Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,04% terhadap Euro pada level 1,0886 USD/EUR.
  • 16:35 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,09% terhadap Yuan pada level 7,02 CNY/USD.
  • 16:33 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 110,22 JPY/USD.
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 2% pada level 6.877.
  • 16:02 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,70% di akhir sesi II.

Dulu Calo Tiket, Pemilik Lion Air Kini Masuk Urutan Orang Terkaya di Indonesia

Dulu Calo Tiket, Pemilik Lion Air Kini Masuk Urutan Orang Terkaya di Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rusdi Kirana, seorang pria kelahiran 17 Agustus 1963 dari keluarga pedagang merupakan pengusaha sukses asal Indonesia yang sudah malang melintang di dunia tour and travel. Siapa yang tak kenal Lion Air, sebuah perusahaan penerbangan yang mulai mengudara di tahun 2000.

Siapa sangka, Rusdi sang pemilik Lion Air pernah menjadi penjual mesin ketik. Kemudian bersama saudara laki-lakinya Kusnan Kirana, Rusdi pun memulai untuk membuka usaha biro perjalanan bersama. Rusdi diketahui mengenal bisnis penerbangan ketika ia sedang kuliah di fakultas Ekonomi Universitas Pancasila.

Setelah menyelesaikan kuliahnya, Rusdi Kirana mempersiapkan bisnis Travel Agent bernama Lion Tour. Selama 10 tahun, Rusdi Kirana dikenal oleh orang-orang sebagai penjual tiket penerbangan atau menjadi calo tiket.

Pada tahun 1999, Rusdi melihat peluang besar dalam bisnis penerbangan, seiring deregulasi industri penerbangan yang dilakukan Departemen Perhubungan. Namun saat itu, Rusdi tidak memiliki cukup modal jika harus mendirikan maskapai penerbangan sendiri. Ia pun memutar otak dan mulai mengajak para koleganya di pasar Glodok untuk menanamkan modalnya di bisnis barunya ini. Ada sebagian yang percaya dan ada juga yang tidak percaya dengan ide bisnis Rusdi Kirana ini.

Upaya Rusdi pun tidak sia-sia, ternyata ia mampu mengumpulkan modal Rp80 miliar. Perusahaan yang awalnya bernama Mentari Lion Airlines itu pun sebagian sahamnya dikuasai oleh Rusdi Kirana dan saudaranya. Rusdi Kirana merangkap sebagai direktur dan saudaranya lebih banyak di belakang layar.
Di bulan Juli 2000, Lion Air berhasil terbang perdana dengan rute penerbangan dari Jakarta menuju Pontianak dengan pesawat Boeing 737-200 sewaan.

Meski belum mendapatkan kepercayaan yang cukup besar dari masyarakat, Rusdi terus berupaya memperkenalkan maskapainya sebagai satu-satunya maskapai penerbangan murah dengan slogannya: “We make people fly” atau “Kita membuat orang-orang terbang”. Dengan kerja kerasnya, Rusdi berkeinginan agar semua orang dapat melakukan perjalanan udara dengan harga yang terjangkau.

Hingga akhirnya, Lion sebagai maskapai baru pin menjadi bahan perbincangan karena mampu menyedot banyak penumpang meski kehadirannya sempat diragukan sebelumnya. Bahkan kini, maskapai tersebut telah menduduki peringkat kedua sebagai maskapai dengan penumpang paling banyak di tanah air.

Sampai akhirnya Lion Air mampu membeli 234 pesawat baru jenis Airbus A320 yang terdiri 109 pesawat A320neo, 65 A321neo, & 60 A320ceo. Dalam mereka akan mengeluarkan dana sebesar US$24 miliar (Rp233 triliun). Padahal, Tahun 2011 lalu, Lion Air telah mengumumkan pembelian 201 pesawat Boeing yang nilainya US$22 miliar (Rp214 triliun).

Kini, kekayaan yang dimiliki oleh Rusdi Kirana membawa dirinya berhasil menyandang predikat orang terkaya nomor tiga puluh tiga dari empat puluh orang terkaya di Indonesia tahun 2012. Kekayaan yang Kusnan dan Rusdi Kirana miliki berkisar antara US$900 juta per 2012, dan tentu saja semua itu tidak didapatkan dengan mudah.

Semua kerja keras yang ia dan sang kakak lakukan membuahkan hasil yang memuaskan sehingga Lion Air mampu menjadi salah satu maskapai yang saat ini paling diminati oleh banyak orang untuk melakukan perjalanan, baik dalam maupun luar negeri.

Baca Juga

Tag: Rusdi Kirana, Lion Air

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,740.79 3,702.58
British Pound GBP 1.00 18,246.58 18,063.63
China Yuan CNY 1.00 1,999.12 1,978.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,035.83 13,896.17
Dolar Australia AUD 1.00 9,270.67 9,175.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.61 1,783.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,034.19 9,932.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,258.35 15,100.97
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,311.12 3,275.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,718.22 12,588.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5787.138 -19.912 682
2 Agriculture 1254.692 3.520 22
3 Mining 1426.077 -6.091 49
4 Basic Industry and Chemicals 827.203 -24.357 77
5 Miscellanous Industry 1093.444 18.930 51
6 Consumer Goods 1873.362 -10.597 57
7 Cons., Property & Real Estate 443.350 -0.882 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1003.838 -2.751 78
9 Finance 1321.651 0.331 92
10 Trade & Service 688.750 -0.073 168
No Code Prev Close Change %
1 PURE 142 184 42 29.58
2 BRAM 4,500 5,500 1,000 22.22
3 JSKY 130 154 24 18.46
4 DART 250 296 46 18.40
5 IBST 5,100 6,000 900 17.65
6 GPRA 52 60 8 15.38
7 TIRA 204 234 30 14.71
8 BMSR 70 80 10 14.29
9 KIOS 256 290 34 13.28
10 SQMI 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 100 69 -31 -31.00
2 YPAS 182 133 -49 -26.92
3 MINA 90 66 -24 -26.67
4 VRNA 130 100 -30 -23.08
5 SINI 1,245 960 -285 -22.89
6 BBLD 428 344 -84 -19.63
7 INTD 268 216 -52 -19.40
8 RODA 68 55 -13 -19.12
9 MPRO 990 805 -185 -18.69
10 FITT 68 56 -12 -17.65
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 865 870 5 0.58
2 JSKY 130 154 24 18.46
3 DEAL 183 181 -2 -1.09
4 TLKM 3,640 3,590 -50 -1.37
5 MNCN 1,355 1,350 -5 -0.37
6 BBRI 4,490 4,500 10 0.22
7 PURE 142 184 42 29.58
8 BBCA 32,625 32,650 25 0.08
9 ANTM 685 660 -25 -3.65
10 PGAS 1,480 1,500 20 1.35