Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

APBN 2018: Penerimaan Negara Lampaui Target, Defisit Anggaran Terendah Sejak 2012

Foto Berita APBN 2018: Penerimaan Negara Lampaui Target, Defisit Anggaran Terendah Sejak 2012
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Keuangan menilai realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sampai dengan akhir 2018 sangat sehat dan kredibel. Hal ini terlihat dari realisasi defisit anggaran yang mencapai 1,76% terhadap PDB atau lebih rendah dari target APBN 2018 yang sebesar 2,19% PDB.

"Level defisit anggaran ini merupakan yang terendah sejak 2012," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati saat jumpa pers di Gedung Kemenkeu, Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Rendahnya level defisit anggaran ini tak lepas dari peran pendapatan negara yang melampaui target APBN 2018. Tercatat, realisasi pendapatan negara mencapai Rp1.942,3 triliun, atau 102,5% dari APBN 2018 yang sebesar Rp1.894,7 triliun.

"Jika dibandingkan dengan capaian 2017, realisasi pendapatan negara 2018 tersebut meningkat 16,6%," papar Sri Mulyani.

Jika dirinci, jumlah tersebut terdiri dari penerimaan pajak sebesar Rp1.315,9 triliun (92,4% dari APBN 2018), atau tumbuh 14,3% dari realisasi 2017. Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut merupakan penumbuhan tertinggi sejak 2012, sebesar 12,5%.

"Capaian realisasi penerimaan pajak ini merupakan resultan kombinasi dua hal, yaitu membaiknya perekonomian (terutama meningkatnya konsumsi dan impor), meningkatnya kemampuan memungut pajak sebagai hasil dari meningkatnya basis pajak (dampak kebijakan Tax Amnesty), dan meningkatnya kepatuhan wajib pajak serta intensifikasi pajak yang berjalan efektif," jelasnya.

Sementara realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai 2018 mencapai Rp205,5 triliun (105,9% dari APBN 2018) atau tumbuh 6,7% dari realisasinya pada 2017. Pertumbuhan penerimaan kepabeanan dan cukai lebih tinggi dibandingkan rata-rata lima tahun terakhir, yang hanya tumbuh 5,9%.

"Keberhasilan ini antara lain didukung oleh membaiknya aktivitas perdagangan internasional (ekspor impor) dan keberhasilan penertiban cukai berisiko tinggi, serta keberhasilan reformasi kepabeanan dan cukai," ungkap dia.

Selanjutnya, realisasi Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tercatat sebesar Rp407,1 triliun (147,8% dari APBN 2018), atau tumbuh 30,8% dari realisasi 2017. Pertumbuhan PNBP 2018 ini merupakan pertumbuhan tertinggi sejak 2009.

"Capaian PNBP ini antara lain dipengaruhi oleh meningkatnya harga komoditas dunia terutama minyak dari US$51,2 (2017) menjadi US$7,5 (2018) per barel dan batu bara dari US$85,9 (2017) menjadi US$99,3 (2018) per ton, dan meningkatnya kinerja BUMN serta layanan KlL kepada masyarakat," ucapnya.

Adapun realisasi belanja negara mencapai Rp2.202,2 triliun (99,2% dari APBN 2018), atau meningkat dibandingkan penyerapan belanja negara 2017 yang hanya sebesar 94,1%.

Tag: Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56