Portal Berita Ekonomi Selasa, 18 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:58 WIB. Garuda - Garuda Indonesia akan terus meningkatkan kerjasama codeshare dengan maskapai global.
  • 17:27 WIB. Garuda - Garuda Indonesia melawan putusan Federal Court of Australia soal price fixing.
  • 17:17 WIB. PEP - Pertamina EP Bunyu Field hemat biaya operasional berkat pemasangan kabel power baru.
  • 17:05 WIB. Asuransi - Jasa Raharja NTB menyalurkan santunan Rp1,46 miliar periode lebaran.
  • 16:32 WIB. Uang Kripto - Facebook Inc meluncurkan cryptocurrency Libra Selasa ini
  • 15:51 WIB. Investor - Investasi sebesar Rp700 miliar dikucurkan ke budi daya ikan lepas pantai di Manado.
  • 15:18 WIB. Hary Tanoe - Hary Tanoesoedibjo konfirmasi soal berita pembelian mansion milik Donald Trump.
  • 14:48 WIB. Grab - Grab uji coba biaya pembatalan di Lampung dan Palembang.
  • 14:41 WIB. Investasi - Bos BKPM optimis investasi asing meningkat di periode kedua Jokowi.
  • 14:30 WIB. Krakatau Steel - Anak usaha Krakatau Steel siap bangun pengolahan air laut terbesar di Indonesia.
  • 14:16 WIB. Pokemon Go - Niantic gugat pembuat aplikasi curang untuk Pokemon Go.
  • 14:01 WIB. Grab - Grab uji coba sistem denda bagi penumpang yang batalkan order.
  • 10:54 WIB. Washington - Trump akan mengenakan tarif lagi kepada impor China sebesar US$300 miliar, termasuk mainan.

Marak Kasus Pemerasan Seksual Anak, KPAI Ingatkan Peran Orang Tua

Marak Kasus Pemerasan Seksual Anak, KPAI Ingatkan Peran Orang Tua - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Anggota Komisi Perlindungan Anak Indonesia Bidang Pornografi dan Kejahatan Siber Putu Elvina mengatakan saat ini para orang tua harus mewaspadai tren kejahatan "sextortion cyber crime"atau kejahatan pemerasan yang menyasar anak-anak sebagai korban dengan cara memancing kedekatan secara seksual.

"Kejahatan berbasis sextortion cyber mulai tren ya," kata Putu Elvina saat dihubungi, Rabu.

Kejahatan ini dilakukan dengan membuat anak yang menjadi korban menjalin hubungan di media sosial dengan orang dewasa yang sama sekali belum pernah ditemuinya namun hubungannya sangat dekat layaknya orang yang sedang menjalin asmara.

Ketika hubungan sudah terjalin akrab, maka pelaku yang merupakan pria dewasa biasanya meminta foto tanpa busana kepada korban dengan pelaku yang memancing dengan mengirimkan terlebih dulu foto pelaku.

"Awalnya yang dewasa kirim dulu. Nanti kan bilang saya sudah kirim, kamu juga dong," kata dia.

Setelah korban mengirim foto tanpa busana, kemudian pelaku mulai memeras korban dengan meminta kuota internet, pulsa telepon hingga uang. Jika tidak dituruti, pelaku kemudian mengancam akan menyebarkan foto bugil korban.

"Kalau anak ini mulai menghindar, si pelaku ini menyebarkan gambar si anak ke teman Facebook, Instagram, kemudian (teman korban) jadi pada tahu," kata dia.

Karena gambar tanpa busana milik korban itu sudah menyebar ke lingkungan teman-teman korban, pihak sekolah akhirnya memilih untuk meminta korban untuk keluar dari sekolah.

Adanya tren kejahatan ini, Putu meminta para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dalam menggunakan ponsel pintar.

Pada awal tahun 2019 ini, Putu mengatakan KPAI sudah mendapat laporan tentang kasus ini. "Di tahun ini ada laporan anak yang sudah pindah sekolah, tapi pelaku tetap mengejar," ujar dia.

Untuk itu, ia berharap orang tua senantiasa mengecek isi data ponsel milik anak.

"Kalau komunikasi anak dan orangtua bagus maka anak akan cerita dia di medos ngapain aja. Kemudian kalau HP anak itu jangan di password, jadi suatu saat HP bisa dicek," kata Putu.

Tag: Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Kekerasan Seksual, kekerasan anak

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/REUTERS/Bassam Khabieh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,841.29 3,802.19
British Pound GBP 1.00 18,047.84 17,861.73
China Yuan CNY 1.00 2,089.58 2,068.70
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,406.00 14,262.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,859.47 9,759.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,839.21 1,820.64
Dolar Singapura SGD 1.00 10,516.10 10,410.22
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.26 16,019.08
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,448.89 3,411.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,300.71 13,164.11

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6257.330 66.805 635
2 Agriculture 1388.988 1.248 21
3 Mining 1588.662 -10.722 46
4 Basic Industry and Chemicals 739.579 -1.105 71
5 Miscellanous Industry 1295.411 16.430 47
6 Consumer Goods 2445.115 29.514 52
7 Cons., Property & Real Estate 483.431 15.801 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.946 11.538 74
9 Finance 1278.843 17.757 90
10 Trade & Service 802.333 2.985 158
No Code Prev Close Change %
1 BOLA 296 370 74 25.00
2 SMBR 785 980 195 24.84
3 DUTI 3,820 4,750 930 24.35
4 KONI 372 436 64 17.20
5 MKPI 13,600 15,925 2,325 17.10
6 HELI 167 195 28 16.77
7 MIDI 1,020 1,190 170 16.67
8 MNCN 975 1,130 155 15.90
9 BMTR 360 406 46 12.78
10 PICO 268 300 32 11.94
No Code Prev Close Change %
1 BLTZ 4,950 3,800 -1,150 -23.23
2 INPP 995 800 -195 -19.60
3 ARMY 268 220 -48 -17.91
4 FITT 173 143 -30 -17.34
5 NICK 278 236 -42 -15.11
6 SDMU 72 62 -10 -13.89
7 SOSS 430 378 -52 -12.09
8 SMRU 176 156 -20 -11.36
9 KBLV 410 364 -46 -11.22
10 BUVA 112 100 -12 -10.71
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 975 1,130 155 15.90
2 CCSI 250 246 -4 -1.60
3 BMTR 360 406 46 12.78
4 CENT 90 95 5 5.56
5 BBRI 4,200 4,260 60 1.43
6 TLKM 3,900 3,980 80 2.05
7 WEGE 314 332 18 5.73
8 BDMN 4,250 4,110 -140 -3.29
9 POLY 100 99 -1 -1.00
10 SMRU 176 156 -20 -11.36