Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Begini Prediksi tentang Industri Media di Tahun Baru... (1)

Foto Berita Begini Prediksi tentang Industri Media di Tahun Baru... (1)
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

2018 adalah tahun merger dan akuisisi besar-besaran, dengan AT&T dengan Time Warner, Disney dan Fox serta Comcast dan Sky. Di 2018, gerakan #MeToo menjadi berita utama, dan emosi yang dominan dalam diskusi ruang dewan di sekitar Hollywood dan sekitarnya adalah ketakutan. Banyak ketakutan di jajaran dunia media dan hiburan yang dipenuhi teknologi (serta di dunia itu sendiri).

Lantas, bagaimana dengan 2019? Apa prediksinya yang akan terjadi? Berikut prediksi yang berhasil dilansir dari Techcrunch (2/1/2019):

Persaingan Raksasa Video OTT Makin Ketat

Saat Apple bergabung dengan Disney untuk menghujam Netflix menjadi salah satu pertaruhan besar dalam penciptaan berbagai inovasi yang disajikan. Dalam adu saing tersebut, dokumen asli film selalu menjadi senjata utama.

Dari masing-masing mereka juga semakin sengit perihal konten, seperti Disney yang terus menahan Star Wars, Pixar, Marvel, Princesses, X-Men, dan Avatar. Namun, di lain sisi, Netflix sedang dalam keadaan membahayakan, pasalnya Netflix dikhawatirkan akan kehilangan investor mereka.

Sementara itu, di 2019, MVPD (Multichannel Video Progamming Distributor) sedang berupaya untuk memperbaiki kekurangan serta membuat terobosan agar penggunanya dapat mengakses kabel, satelit, Hulu Live, YouTube TV, DirectV Now, Sling TV, Playstation Vue, fubo TV, dll.

M&A jadi ciri khas di semua segmen

Di sisi video, baik perusahaan media tradisional maupun perusahaan media baru yang kurang dimiliki dan berkinerja buruk dalam ruang video OTT, merger dan akuisisi (M&A) terus menjadi ciri khas dari keseluruhan platform digital dari bisnis media dan hiburan.

Seperti misalnya AT&T yang mengakuisisi Time Warner serta Disney yang mampu mengalahkan Comcast untuk memperoleh asset hiburan Fox pada 2018, sebesar $71,3 miliar. Di tahun 2019, kecepatan merger dan akuisisi diprediksi akan terus meningkat secara internasional, bukan hanya perbatasan Amerika Serikat saja.

Perkembangan industri musik semakin menggeliat

Selain industri musik yang alami perputaran, pendapatan streaming pun akan semakin cepat, tetapi layanan musik murni yang awalnya dipimpin oleh Spotify terus mengalami kemerosotan karena mereka kehilangan uang.

Sementara itu, Apple, Amazon, dan YouTube (khususnya YouTube) terus bergerak maju, acuh tak acuh terhadap penderitaan Spotify.

Media yang digerakkan oleh teknologi berkembang semakin mendominasi dunia hiburan

Perusahaan media yang memanfaatkan AI, pembelajaran suara, dan mesin untuk mendominasi lebih jauh dan bahkan secara lebih luas menyusup ke kehidupan kita dan berdampak pada pengalaman media dan hiburan kita.

Netflix, Amazon, dan Facebook semakin menambang data mendalam mereka tentang semua harapan dan impian konsumen untuk mengurangi kesalahan dibandingkan dengan perusahaan media yang belum terjamah teknologi.

Prediksi ini justru menjadi ancaman bagi industry kreatif besar seperti Hollywood yang belum tersentuh oleh teknologi.

Investor semakin tertarik

Behemoths Apple, Google, dan Facebook terus meningkatkan investasi yang sudah sangat besar dalam teknologi imersif dan mempercepat adopsi AR secara umum.

Demam AR berarti pertumbuhan berkelanjutan di pasar produk-produk terkait yang mengartikan bahwa konsumen senang dengan itu, sehingga investor pun tidak segan membuang banyak uang tunai ke ruang imersif keseluruhan untuk mendorong pengembangan pengalaman untuk memberi “makan” platform baru ini.

Tag: Tren 2019, strategi bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56