Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:42 WIB. Apple - Apple jadi perusahaan paling dikagumi 12 tahun beruntun.
  • 20:24 WIB. WhatsApp - Pembatasan penerusan pesan inisiasi WhatsApp bersama Indonesia, India, Meksiko, dan Brasil.
  • 20:21 WIB. Apple - Apple rilis update iOS 21.1.3 perbaiki bug saat kirim pesan.
  • 20:06 WIB. KAEF - Kimia Farma menyiapkan capex tahun ini sekitar Rp4 triliun.
  • 20:06 WIB. KAEF - Kimia Farma melanjutkan rencana ekspansi anorganik pengembangan farmasi pada 2019.
  • 20:05 WIB. Mandiri - Mandiri menargetkan pendapatan komisi dari digital banking Rp2,97 triliun di 2019.
  • 20:05 WIB. PEP - Pertamina EP menargetkan laba bersih Rp10 triliun.
  • 20:05 WIB. PLN - Sebanyak 37 tiang listik PLN mengalami kerusakan akibat banjir di Sulsel.
  • 20:04 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah akan meningkatkan literasi keuangan syariah melalui promosi di medsos.
  • 20:04 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah membidik pertumbuhan dana masyarakat sebesar 16% sepanjang 2019.
  • 20:03 WIB. Perinus - Perinus siap jadi Bulog perikanan asal ada kepastian hukum dan subsidi.
  • 20:03 WIB. BNI - BNI menyiapkan anggaran hingga Rp4 triliun untuk melakukan aksi korporasi.
  • 20:03 WIB. BNI - Pertumbuhan Laba Bersih BNI juga ditopang oleh pertumbuhan Pendapatan Non Bunga sebesar 5,2% yoy.
  • 20:02 WIB. BNI - Pertumbuhan laba disokong oleh kinerja kredit yang meningkat 16,2% yoy.
  • 20:01 WIB. PTPN III - PTPN III menerbitkan surat utang jangka menengah dengan total jumlah pokok Rp500 miliar.

Menurut Penelitian, di 2019 Coworking Space Tidak Lagi Efektif

Foto Berita Menurut Penelitian, di 2019 Coworking Space Tidak Lagi Efektif
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Selama bertahun-tahun, beberapa perusahaan percaya bahwa kantor terbuka atau coworking space mampu membantu menghemat uang perusahaan. Interaksi di antara karyawan pun mampu tumbuh dengan ruang kerja yang terbuka. Namun, ternyata di tahun ini kantor terbuka seperti itu tidaklah berfungsi. Kenapa?

Penelitian terbaru yang dilansir dari Entrepreneur.com (9/1/2019) menunjukkan bahwa kantor-kantor semacam itu menghasilkan 73 persen interaksi tatap muka yang lebih sedikit, dan 67 persen peningkatan interaksi melalui email. Semua suara yang mengganggu dari kantor terbuka menyebabkan karyawan tidak menggunakan headphone mereka ketika bekerja; dan mereka terpaksa mengirimkan pertanyaan mereka kepada kolega melalui email alih-alih berdiri di depan mereka karena kurangnya privasi.

Penelitian membuktikan

Konsisten dengan keinginan mendasar manusia untuk privasi dan bukti sebelumnya bahwa privasi dapat meningkatkan produktivitas, ketika arsitektur kantor membuat semua orang lebih terlihat atau 'transparan', itu dapat meredam interaksi face to face (tatap muka), ketika karyawan menemukan strategi lain untuk menjaga privasi mereka, misalnya dengan lebih memilih saluran yang berbeda untuk berkomunikasi.

"Daripada berinteraksi tatap muka di depan banyak teman, karyawan mungkin melihat-lihat, melihat orang tertentu ada di mejanya, dan memutuskan untuk mengirim email," jelas profesor Harvard Ethan S. Bernstein dan Stephen Turban dalam studi mereka, "The impact of the ‘open’ workspace on human collaboration". Itu diterbitkan pada bulan Juli tahun lalu di jurnal Philosophical Transactions of Royal Society B.

Sebuah studi yang lebih baru oleh Dorota W?ziak-Bia?owolska, Zhao Dong, dan Eileen McNeely, juga peneliti Harvard, yang fokus pada 456 karyawan di 20 lokasi kantor regional dari sebuah perusahaan arsitektur di AS, menemukan bahwa mereka sendiri tidak suka bekerja di tempat seperti itu.

Studi yang diterbitkan pada bulan November di jurnal Frontiers in Psychology itu, menemukan bahwa bekerja di kantor terbuka membatasi pengalaman privasi dan meningkatkan persepsi intrusi di antara karyawan. Selain itu, persepsi karyawan tentang kurangnya privasi dan kepadatan kantor yang tinggi berdampak negatif terhadap kepuasan kerja, keterlibatan kerja, dan hubungan kerja internal.

Tag: Coworking Space, Tren 2019

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78