 KPAL 210 262 52 24.76
4 GOLD 402 496 94 23.38
5 SDRA 710 850 140 19.72
6 MAYA 6,250 7,475 1,225 19.60
7 KONI 284 338 54 19.01
8 ABMM 1,695 1,950 255 15.04
9 SKBM 412 464 52 12.62
10 APLN 171 191 20 11.70
No Code Prev Close Change %
1 FITT 290 230 -60 -20.69
2 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
3 MKPI 16,500 13,500 -3,000 -18.18
4 HELI 202 167 -35 -17.33
5 MIDI 1,200 1,020 -180 -15.00
6 MEGA 5,950 5,100 -850 -14.29
7 DNAR 292 252 -40 -13.70
8 TALF 410 358 -52 -12.68
9 PYFA 193 170 -23 -11.92
10 RELI 216 191 -25 -11.57
No Code Prev Close Change %
1 SMBR 925 1,030 105 11.35
2 FITT 290 230 -60 -20.69
3 MNCN 1,235 1,300 65 5.26
4 JAYA 135 129 -6 -4.44
5 BTPS 2,950 3,080 130 4.41
6 BBRI 4,200 4,230 30 0.71
7 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
8 CPIN 4,950 4,700 -250 -5.05
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BDMN 4,720 4,510 -210 -4.45