Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:03 WIB. Walkot Cirebon - Kami berjuang menangkan Jokowi-Ma'ruf dengan target 70% di Cirebon.
  • 17:03 WIB. Walkot Cirebon - SBY selalu mendidik kadernya berjiwa besar, menerima demokrasi.
  • 17:02 WIB. Walkot Cirebon - Saya dukung Jokowi-Ma'ruf sebagai pribadi bukan kepala daerah.
  • 17:00 WIB. Raja Juli Antoni - Prabowo sebut Jawa Tengah lebih luas dari Malaysia, itu isi otak Prabowo?
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Prabowo klaim Gerindra banyak caleg perempuan DPR RI, padahal PSI paling banyak.
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Kalau dibilang Jokowi pakai teks dan Prabowo pakai isi otak isinya hoax.
  • 16:59 WIB. Raja Juli Antoni - Isi otak Prabowo tak lebih dari hoax dan kebohongan.
  • 16:45 WIB. Mahendradatta - Berdasarkan UU pemasyarakatan, Ba'asyir memenuhi syarat pembebasan bersayarat.
  • 16:45 WIB. Mahendradatta - Sudah sewajarnya Abu Bakar Ba'asyir mendapatkan pembebasan.
  • 16:44 WIB. Mahendradatta - Kami sudah berkirim surat ke Presiden untuk pembebasan Ba'asyir berdasarkan alasan yang bisa diterima hukum.
  • 16:44 WIB. Mahendradatta - Persoalan Abu Bakar Ba'asyir murni masalah hukum.
  • 16:44 WIB. Mahendradatta - Pembebasan Abu Bakar Ba'asyir bukan soal politik atau pemberian dari Jokowi.
  • 16:34 WIB. Polisi - Ijazah Jokowi adalah asli, sesuai penjelasan sekolah.
  • 16:34 WIB. Polisi - Umar Kholid menyebar ijazah palsu Jokowi lewat media sosial Facebook miliknya.
  • 16:34 WIB. Polisi - Umar Kholid Harahap diduga sebar hoax ijazah palsu Jokowi.

Kenapa Investor Tiongkok Incar Pasar Hong Kong pada 2019?

Foto Berita Kenapa Investor Tiongkok Incar Pasar Hong Kong pada 2019?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Di akhir 2018, pasar saham China telah melalui masa-masa sulit. Kinerja buruk yang berulang tahun sebelumnya hendak diubah di tahun 2019. Mungkin itulah mengapa salah satu alasan terbesar investor di pasar China tertarik untuk mendiversifikasi aset dan mulai menjelajahi Hong Kong.

Untuk memberikan konteks tersebut, indeks saham di Shanghai turun 24,6 persen selama 12 bulan. Mata uangnya, Yuan, turun 5,4 persen, menjadikannya pecundang terbesar ketiga di antara 11 mata uang Asia yang paling banyak digunakan setelah Rupee India dan Rupiah Indonesia.

Sebuah survei baru-baru ini oleh Asosiasi Dana Investasi Hong Kong (HKIFA), sebuah organisasi industri nirlaba yang mewakili industri pengelolaan dana Hong Kong, telah menemukan bahwa 87 persen penduduk di Greater Bay Area menempatkan saham Hong Kong sebagai salah satu di antaranya. tiga pilihan investasi teratas, diikuti oleh properti Hong Kong (42 persen).

Di mana ada minat

Sebagai bagian dari survei, HKIFA mewawancarai 1.026 penduduk (dengan rentang usia antara 18-55 tahun) secara online, termasuk 411 dari Hong Kong, 200 dari Guangzhou, 207 dari Shenzhen dan 208 dari Zhuhai. Wilayah Greater Bay adalah bagian dari skema pemerintah China, yang bertujuan untuk mengintegrasikan Hong Kong dengan 10 kota di Delta Sungai Mutiara dan mengubahnya menjadi pusat ekonomi dan bisnis.

Penduduk Guangdong, yang meliputi Guangzhou, Shenzhen, dan Zhuhai, lebih suka berinvestasi di saham Hong Kong dalam 12 bulan ke depan, menurut survei tersebut yang dilansir dari Entrepreneur.com (8/1/2019). Mereka menggunakan lebih dari 30 persen aset mereka untuk investasi luar negeri pada kuartal ketiga tahun lalu, di mana 12 persen pergi ke pasar Hong Kong.

Peluang lepas pantai

Investor Guangdong juga tertarik pada peluang investasi luar negeri lainnya. Lebih dari 25 persen responden memilih polis asuransi yang ditawarkan di Hong Kong dan 27 persen lainnya menunjukkan bahwa mereka tertarik pada dana publik yang berinvestasi di pasar yang matang.

Menurut asosiasi tersebut, investor Tiongkok daratan lebih tertarik berinvestasi di pasar saham Hong Kong, daripada sebaliknya. Responden Hong Kong mengalokasikan 19 persen dari aset mereka untuk investasi luar negeri, yang 8 persennya pergi ke pasar daratan China.

Untuk investor Hong Kong, di sisi lain, saham yang terdaftar di kota tetap menjadi pilihan investasi teratas, yaitu 54 persen. Mereka ingin mengalokasikan 17 persen untuk obligasi Hong Kong dan 12 persen untuk saham daratan, menurut survei.

Tag: investor, Saham, China (Tiongkok), Hong Kong

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6448.156 24.376 627
2 Agriculture 1583.292 -1.764 21
3 Mining 1880.920 11.361 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.696 -3.628 71
5 Miscellanous Industry 1443.379 27.257 46
6 Consumer Goods 2607.292 -13.145 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.624 -0.108 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1149.241 6.910 71
9 Finance 1234.248 10.015 91
10 Trade & Service 797.089 4.778 155
No Code Prev Close Change %
1 CLAY 180 306 126 70.00
2 NATO 103 175 72 69.90
3 SQMI 306 382 76 24.84
4 KMTR 268 334 66 24.63
5 JIHD 476 590 114 23.95
6 INRU 640 785 145 22.66
7 TNCA 206 250 44 21.36
8 INCF 296 358 62 20.95
9 DUTI 3,630 4,390 760 20.94
10 PADI 920 1,090 170 18.48
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 735 620 -115 -15.65
2 OCAP 266 226 -40 -15.04
3 YPAS 660 575 -85 -12.88
4 CTTH 126 110 -16 -12.70
5 MFMI 725 635 -90 -12.41
6 BUKK 2,000 1,800 -200 -10.00
7 PYFA 180 163 -17 -9.44
8 TIRA 270 250 -20 -7.41
9 STTP 3,750 3,490 -260 -6.93
10 ASJT 300 280 -20 -6.67
No Code Prev Close Change %
1 INPC 79 80 1 1.27
2 UNTR 26,850 26,925 75 0.28
3 INDY 2,090 2,180 90 4.31
4 ASII 8,275 8,475 200 2.42
5 TLKM 3,990 4,020 30 0.75
6 BUMI 164 174 10 6.10
7 BBRI 3,810 3,820 10 0.26
8 KPAS 210 208 -2 -0.95
9 ERAA 2,310 2,310 0 0.00
10 TSPC 1,600 1,575 -25 -1.56