Portal Berita Ekonomi Minggu, 20 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kemenlu Klaim Upayakan Pembebasan "WNI Minta Tolong"

Foto Berita Kemenlu Klaim Upayakan Pembebasan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kementerian Luar Negeri Indonesia mengonfirmasi bahwa video yang beredar di Malaysia menunjukkan seorang pria meminta tolong adalah salah satu warga negara Indonesia yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina.

Pria dalam video tersebut diidentifikasi sebagai Samsul Sangunim, yang diculik di Pulau Gaya, Semporna, Malaysia pada 11 September 2018 bersama satu WNI lain, Usman Yunus. Usman berhasil melarikan diri dari penculiknya pada 5 Desember dan telah kembali ke keluarganya di Indonesia.

"Sejak penyanderaan WNI pertama kalinya pada 2016, penyebaran video semacam ini sudah beberapa kali dilakukan oleh penyandera," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemenlu, Lalu Muhammad Iqbal melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/1/2019).

Dalam video berdurasi sekitar 10 detik itu, Samsul yang hanya mengenakan celana pendek berwarna merah muda tampak menangis sambil berkata, "Tolong saya, Bos, tolong saya, Bos, tolong..."

Samsul berlutut di dalam lubang yang baru digali, sementara di belakangnya tampak dua orang berdiri dan menodongkan senjata laras panjang yang diarahkan padanya.

Menurut sumber-sumber yang berbasis di Filipina, video itu dikirim oleh kelompok Abu Sayyaf ke pemilik kapal penangkap ikan untuk meminta uang tebusan untuk pembebasan Samsul.

Samsul ditahan bersama dengan tiga korban penculikan lain, yaitu seorang warga Malaysia dan dua warga Indonesia yang ditangkap oleh orang-orang bersenjata dari kapal penangkap ikan di perairan dekat dengan rantai pulau-pulau Tawi Tawi di Filipina.

Dipercayai bahwa sebagian besar negosiasi untuk para sandera dilakukan secara langsung dengan keluarga atau pemilik kapal.

Menurut laporan media Filipina, kelompok Abu Sayyaf menuntut 4 juta peso (Rp1 miliar) untuk pembebasan Usman dan Samsul. Para korban penculikan diyakini ditahan oleh Hatib Sawadjan dan Indang Susukan.

Menanggapi tentang video yang tersebar luas di media sosial itu, Iqbal menegaskan bahwa Pemerintah Indonesia terus melakukan upaya-upaya pembebasan terhadap tiga WNI yang saat ini masih disandera di Filipina Selatan dengan menggunakan seluruh aset yang dimiliki di Indonesia maupun di Filipina.

"Dalam proses tersebut, keselamatan sandera selalu menjadi perhatian utama," tutup Iqbal.

Sejak 2016, tercatat 36 WNI yang mayoritas bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) diculik dan dijadikan sandera di Filipina Selatan. Dari jumlah tersebut, 33 orang telah dibebaskan, sementara tiga orang lain masih disandera hingga saat ini.

Tag: Warga Negara Indonesia (WNI), penculikan, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Suwandy

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56