Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:06 WIB. KAEF - Kimia Farma menyiapkan capex tahun ini sekitar Rp4 triliun.
  • 20:06 WIB. KAEF - Kimia Farma melanjutkan rencana ekspansi anorganik pengembangan farmasi pada 2019.
  • 20:05 WIB. Mandiri - Mandiri menargetkan pendapatan komisi dari digital banking Rp2,97 triliun di 2019.
  • 20:05 WIB. PEP - Pertamina EP menargetkan laba bersih Rp10 triliun.
  • 20:05 WIB. PLN - Sebanyak 37 tiang listik PLN yang mengalami kerusakan akibat banjir di Sulsel.
  • 20:04 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah akan meningkatkan literasi keuangan syariah melalui promosi di medsos.
  • 20:04 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah membidik pertumbuhan dana masyarakat sebesar 16% sepanjang 2019.
  • 20:03 WIB. Perinus - Perinus siap jadi Bulog perikanan asal ada kepastian hukum dan subsidi.
  • 20:03 WIB. BNI - BNI menyiapkan anggaran hingga Rp4 triliun untuk melakukan aksi korporasi.
  • 20:03 WIB. BNI - Pertumbuhan Laba Bersih BNI juga ditopang oleh pertumbuhan Pendapatan Non Bunga sebesar 5,2% yoy.
  • 20:02 WIB. BNI - Pertumbuhan laba disokong oleh kinerja kredit yang meningkat 16,2% yoy.
  • 20:01 WIB. PTPN III - PTPN III menerbitkan surat utang jangka menengah dengan total jumlah pokok Rp500 miliar.
  • 20:01 WIB. ANTM - ANTM Semarang menargetkan dapat menjual 15 kg emas setiap bulannya sepanjang 2019.
  • 17:44 WIB. Netflix - Pengguna Netflix bisa bagikan film yang ditonton ke Instagram.
  • 17:42 WIB. Blue Origin - Blue Origin akan uji roket turis Antariksa malam ini.

Berawal dari Pinjaman Sebesar Rp260 Ribu, Kini FloWater Sukses Raih Rp214 Miliar

Foto Berita Berawal dari Pinjaman Sebesar Rp260 Ribu, Kini FloWater Sukses Raih Rp214 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

FloWater berhasil mengumpulkan US$15 juta (sekitar Rp214 miliar) dalam putaran pendanaan pertamanya. Putaran tersebut dipimpin oleh perusahaan Swedia penjual alat pemurni air, Bluewater.

Melansir Techcrunch, FloWater yang berbasis di Burlingame, California bergerak untuk memasarkan air murni di stasiun pengisian ulang mereka. Mereka melayani sekolah, perguruan tinggi, pusat kebugaran, hotel, dan kantor.

CEO FloWater, Rich Razgaitis, mengatakan, perusahaannya didirikan untuk mengatasi 4 masalah lingkungan. Pertama, obesitasi di Amerika Serikat yang berkaitan dengan konsumsi minuman manis dan berkarbonasi. Kedua, hampir 40 miliar botol air plastik sekali pakai dibuang per tahunnya. Ketiga, produksi air kemasan menghabiskan jutaan barel minyak dan ratusan juta pon CO2. Terakhir, racun dalam botol plastic sekali pakai, yakni bahan kimia endokrin.

Berdasarkan data dari dokumen SEC terbaru perusahaan, mereka telah memiliki 13 investor untuk mendukung berjalannya bisnis mereka. Hal itu hanya diawali dengan pinjaman bank sebesar US$18.600 yang dilakukan oleh pendiri FloWater, Wyatt Taubman. Kini ia telah mendirikan perusahaannya sendiri sejak mengundurkan diri sebagai dewan FloWater pada 2015.

Melalui LinkedIn, Taubman mengatakan, “Saya meminjam ke bank untuk membuka stasiun pengisian ulang air mineral, sebelum meminta bantuan US$125 ribu dari teman dan keluarga. Pada pinjaman kedua sebesar US$62 ribu, saya luncurkan stasiun isi ulang tambahan.”

Kemudian, perusahaan tersebut mengumpulkan pendanaan sebesar US$950 ribu dari Tech Coast Angels dan Hawaii Angels. Lalu mereka merekrut Razgaitis untuk mendesain ulang tampilan produk dan berhasil mengumpulkan US$2,6 juta dalam pendanaan Seri A di tahun 2016.

Pelanggan dari FloWater sendiri, antara lain: Google, Airbnb, Spesialized Bikes, dan ironisnya, Red Bull. Saat ini perusahaan berumur 8 tahun itu telah memiliki stasiun isi ulang di hampir 50 negara.

Tag: FloWater, Digital Economy

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Getty Image

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78