Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:27 WIB. Korea Utara - Huawei diam-diam membantu Korea Utara membangun jaringan nirkable (Washington Post).
  • 01:32 WIB. RIP - Dirjen International Atomic Energy Agency (IAEA) Yukiyo Amano meninggal dunia
  • 01:17 WIB. Narkoba - Presiden Filipina desakkan ke parlemen untuk sahkan UU hukuman mati untuk narkoba ilegal dan koruptor
  • 22:52 WIB. Samsung - Samsung siap rilis kembali Galaxy Fold.
  • 22:33 WIB. Huawei - Fokus utama Huawei masih Android, belum pikirkan rencana B.
  • 22:21 WIB. Asus - Asus rilis ROG Phone II, pakai layar 120Hz dan Snapdragon 855 Plus.
  • 21:30 WIB. Hong Kong - Beijing mengatakan bahwa para demonstran sedang menguji kesabarannya.
  • 20:21 WIB. Go-Jek - Go-jek resmi ganti logo perusahaan.
  • 19:01 WIB. Milenial - Menperin: Skill yang harus dikuasai milenial adalah penguasaan data, artificial intelligence, IoT (device, network, aplikasi)
  • 18:53 WIB. Stimulus - Menteri Perindustrian: Segera diterbitkan regulasi PPnBM untuk otomotif berbasis emisi dan tax holiday untuk electric battery

APBN 2018, Uang Negara Dipakai untuk Apa Saja?

APBN 2018, Uang Negara Dipakai untuk Apa Saja? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi belanja negara dalam APBN 2018 telah mencapai Rp2.202,2 triliun atau 99,2 persen dari pagu yang ditetapkan sebesar Rp2.220,7 triliun.

"Pelaksanaan belanja negara dapat dikatakan efektif dan efisien meski terdapat fluktuasi nilai tukar dan penanganan bencana alam di berbagai daerah," kata Sri Mulyani dalam jumpa pers perkembangan APBN 2018 di Jakarta, Rabu (2/1/2019).

Sri menjelaskan realisasi belanja negara tersebut mencakup belanja pemerintah pusat Rp1.444,4 triliun atau 99,3 persen dari pagu Rp1.454,5 triliun serta transfer ke daerah dan dan dana desa Rp757,8 triliun atau 98,9 persen dari pagu Rp766,2 triliun.

Dari belanja pemerintah pusat, realisasi belanja Kementerian Lembaga mencapai Rp836,2 triliun atau 98,7 persen dari pagu Rp847,4 triliun dan belanja non Kementerian Lembaga sebesar Rp608,2 triliun atau 100,2 persen dari pagu Rp607,1 triliun.

Dalam periode ini, tambah dia, fokus pelaksanaan belanja Kementerian Lembaga didukung oleh kinerja lembaga pengguna anggaran yang tidak terganggu administrasi perubahan anggaran, karena tidak ada APBN-Perubahan, yang mampu mendorong adanya percepatan dan peningkatan penyerapan.

"Kondisi ini menyebabkan terjadinya perbaikan signifikan dari sisi penyerapan belanja Kementerian Lembaga, karena mereka fokus untuk menjalankan belanja sesuai yang dianggarkan pada awal tahun," kata mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini.

Selain itu, belanja Kementerian Lembaga didukung oleh berbagai kegiatan strategis seperti penyelenggaraan pilkada serentak, Asian Games, Asian Para Games dan Pertemuan Tahunan IMF-WB serta penanganan bencana alam di 2018.

Kemudian, terdapat alokasi penambahan Program Keluarga Harapan (PKH) bagi penerima manfaat baru, penguatan reformasi birokrasi di Kementerian Lembaga, penanganan defisit BPJS Kesehatan serta kegiatan mendesak lainnya.

"Meski tidak ada APBN-P, ada tambahan untuk Asian Games dan Asian Para Games sebesar Rp5 triliun, untuk rekonstruksi bencana Rp7 triliun, alokasi PKH Rp2 triliun, dan pemenuhan kegiatan mendesak termasuk BPJS Kesehatan Rp10,1 triliun. Ini menyebabkan realisasi ada peningkatan, bahkan ada tambahan di 2018," ujarnya.

Tag: Sri Mulyani Indrawati, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Kementerian Keuangan (Kemenkeu)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,741.34 3,703.91
British Pound GBP 1.00 17,552.48 17,370.42
China Yuan CNY 1.00 2,040.90 2,020.54
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,033.00 13,893.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,880.64 9,780.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.20 1,780.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.80 10,204.19
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,740.82 15,578.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,412.69 3,374.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,998.33 12,865.08

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67