Portal Berita Ekonomi Minggu, 16 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:22 WIB. Bratislava - Suzana Caputova disumpah sebagai presiden wanita pertama Slovakia.
  • 14:29 WIB. Paris - Para pengunjung ibadah di katedral Notre-Dame mengenakan helm pelindung pada hari pertama setelah restorasi.
  • 13:25 WIB. Hong Kong - Demo masih berlanjut dengan tuntutan Pemimpin Hong Kong mundur.
  • 12:52 WIB. Masela - Inpex Corporation dan SKK Migas tekan POD Masela.
  • 12:26 WIB. London - Inggris berencana kirim marinir ke  Teluk Persia.
  • 11:38 WIB. Teheran - Iran panggil Dubes Inggris terkait posisi Inggris pada serangan tanker.
  • 10:49 WIB. Sengketa Pilpres - Presiden PKS serukan agar aktif kawal sidang sengketa pilpres.
  • 10:02 WIB. Washington - Departmen Kehakiman AS minggu depan akan memutuskan merger T-Mobile USA dengan Sprint Corp.
  • 09:31 WIB. Inter Milan - Granit Xhaka membantah akan pindah ke Inter Milan.
  • 08:46 WIB. New Delhi - India akan mengenakan tarif balasan terhadap 28 produk AS.
  • 07:35 WIB. Shanghai - Iran siap memberikan insentif bagi Shanghai Cooperation Organization.

Sentra Food Tingkatkan Kapasitas Produksi Mencapai 200 Ton di 2019

Sentra Food Tingkatkan Kapasitas Produksi Mencapai 200 Ton di 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Sentra Food Indonesia menargetkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih di tahun 2019 meningkat dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Yakni, mencapai Rp200 miliar dan laba Rp2 miliar.

Direktur Utama Sentra Food, Agustus Sani Nugroho, mengatakan angka tersebut didorong dari target kapasitas produksi yang perseroan naikkan menjadi 200 ton per bulannya pada tahun ini.

"Jadi sekarang kalau dilihat dari production capacity mungkin sekitar 52? sampai 55% utilitasnya. Kami harap penjualan tahun 2019 bisa mendekati 200 ton," katanya pada pencataan perdana saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (8/1/2019).

Ia juga menambahkan, hal tersebut merupakan strategi perseroan dalam memaksimalkan biaya operasional. Dimana, pihaknya tidak berencana untuk mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) di tahun ini.

"Kenapa kami nggak ke capex, karena sebenernya mesin-mesin kami masih cukup kapasitasnya. Sekarang produksi kami mencapai sekitar 150 sampai 200 ton. Dan masih jalan satu shift, per bulan. Jadi kalau seperti itu, di working capital di-push saja," jelasnya.

Dari aksi IPO emiten berkode FOOD ini, dana yang diraup yakni sekitar Rp20,25 miliar. Rencananya, seluruh dana yang diperoleh perseroan dari hasil IPO akan digunakan untuk penambahan modal ke entitas anak, yaitu PT Kemang Food Industries (Kemfood). Nantinya, hasil setoran tersebut akan digunakan untuk membeli bahan baku dan bahan lainnya.

Selain itu, pihaknya juga optimis potensi pemasaran di lini working capital akan mudah untuk ditingkatkan mengingat Kemfood sudah memiliki brand yang kuat.

"Sejauh ini cukup bagus ya. Karena memang brandnya kuat, jadi kami tidak terlalu sulit untuk push karena mayoritas market sell sudah tinggi dan market sudah cukup familiar. Jadi hal-hal semacam ini yang menurut kami tinggal dilanjutkan dan diratakan distribusinya dengan lebih baik di seluruh pasar Indonesia," pungkasnya.

Tag: PT Sentra Food Indonesia Tbk, Bursa Efek Indonesia (BEI)

Penulis: Nadya Zul El Nuha

Editor: Kumairoh

Foto: Nadya Zul El Nuha

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,833.29 3,794.69
British Pound GBP 1.00 18,221.58 18,037.64
China Yuan CNY 1.00 2,085.38 2,064.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,376.00 14,232.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.44 9,818.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.30 1,817.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,514.92 10,408.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.57 16,049.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.79 3,412.95
Yen Jepang JPY 100.00 13,273.01 13,136.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6250.265 -22.817 634
2 Agriculture 1381.568 2.869 21
3 Mining 1615.278 -7.605 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.477 -6.774 71
5 Miscellanous Industry 1288.864 -12.078 46
6 Consumer Goods 2447.202 -13.399 52
7 Cons., Property & Real Estate 471.828 -7.072 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.323 -2.911 74
9 Finance 1268.081 -0.098 90
10 Trade & Service 809.462 0.526 157
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 83 112 29 34.94
2 LUCK 1,200 1,500 300 25.00
3 KPAL 210 262 52 24.76
4 GOLD 402 496 94 23.38
5 SDRA 710 850 140 19.72
6 MAYA 6,250 7,475 1,225 19.60
7 KONI 284 338 54 19.01
8 ABMM 1,695 1,950 255 15.04
9 SKBM 412 464 52 12.62
10 APLN 171 191 20 11.70
No Code Prev Close Change %
1 FITT 290 230 -60 -20.69
2 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
3 MKPI 16,500 13,500 -3,000 -18.18
4 HELI 202 167 -35 -17.33
5 MIDI 1,200 1,020 -180 -15.00
6 MEGA 5,950 5,100 -850 -14.29
7 DNAR 292 252 -40 -13.70
8 TALF 410 358 -52 -12.68
9 PYFA 193 170 -23 -11.92
10 RELI 216 191 -25 -11.57
No Code Prev Close Change %
1 SMBR 925 1,030 105 11.35
2 FITT 290 230 -60 -20.69
3 MNCN 1,235 1,300 65 5.26
4 JAYA 135 129 -6 -4.44
5 BTPS 2,950 3,080 130 4.41
6 BBRI 4,200 4,230 30 0.71
7 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
8 CPIN 4,950 4,700 -250 -5.05
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BDMN 4,720 4,510 -210 -4.45