Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:16 WIB. Sandiaga - Zaman sekarang cara mendapatkan pekerjaan itu lebih penting.
  • 16:16 WIB. Sandiaga - Kaum milenial merasa negeri kita sangat kaya dan Pancasila jadi embodied bagi mereka.
  • 16:15 WIB. Sandiaga - Di 1000 titik kunjungan saya, kaum milenial tak goyah oleh ideologi khilafah.
  • 16:15 WIB. Sandiaga - Pancasila tak bisa digoyahkan oleh ideologi apapun.
  • 16:11 WIB. Yusril Ihza Mahendra - Presiden punya kewenangan menghilangkan syarat-syarat dalam Permenkumham No 3 Tahun 2018.
  • 16:11 WIB. Yusril Ihza Mahendra - Abu Bakar Ba'asyir tetap bebas meski menolak menandatangani janji setia kepada Pancasila.
  • 12:01 WIB. Tiket.com - Tiket.com jalin kerja sama dengan Mahata Group untuk tingkatkan standar traveler milenial. 
  • 12:00 WIB.

    Efek Syariah - OJK tetapkan saham NATO sebagai efek syariah.

  • 09:57 WIB. Debat - Saat debat pertama, pengamat nilai Jokowi kuasai persoalan.
  • 09:57 WIB. Suap - KPK masih dalami fakta yang muncul dalam persidangan kasus suap PLTU Riau-1.
  • 09:56 WIB. Hoaks - Penyebaran hoaks masuk dalam kategori teror.
  • 09:56 WIB. Pendidikan - Kegiatan KBM di Yayasan Pendidikan AK tetap berjalan kondusif. 
  • 09:56 WIB. Narkoba - Yayasan Pendidikan AK diduga jadi gudang penyimpanan narkoba di Jakarta Barat.
  • 09:23 WIB. Perundingan - Penasihat ekonomi AS sebut ada perkembangan dalam perundingan damai dagang AS-China. 
  • 08:23 WIB. PSSI - Kongres PSSI 2019 akan digelar di Bali, Minngu (20/01/2019). 

KPK Jelaskan Alur Korupsi Kemenpora- KONI

Foto Berita KPK Jelaskan Alur Korupsi Kemenpora- KONI
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

KPK mendalami proses pengajuan proposal Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam penyidikan kasus suap penyaluran bantuan dari pemerintah melalui Kemenpora kepada KONI tahun anggaran 2018.

Penyidik mendalami tugas dan pokok atau fungsi dari masing-masing saksi dan apa kewenangan dari masing-masing saksi dalam hal adanya proposal yang diajukan untuk hibah yang berasal anggarannya dari Kemenpora, kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah.

"Termasuk juga terkait dengan peran tim verifikasi jadi ketika proposal diajukan sejauh mana peran tim verifikasi bisa melihat apakah hibah tersebut dapat diberikan atau tidak dapat diberikan," ujar Febri Diansyah di Jakarta, Senin (7/1/2019).

Penyidik KPK pada hari ini memeriksa Asisten Deputi III/Tenaga Keolahragaan Herman Chaniago, Kabid Asdep Pembibitan/Tim Verifikasi Bambang Siswanto dan Plt. Asisten Deputi IV Organisasi Prestasi Arsani.

"Apakah hibah rasional diberikan atau tidak, misalnya, juga terkait dengan apakah kegiatannya itu benar ada dan memungkinkan dilakukan dalam waktu yang tersedia tersebut, itu juga kami dalami dalam rangkaian pemeriksaan," ungkap Febri.

Sedangkan terkait jumlah proposal yang masuk dari KONI kepada Kemenpora, KPK menduga tidak hanya ada satu proposal yang diajukan oleh KONI ke Kemenpora.

"Kami juga sedang mendalami sejumlah proposal yang diajukan KONI ke Kemenpora itu tentu juga merupakan tindak lanjut dari penggeledahan yang kami lakukan sebelumnya baik di kantor Kemenpora ataupun di kantor KONI," tambah Febri.

Sementara terkait proses verifikasi, KPK mendalami bagaimana proses pembahasan, telaah dan juga termasuk rekomendasi yang disampaikan oleh tim verifikasi.

"Apakah rekomendasinya itu pada atasan masing-masing terkait dengan, misalnya, dikabulkan atau tidak dikabulkannya sebuah proposal hibah yang diajukan oleh KONI atau pun untuk kebutuhan kebutuhan lain, padahal itu uang rakyat dan mekanismenya juga harus bisa dipertanggungjawabkan secara cermat dan akuntabel," jelas Febri.

Padahal, tidak boleh ada hibah yang diberikan tanpa dasar dan kebutuhan yang riil.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima tersangka dalam kasus itu, yakni diduga sebagai pemberi adalah Sekretaris Jenderal KONI Ending Fuad Hamidy (EFH) dan Bendahara Umum KONI Jhonny E. Awuy (JEA).

Tag: Febri Diansyah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56