Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:47 WIB. Pokemon - Gim resmi Pokemon akan rilis di China.
  • 20:46 WIB. Suzuki - Suzuki bantah DR150 meluncur di Jakarta Fair.
  • 20:45 WIB. Avanza - Avanza meluncur di Malaysia, tembus Rp300 juta.
  • 20:43 WIB. Huawei - Susul AS, perusahaan asal Jerman, Infineon Tecchnologies setop pasok cip ke Huawei.
  • 20:38 WIB. NASA - NASA gandeng SpaceX untuk misi ke Bulan.
  • 20:37 WIB. Smartfren - Smartfren perluas jaringan ke Samarinda dan Balikpapan.
  • 20:36 WIB. Facebook - Penggugat Facebook soal kasus kebocoran data di PN Jaksel bertambah.
  • 20:35 WIB. Huawei - Intel, Qualcomm, dan Broadcom akan susul Google batasi layanannya ke Huawei.
  • 20:32 WIB. Go-Jek - Go-Jek kabarnya akan berekspansi ke Negeri Jiran, Malaysia.
  • 20:29 WIB. Huawei - Huawei sudah punya wacana bikin sistem operasi sendiri.

Barata Indonesia Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Brazil

Barata Indonesia Ekspor Komponen Pembangkit Listrik ke Brazil - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Barata Indonesia (Persero) mengawali tahun 2019 dengan melangsungkan ekspor komponen pembangkit Listrik yang di Produksi Divisi Komponen Turbin Cilegon dengan mengekspor Condenser & LP Outer Casing ke Brazil, Amerika Selatan, (2/1/2019).

Komponen pembangkit listrik buatan dalam negeri ini nantinya akan digunakan di pembangkit listrik GNA Novo Tempo Project  yang memiliki kapasitas 1.300 MW.

Direktur Utama Barata Indonesia, Oksarlidady Arifin mengatakan bahwa ekspor perdana Tahun 2019 komponen Pembangkit Listrik merupakan awal yang positif bagi perusahaan. Ditambah, Barata Indonesia akan meningkatkan nilai ekspor perusahaan pada tahun ini, terutama untuk komponen pembangkit listrik.

”Kami besyukur di awal tahun kami bisa mengekspor komponen pembangkit listrik karya Anak Bangsa ke Brazil. Kami berharap ekspor tidak berhenti disini, namun bisa berlanjut di sepanjang tahun," ujar pria yang akrab disapa Dady, Kamis (3/1/2019).

Dirinya menambahkan, tahun ini Perseroan berniat meningkatkan nilai ekspor, termasuk untuk komponen pembangkit listrik dengan target nilai ekspor di angka US$17 juta.

Peningkatkan tersebut, diharapkan selain untuk turut menambah devisa negara mampu juga menambah nilai total ekspor perusahaan pada tahun ini. Sebab selain komponen pembangkit listrik, tiap tahunnya Barata Indonesia juga melakukan ekspor komponen Kereta Api ke berbagai negara. Tahun ini, Barata Indonesia menargetkan nilai ekspor Foundry (Pengecoran) di angka US$23 juta.

Semenjak melakukan aksi perusahaan dengan mengakuisisi Pabrik Siemens  Indonesia di Cilegon, yakni Siemens Power dan Gas-Turbine Components, Barata Indonesia menargetkan untuk memperkuat posisi perusahaan di bidang Pembangkit Listrik.

Sebagai koordinator dalam program lokal konten pembangkit listrik, Barata berharap aset baru yang dimilikii di bidang pembangkit listrik tersebut, dapat meningkatkan penjualan Barata Indonesia untuk pasar lokal maupun internasional.

Sebelum melakukan ekspor ke Brazil, sebelumnya Barata Indonesia juga telah melakukan ekspor komponen Pembangkit Listrik, Blade Ring dan Combustion Chamber ke Kaohsiung, Taiwan pada medio Oktober lalu.

Tag: PT Barata Indonesia (Persero)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,880.41 3,841.09
British Pound GBP 1.00 18,536.70 18,346.04
China Yuan CNY 1.00 2,109.06 2,088.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,550.00 14,406.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,059.87 9,957.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,853.83 1,835.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.20 10,468.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,240.71 16,075.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,485.03 3,448.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,203.27 13,069.04

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5907.121 80.253 633
2 Agriculture 1351.935 -9.947 21
3 Mining 1609.598 10.601 47
4 Basic Industry and Chemicals 707.320 17.072 71
5 Miscellanous Industry 1203.823 30.883 46
6 Consumer Goods 2359.388 12.835 52
7 Cons., Property & Real Estate 435.075 5.924 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1079.565 21.890 74
9 Finance 1184.407 20.731 90
10 Trade & Service 783.451 0.917 156
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 140 180 40 28.57
2 JAST 460 575 115 25.00
3 HRME 260 324 64 24.62
4 MTPS 915 1,140 225 24.59
5 DUTI 4,440 5,500 1,060 23.87
6 BELL 386 458 72 18.65
7 MKPI 12,000 13,975 1,975 16.46
8 JSKY 1,065 1,230 165 15.49
9 MYTX 65 74 9 13.85
10 SSTM 352 400 48 13.64
No Code Prev Close Change %
1 RELI 244 202 -42 -17.21
2 LPGI 4,100 3,400 -700 -17.07
3 INPP 840 710 -130 -15.48
4 BIPP 88 75 -13 -14.77
5 PEHA 1,800 1,550 -250 -13.89
6 MTSM 202 176 -26 -12.87
7 IBFN 228 200 -28 -12.28
8 NICK 322 286 -36 -11.18
9 TRIS 266 238 -28 -10.53
10 NIPS 288 260 -28 -9.72
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,790 3,750 -40 -1.06
2 SRIL 328 342 14 4.27
3 MNCN 920 925 5 0.54
4 CPRI 67 73 6 8.96
5 TLKM 3,510 3,600 90 2.56
6 BBCA 25,900 26,900 1,000 3.86
7 ESTI 96 95 -1 -1.04
8 BMRI 7,075 7,225 150 2.12
9 SMGR 10,550 11,250 700 6.64
10 UNTR 24,825 24,500 -325 -1.31