Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:32 WIB. PGN - PGN dan Krakatau Steel teken MoU pengembangan energi.
  • 19:22 WIB. PTPP - PT PP meneken nota kesepahaman dengan PT Hyundai Engineering & Construction.
  • 19:04 WIB. Pelindo III - Pelindo III segera menerapkan gate in online di pelabuhan Tanjung Perak.
  • 18:48 WIB. Pelindo III - Pelindo III tambah fasilitas shore connection di pelabuhan Tanjung Emas.
  • 18:36 WIB. Minyak - Harga minyak naik sampai US$63 per barel saat Iran menembak drone militer AS.
  • 18:24 WIB. BTN - BTN mengaku sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Bank Syariah Bukopin.
  • 14:49 WIB. Miliarder - Bernard Arnault masuk ke dalam klub eksklusif miliarder centibillionaires.
  • 14:38 WIB. China - Dell, Microsoft, dan Intel tolak proposal tarif untuk laptop China.

APBN 2018: Penerimaan Negara Lampaui Target, Defisit Anggaran Terendah Sejak 2012

APBN 2018: Penerimaan Negara Lampaui Target, Defisit Anggaran Terendah Sejak 2012 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Keuangan menilai realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan akhir 2018 sangat sehat dan kredibel. Hal ini terlihat dari realisasi defisit anggaran yang mencapai 1,76% terhadap PDB atau lebih rendah dari target APBN 2018 yang sebesar 2,19% PDB.

"Level defisit anggaran ini merupakan yang terendah sejak 2012," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat jumpa pers di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Rendahnya level defisit anggaran ini tak lepas dari peran pendapatan negara yang melampaui target APBN 2018. Tercatat, realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.942,3 triliun, atau 102,5% dari APBN 2018 yang sebesar Rp1.894,7 triliun.

"Jika dibandingkan dengan capaian 2017, realisasi pendapatan negara 2018 tersebut meningkat 16,6%," papar Sri Mulyani.

Jika dirinci, jumlah tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp1.315,9 triliun (92,4% dari APBN 2018), atau tumbuh 14,3% dari realisasi 2017. Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut merupakan penumbuhan tertinggi sejak 2012, sebesar 12,5%.

"Capaian realisasi penerimaan pajak ini merupakan resultan kombinasi dua hal, yaitu membaiknya perekonomian (terutama meningkatnya konsumsi dan impor), meningkatnya kemampuan memungut pajak sebagai hasil dari meningkatnya basis pajak (dampak kebijakan Tax Amnesty), dan meningkatnya kepatuhan wajib pajak serta intensifikasi pajak yang berjalan efektif," jelasnya.

Sementara realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai 2018 mencapai Rp205,5 triliun (105,9% dari APBN 2018) atau tumbuh 6,7% dari realisasinya pada 2017. Pertumbuhan penerimaan kepabeanan dan cukai lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir, yang hanya tumbuh 5,9%.

"Keberhasilan ini antara lain didukung oleh membaiknya aktivitas perdagangan internasional (ekspor impor) dan keberhasilan penertiban cukai berisiko tinggi, serta keberhasilan reformasi kepabeanan dan cukai," ungkap dia.

Selanjutnya, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp407,1 triliun (147,8% dari APBN 2018), atau tumbuh 30,8% dari realisasi 2017. Pertumbuhan PNBP 2018 ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2009.

"Capaian PNBP ini antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya harga komoditas dunia terutama minyak dari US$51,2 (2017) menjadi US$7,5 (2018) per barel dan batu bara dari US$85,9 (2017) menjadi US$99,3 (2018) per ton, dan meningkatnya kinerja BUMN serta layanan KlL kepada masyarakat," ucapnya.

Adapun realisasi belanja negara mencapai Rp2.202,2 triliun (99,2% dari APBN 2018), atau meningkat dibandingkan penyerapan belanja negara 2017 yang hanya sebesar 94,1%.

Tag: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42