Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:15 WIB. BTPN - Usai lakukan merger, BTPN targetkan total asetlebih dari 180 triliun. 
  • 16:13 WIB. BTPN - Tembus Rp100 triliun, aset BTPN per Desember 2018 mencapai Rp101,9 triliun. 
  • 16:00 WIB. IHSG - Kamis sore, IHSG ditutup menguat 0,24% ke level 6.466,66. 
  • 15:35 WIB. Wisman - UNWTO: Kunjungan wisman alami pertumbuhan 6% pada 2018.
  • 15:34 WIB. Ekspor - Ekspor produk perkeretaapian ke Bangladesh dan Filipina menunjukkan industri dalam negeri diakui di pasar global.
  • 15:32 WIB. Emas - Harga emas Antam turun jadi Rp667.000 per gram.
  • 15:31 WIB. Sarung - Kemenperin akan kembangkan potensi sarung sebagai gaya hidup masyarakat Indonesia.
  • 15:30 WIB. SIPI - HNSI Batang berharap pemerintah tidak mempersulit penerbitan Surat Izin Penangkapan Ikan (SIPI).
  • 15:28 WIB. Dagang - Menperin: perang dagang antara AS dan China buka peluang baru bagi Indonesia.
  • 15:26 WIB. Inflasi - BI Purwokerto perkirakan inflasi Januari masih terkendali.
  • 15:25 WIB. BjTB - Kemendag musnahkan barang hasil pengawasan 2018 yang didominasi produk BjTB, ada 2.401.050 batang.
  • 15:23 WIB. GDI - Kemendag kembali menggelar ajang "Good Design Indonesia" untuk dorong kinerja ekspor.
  • 15:22 WIB. Ikan - PPN Sungailiat melakukan pemeriksaan uji Organoletik dan formalin pada ikan dari Palembang.
  • 15:20 WIB. Beras - Jokowi menerima para pengusaha beras untuk mengetahui kondisi perbesaran baik di Jakarta atau daerah lain.
  • 15:18 WIB. Kendaraan - DPR dorong perusahaan di China turut membantu percepat realisasi kendaraan listrik nasional di Indonesia.

4 Kesalahan Terbesar yang Membuat Bisnis Pengembangan Aplikasi Terperosok

Foto Berita 4 Kesalahan Terbesar yang Membuat Bisnis Pengembangan Aplikasi Terperosok
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Siapa yang ingin bisnis yang sudah disusun sedari bawah kemudian runtuh begitu saja hanya karena beberapa kesalahan? Salah satunya bisnis pengembangan aplikasi. Ada beberapa hal yang bisa menjadi kesalahan terbesar dan itu menjadi penyebab keruntuhan.

Seorang pemilik bisnis sejati harus memiliki pemahaman yang tepat tentang bagaimana sebenarnya menghadapi situasi, untuk tidak melepaskan ujungnya ketika waktunya tepat dan tidak memperketat mereka sampai ke titik ekstrem ketika waktu rendah.

Menyeimbangkan semuanya diatur pada prioritas. Berikut ulasan 4 kesalahan terbesar yang dapat mengakhiri bisnis pengembangan aplikasi Anda, dan ini harus benar-benar dihindari:

Mengabaikan dokumen

Sulit meyakinkan klien untuk menyerahkan proyek mereka. Namun, ketika Anda berhasil meyakinkannya, Anda harus memegang komitmen itu. Buat kesepakatan. Kesepakatan bisnis antara kedua belah pihak itu penting untuk menciptakan rasa kepercayaan bisnis.

Kedua belah pihak yang saling kerja sama harus sama-sama merasa untung. Semua dokumen harus legal dan jangan pernah berpikiran “hal-hal yang legal akan menghabiskan banyak uang”. Itu pemikiran yang salah.

