Portal Berita Ekonomi Selasa, 25 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:16 WIB. Walmart - Walmart Meksiko mulai terima pesanan via WhatsApp.
  • 20:05 WIB. Xiaomi - Xiaomi siap rilis dua smartphone seri baru Mi CC9.
  • 19:53 WIB. Asus - Kantongi sertifikat TKDN, Asus Zenfone 6 segera masuk Indonesia.
  • 19:29 WIB. Google - Proyek smart city Google di Kanada janji rahasiakan data pribadi.
  • 19:14 WIB. Tesla - AS kabulkan permohonan Tesla untuk keringanan cukai impor aluminium.
  • 19:01 WIB. Xiaomi - Xiaomi setop produksi smartphone Mi Note dan Mi Max.
  • 18:47 WIB. Asus - Asus bawa laptop gaming ROG dan TUF baru ke Indonesia.
  • 16:59 WIB. Indosat - Indosat Ooredoo kenalkan kualitas jaringan 4G Plus.

Tesla Desak Pembebasan Tarif untuk "Otak Mobil" Buatan China

Tesla Desak Pembebasan Tarif untuk
WE Online, Jakarta -

Tesla Inc meminta administrasi Trump untuk membebaskan "otak" komputer mobil buatan China yang disematkan pada sedan Model 3 barunya dari tarif 25%, yang diberlakukan pada bulan Agustus.

"Peningkatan tarif pada bagian ini menyebabkan kerugian ekonomi pada Tesla, melalui peningkatan biaya dan dampak terhadap profitabilitas," kata perusahaan itu seperti dikutip dari Reuters, Minggu (6/1/2019).

Dipimpin oleh miliarder teknologi, Elon Musk, Tesla merupakan salah satu dari sejumlah perusahaan, termasuk produsen mobil Nomor satu Amerika Serikat General Motors Co, yang memperingatkan meningkatnya biaya terkait perang tarif antara dua ekonomi terbesar dunia tersebut.

Komputer buatan China, yang digunakan oleh Tesla di mobil yang dirakit di Fremont, California, adalah di antara 16 miliar dolar AS barang-barang impor yang terkena tarif 25 persen oleh Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat pada tahun 2018.

Dalam permintaan --yang sudah dihapus-- yang diunggah di situs web pemerintah oleh USTR pada 17 Desember, Tesla tidak mengidentifikasi pemasok komputer.

Tetapi dikatakan tidak dapat menemukan produsen lain "dengan spesifikasi yang diperlukan, pada volume yang diminta dan berdasarkan jadwal yang diperlukan untuk pertumbuhan Tesla yang terus berlanjut."

Tesla, yang menyebut komputer Model 3 "otak kendaraan", menambahkan bahwa "memilih pemasok lain akan menunda program (Model 3) selama 18 bulan dengan pengaturan ruang bersih, validasi jalur, dan pelatihan staf."

Menggunakan pemasok baru "secara substansial meningkatkan risiko kualitas bagian yang buruk yang dapat menyebabkan masalah kualitas kendaraan secara keseluruhan yang akan berdampak pada keselamatan kendaraan kami dan penerimaan konsumen terhadap produk akhir," tambah Tesla dalam permintaannya untuk keringanan tarif.

Tesla menolak mengomentari masalah tarif, pada Jumat (4/1). Tetapi telah secara agresif memotong biaya karena bekerja untuk memenuhi tujuan produksi untuk Model 3, yang telah menjadi sedan mewah terlaris di pasar AS bersama Model S yang lebih besar.

Pembuat mobil lain telah mencari pengecualian serupa tetapi belum menerima jawaban.

GM pada akhir Juli meminta pembebasan terhadap tarif 25% AS pada kendaraan utilitas sport Buick Envision buatan China. Envision menyumbang hampir 15% dari penjualan Buick A.S. tahun lalu, bahkan saat penjualan turun 27%.

Pada Oktober, GM juga mencari pengecualian untuk sekitar dua lusin onderdil, termasuk saklar pengapian tombol dan bantalan transmisi. Nissan Motor Co dan Fiat Chrysler Automobiles NV juga telah mengajukan permintaan pengecualian untuk suku cadang, sementara Uber Technologies Inc [UBER.UL] meminta pengecualian untuk sepeda listrik yang disewa melalui aplikasi Uber.

Pemerintahan Trump telah mengenakan tarif 25% pada total US$50 miliar dalam ekspor tahunan China dan 10% tarif pada tambahan US$200 miliar pada ekspor Cina. Tarif itu sebagai tanggapan atas apa yang disebut administrasi Trump sebagai praktik perdagangan tidak adil Tiongkok.

Tag: Tesla Motors Inc, Elon Musk

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Pixabay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83