Portal Berita Ekonomi Senin, 21 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:30 WIB. WeChat - WeChat kabarnya segera ekspos pengutang di China.
  • 06:19 WIB. Netflix - Pelanggan Netflix tembus 139 juta.
  • 06:17 WIB. Apple - Apple obral murah iPhone SE, harganya lebih murah dari Pocophone.
  • 18:51 WIB. PLN - PLN sedang mengupayakan pemenuhan daya listrik untuk kompor listrik.
  • 18:49 WIB. PLN - PLN masih mempunyai batas hutang 300% atau hingga Rp2.000 triliun.
  • 18:46 WIB. Kemenpupera - Kemenpupera menargetkan pembangunan 51.000 unit rumah untuk MBR melalui skema pembiayaan BP2BT.
  • 18:22 WIB. AFPI - AFPI menargetkan penyaluran pinjaman Rp40 triliun pada 2019.
  • 17:55 WIB. AP I - Bandara NYIA sudah mencapai 30% fisik pembangunan.
  • 17:54 WIB. AP I - AP I buka peluang rute penerbangan dari Asia dan Timur Tengah via Bandara NYIA.
  • 17:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel melalui T-Cash jalin kerja sama strategis dengan CRP Group.

Ratusan Diaspora Bergabung di Bukalapak Lewat #BukaJalanPulang

Foto Berita Ratusan Diaspora Bergabung di Bukalapak Lewat #BukaJalanPulang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bukalapak menaruh kepedulian terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM) khususnya kepada talenta-talenta terbaik untuk tumbuh bersama Bukalapak membangun bangsa. Guna mendukung komitmen tersebut, Bukalapak membuat sebuah kampanye bertajuk #BukaJalanPulang, Senin (7/1/2019).

Gema Buana Putra selaku Vice President of Talent Bukalapak mengatakan, Bukalapak kini lebih dari sekadar marketplace dan Bukalapak percaya bahwa sampai saat ini potensi yang dimiliki oleh putra-putri bangsa mampu bersaing dengan talenta asing untuk mendukung Bukalapak menjadi lebih maju lagi.

"Kami bekerja sama dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) di berbagai negara untuk melaksanakan kampanye #BukaJalanPulang. Sejumlah program kami selenggarakan baik di Indonesia maupun di luar negeri untuk membangun hubungan baik dengan teman-teman yang masih aktif bekerja dan bersekolah di luar negeri maupun mereka yang sudah kembali ke Tanah Air," ungkap Gema di Jakarta, Senin (7/1/2019)

Gema menambahkan bahwa sepanjang tahun 2018 lalu, Bukalapak telah mengunjungi sembilan kota di tiga negara yaitu Amerika, Jepang dan Australia.

"Bukalapak telah mengadakan sebanyak 29 kegiatan yang mengajak para diaspora untuk kembali ke tanah air dan berkarya bersama Bukalapa," tambah Gema.

Sebagai pendukung acara, para top-level management Bukalapak seperti Chief Operation Officer Bukalapak, Willix Halim, Vice President of Engineering Bukalapak, Ibrahim Arief dan Vice President of Product Design, Yoel Sumitro dihadirkan untuk berbagi wawasan mengenai potensi ekonomi dan teknologi di Indonesia serta tentunya berbagi cerita alasan mereka kembali ke tanah air untuk berkarya membangun bangsa di Bukalapak. Kegiatan ini disambut baik oleh lebih dari 800 diaspora yang menghadiri acara-acara tersebut selama tahun 2018.

Kampanye tersebut merupakan sebuah program yang berfokus pada diaspora Indonesia yang sedang menempuh pendidikan maupun yang bekerja di luar negeri untuk kembali pulang dan membangun Indonesia bersama Bukalapak. Kampanye yang telah berlangsung sejak tahun 2017 ini, telah berhasil mengajak ratusan diaspora kembali ke tanah air untuk berkarya dan berinovasi di Bukalapak membangun bangsa.

Mayoritas diaspora yang bergabung di Bukalapak berkarya di divisi Engineering dan juga tersebar di beberapa divisi lainnya. Para diaspora yang berasal dari negara seperti Amerika, Inggris, Belanda dan Australia ini ditempatkan di berbagai level mulai dari entry level hingga top-level management. Untuk kriterianya sendiri, Bukalapak mencari talenta yang mempunyai kedekatan visi dan misi dengan Bukalapak serta memiliki kompetensi yang menunjang untuk pengembangan Bukalapak.

Salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Tokyo Institute of Technology, Tiffany, mengatakan, mungkin jika dibandingkan dengan negara maju lainnya, Indonesia masih punya banyak kekurangan. Tetapi setelah mendengar presentasi dari Bukalapak, membuatnya ingin berkontribusi untuk membangun Indonesia dan percaya jika Indonesia masih bisa berkembang lagi.

Dengan adanya kampanye #BukaJalanPulang dan berbagai program yang dijalankan, tambah Gema, Bukalapak berharap semakin banyak diaspora Indonesia yang terinspirasi untuk kembali dan membangun bangsa Indonesia salah satunya dengan berkarya di perusahaan-perusahaan Indonesia.

Tag: Bukalapak, Digital Economy

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56