Melakukan rekrutmen asal-asalan

Ada saat-saat putus asa dalam bisnis pengembangan aplikasi untuk merekrut desainer dan pengembang secara mendesak. Nah, jangan biarkan kebutuhan mendesak ini membuat Anda asal-asalan melakukan rekrutmen. Sebab, bisnis bukan hanya tentang pengusaha, tetapi orang-orang yang bekerja di dalamnya sama-sama bertanggung jawab untuk membangunnya atau menghancurkannya.

Menurunkan anggaran demi mendapat klien

Sebagai startup, bisnis ini akan selalu berusaha untuk mendapatkan peningkatan jumlah klien dari pasar. Dalam mengindahkan mendapatkan pangsa pasar dan membuat tempat, harga akan disimpan lebih rendah daripada pesaing lainnya. Itu strategi yang bagus tapi benar-benar yang lama.

Peluang kehilangan klien pada tahap awal jauh lebih tinggi begitu Anda setara dengan anggaran yang ditawarkan perusahaan lain. Kuncinya di sini adalah menawarkan sesuatu untuk meminta sedikit lebih banyak. Tawarkan kepada klien sesuatu yang tidak dapat mereka tolak. Menurunkan anggaran Anda adalah taktik basi untuk mendapatkan kesuksesan awal yang dapat menciptakan dampak negatif dalam jangka panjang.

Keputusan yang tergesa-gesa

Mengambil risiko adalah sesuatu yang wajib sebagai pemilik bisnis. Namun, risiko harus diperhitungkan dan dapat dipertangungjawabkan. Jika beberapa risiko menghasilkan keuntungan tidak berarti bisnis harus dipertaruhkan. Keputusan yang terburu-buru dan mengintimidasi seperti itu bisa menjadi salah satu kesalahan terbesar dalam bisnis pengembangan aplikasi.

Mengambil terlalu banyak proyek dengan sumber daya terbatas dan membebani mereka dengan pekerjaan adalah langkah menuju penurunan kualitas. Beberapa karya terdegradasi berkualitas dan reputasi yang hebat hilang dalam sekejap. Membangun reputasi membutuhkan waktu lama, tetapi untuk kehilangannya hanya membutuhkan waktu secepat mengedipkan mata.

Tag: strategi bisnis, Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6466.655 15.485 627
2 Agriculture 1633.159 -7.268 21
3 Mining 1868.700 3.856 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.170 5.951 71
5 Miscellanous Industry 1440.353 34.017 46
6 Consumer Goods 2619.323 8.993 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.284 -0.385 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1141.796 -10.277 71
9 Finance 1232.034 1.372 91
10 Trade & Service 806.385 2.552 155
No Code Prev Close Change %
1 NATO 274 342 68 24.82
2 CLAY 595 740 145 24.37
3 ERTX 118 140 22 18.64
4 TINS 935 1,100 165 17.65
5 YPAS 560 650 90 16.07
6 NOBU 855 980 125 14.62
7 LION 575 650 75 13.04
8 SAFE 194 218 24 12.37
9 IMJS 715 800 85 11.89
10 TIRT 76 85 9 11.84
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 318 252 -66 -20.75
2 LPIN 1,050 835 -215 -20.48
3 BBLD 468 376 -92 -19.66
4 KONI 500 420 -80 -16.00
5 APEX 1,395 1,205 -190 -13.62
6 ASBI 328 284 -44 -13.41
7 CANI 238 208 -30 -12.61
8 SIMA 308 270 -38 -12.34
9 BRAM 6,900 6,125 -775 -11.23
10 MKPI 18,975 17,000 -1,975 -10.41
No Code Prev Close Change %
1 HOME 144 144 0 0.00
2 SWAT 123 132 9 7.32
3 ISAT 2,960 2,880 -80 -2.70
4 TLKM 3,920 3,860 -60 -1.53
5 BBCA 27,500 27,300 -200 -0.73
6 ANTM 860 895 35 4.07
7 TINS 935 1,100 165 17.65
8 PWON 690 705 15 2.17
9 UNTR 26,600 26,625 25 0.09
10 DOID 660 620 -40 -6.06