Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 April 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:14 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 4,41% pada level 2.470.
  • 09:13 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 4,44% pada level 20.943.
  • 09:11 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 4,41% pada level 7.360.
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG trekoreksi 1,30% di awal sesi I.

Terapkan Pendekatan Komunitas, Arisan Mapan Ingin Tingkatkan Pendaftaran Masyarakat

Terapkan Pendekatan Komunitas, Arisan Mapan Ingin Tingkatkan Pendaftaran Masyarakat - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perbedaan kebutuhan di setiap keluarga Indonesia mendorong Mapan untuk membentuk aplikasi Arisan Mapan. Dengan pendekatan komunitas, perusahaan rintisan itu memiliki tujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat Indonesia sekaligus meningkatkan taraf pendapatan mereka.

Ketika ditemui Warta Ekonomi, CEO Mapan, Hendra Tjanaka, menuturkan, sejak awal didirikan, mereka telah menerapkan pendekatan komunitas bernama Gugus Mapan. Mereka selalu melakukan leverage pada komunitas itu supaya makin memudahkan para anggota arisan di kota dan daerah untuk memperoleh barang yang mereka butuhkan.

"Pendekatan komunitas ini kalau terus dipupuk seharusnya bisa membantu perekonomian Indonesia," ujar Hendra, Senin (7/1/2019).

Dalam Gugus Mapan, para anggota dan ketua arisan diberikan keterampilan untuk memulai usaha. Dengan begitu, mereka akan memiliki tambahan pendapatan sehingga perencanaan keuangannya pun terbantu.

"Kalau sendiri kan takut-takut, padahal pasti mereka punya keterampilan. Jadi kami ajarkan minimal 1 kelurahan punya 1 usaha. Akhirnya bisa punya usaha bersama Itu yg kami ajarkan lewat Gugus Mapan. Pendapatannya bisa bertambah, dan itu bisa membantu perencanaan keuangan mereka," papar Hendra lagi.

Arisan Mapan juga memberdayakan penyedia barang lokal dari sektor UMKM. Menurut Hendra, hal tersebut membantu para pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha dengan pasar yang lebih luas.

Hendra menambahkan, "Untuk sprei kattun, kami berdayakan UMKM dari Desa Soreang, Jawa Barat. Fokusnya, melihat kebutuhan keluarga indonesia, kemudian cari siapa yang bisa supply kebutuhan itu."

Bahkan, mereka juga memproduksi barang sendiri. Salah satu merek yang dikeluarkan adalah Kane Living, yakni furnitur untuk rumah, contohnya adalah sofa.

"Ada pula produk yang kami buat sendiri. Contohnya, Kane Living Furnitur. Filosofi namanya itu dari kata enak atau cozy," ungkap Hendra.

Arisan Mapan terdaftar dalam Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI) dan Kementerian Perdagangan karena termasuk dalam aplikasi kategori perdagangan. Perusahaan rintisan tersebut berafiliasi dengan Go-Jek karena proses akuisisi.

Hingga saat ini, aplikasi Arisan Mapan telah diunduh oleh lebih dari 500 ribu orang di Google Play Store. Sementara, anggotanya berjumlah 2,3 juta sampai akhir 2018, bertumbuh 1,3 juta sejak 2017 lalu.

Ada jutaan anak yang terkendala belajar online karena keterbatasan akses internet. Ada banyak tenaga medis yang tidak dibekali APD lengkap. Mari kita sama-sama sukseskan kampanye #AmanDiRumah untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Donasi Anda akan disalurkan untuk membantu pengadaan APD dan fasilitas pendidikan online anak-anak Indonesia. Informasi soal donasi klik di sini.

Baca Juga

Tag: MAPAN, Digital Economy

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,382.32 4,336.42
British Pound GBP 1.00 20,417.60 20,206.27
China Yuan CNY 1.00 2,329.85 2,305.03
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,495.07 16,330.94
Dolar Australia AUD 1.00 10,106.53 10,001.07
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,127.41 2,106.16
Dolar Singapura SGD 1.00 11,590.13 11,470.77
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,164.37 17,982.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,838.74 3,786.45
Yen Jepang JPY 100.00 15,300.13 15,145.08
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4466.037 -72.893 687
2 Agriculture 914.490 -13.968 22
3 Mining 1175.076 -9.018 49
4 Basic Industry and Chemicals 576.696 -3.566 78
5 Miscellanous Industry 714.996 -18.031 51
6 Consumer Goods 1639.276 -19.862 57
7 Cons., Property & Real Estate 328.929 -9.482 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.758 -15.676 79
9 Finance 972.633 -17.041 92
10 Trade & Service 591.445 -10.829 170
No Code Prev Close Change %
1 YULE 160 216 56 35.00
2 SAMF 162 218 56 34.57
3 ISSP 110 148 38 34.55
4 ACST 232 290 58 25.00
5 DUCK 354 442 88 24.86
6 ARTO 735 915 180 24.49
7 DAYA 392 466 74 18.88
8 TALF 242 278 36 14.88
9 GDST 51 58 7 13.73
10 KREN 266 300 34 12.78
No Code Prev Close Change %
1 HOTL 100 93 -7 -7.00
2 SMRA 400 372 -28 -7.00
3 CASA 430 400 -30 -6.98
4 MIKA 2,150 2,000 -150 -6.98
5 PSGO 115 107 -8 -6.96
6 ASJT 101 94 -7 -6.93
7 IDPR 260 242 -18 -6.92
8 JAST 580 540 -40 -6.90
9 ULTJ 1,595 1,485 -110 -6.90
10 AGRS 145 135 -10 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,020 2,930 -90 -2.98
2 BBCA 27,625 27,400 -225 -0.81
3 BRPT 725 745 20 2.76
4 BBNI 3,820 3,680 -140 -3.66
5 TLKM 3,160 3,100 -60 -1.90
6 BMRI 4,680 4,610 -70 -1.50
7 KLBF 1,200 1,165 -35 -2.92
8 ASII 3,900 3,770 -130 -3.33
9 KAEF 1,310 1,285 -25 -1.91
10 REAL 55 57 2 3.64