Portal Berita Ekonomi Kamis, 23 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:28 WIB. Facebook - Facebook patuhi pemerintah, juga pegang komitmen ke pengguna.
  • 19:25 WIB. Huawei - Huawei sebut Google tak berniat blokir mereka.
  • 19:24 WIB. Honor - Honor 20 dan 20 Pro resmi meluncur di sebuah event di London.
  • 19:23 WIB. Petloka - Aplikasi Petloka bisa bantu cari "hotel" untuk hewan perliharaan.
  • 19:21 WIB. Samsung - Samsung berhasil bikin modul kamera Zoom Optik 5x.
  • 19:20 WIB. Honda - Honda enggan respons soal kartel.
  • 19:19 WIB. Korsel - Korea Selatan bakal geser Windows, ganti pakai Linux.
  • 19:18 WIB. Mazda - Mazda Indonesia berhenti jual pikap BT-50.
  • 19:16 WIB. Medsos - Gangguan medsos akan berlangsung selama tiga hari.
  • 19:15 WIB. WhatsApp - Pemerintah tak blokir pengguna WhatsApp perorangan.
  • 19:14 WIB. Ojol - Go-Jek dan Grab imbau pengemudi jauhi area Aksi 22 Mei.
  • 19:13 WIB. WhatsApp - Pengguna WhatsApp keluhkan sulit telepon dan video call.
  • 19:09 WIB. 5G - Perancis luncurkan jaringan 5G tahun depan.
  • 19:08 WIB. WhatsApp - Menkominfo Rudiantara menyatakan pembatasan WhatsApp bersifat sementara dan bertahap.
  • 19:07 WIB. Medsos - Operator seluler Indonesia kompak batasi layanan ke medsos.

Alibaba Akuisisi Perusahaan Data Analisis Jerman

Alibaba Akuisisi Perusahaan Data Analisis Jerman - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Alibaba Group mengakuisisi startup Data Artisans atau perusahaan data analis yang berbasis di Berlin sebesar $130 juta untuk meningkatkan permainannya di ruang big data open source.

“Raksasa e-commerce China, Alibaba, yang juga beroperasi dalam komputasi cloud dan big data, sedang mencari cara untuk memulai babak baru dengan akuisisi ini. Alibaba telah bekerja dengan Data Artisans sejak 2016. Kedua perusahaan telah bekerja sama untuk membangun komunitas Flink dan meningkatkan arsitektur dan kinerja perangkat lunak untuk memenuhi tuntutan pemrosesan aliran dari perusahaan di seluruh dunia," kata Kostas Tzoumas dan Stephan Ewen, pendiri Data Artisans, berdasarkan lansiran dari Entrepreneur.com (10/1/2019).

Yang dimaksud dengan Flink, yakni Apache Flink merupakan kerangka pemrosesan aliran sumber terbuka untuk aplikasi real-time kinerja tinggi, terukur, dan akurat, menurut situs web perusahaan.

“Pendalaman kemitraan adalah langkah alami berikutnya bagi perusahaan ketika mereka melanjutkan pekerjaan mereka di sekitar Apache Flink,” tulis salah satu artikel di situs web Alibaba.

Berita kolaborasi ini datang pada saat banyak teknologi dan perusahaan open source memutuskan pendekatan yang kurang kolaboratif dan lebih “tertutup”. Menunjukkan kepercayaan yang kuat pada teknologi Apache Flink dan ruang lingkupnya di masa depan untuk ruang B2B, Alibaba mengatakan akuisisi ini akan membawa kemajuan teknologi Flink ke tingkat berikutnya.

Alibaba sendiri, adalah salah satu pengguna produksi terbesar dan kontributor terbesar untuk Apache Flink. Selama dua tahun terakhir, perusahaan China tersebut memberikan kontribusi kunci pada basis kode Flink dalam kerja sama erat dengan komunitas open source dan tim data Artisans.

Didirikan pada tahun 2014, startup Data Artisans asal Jerman adalah platform yang menciptakan teknologi open source untuk pengembang dan perusahaan.

Perusahaan memulai Apache Flink, sebuah kerangka kerja sumber terbuka untuk pemrosesan data yang efisien, namun ramah-pengguna dalam skala besar. Flink, adalah salah satu komunitas dengan pertumbuhan tercepat di Apache Software Foundation, dengan ratusan kontributor dan adopsi yang mencengangkan oleh beberapa perusahaan terbesar di dunia dari berbagai industri dan geografi.

Dengan klien seperti Uber, Netflix, ING, dan Alibaba sendiri, startup membangun basis klien besar di ruang B2B. Kolaborasi perusahaan akan membantu lebih jauh meningkatkan pengalaman pelanggannya dengan tingkat layanan dan inovasi yang akan mereka berikan dalam ruang data besar.

“Bersama dengan Alibaba, Data Artisans akan meningkatkan upaya dan teknologinya ke cakrawala baru dengan berinvestasi lebih banyak lagi ke sumber terbuka. Kami dapat memperluas ke area baru yang belum kami eksplorasi di masa lalu dan memastikan bahwa Flink menjadi kerangka kerja pemrosesan data yang lebih berharga untuk perusahaan real-time berbasis data yang modern,” kata Kostas Tzoumas, salah satu pendiri Data Artisans.

Tag: Alibaba Group Holding Limited, Akuisisi, open source

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Theguardian.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.98 3,843.65
British Pound GBP 1.00 18,520.32 18,331.39
China Yuan CNY 1.00 2,110.39 2,089.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,560.00 14,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,018.74 9,918.21
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,854.97 1,836.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,569.11 10,463.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,256.24 16,089.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.51 3,442.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,170.51 13,036.72

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5939.636 -11.736 633
2 Agriculture 1361.492 -5.285 21
3 Mining 1632.926 8.116 47
4 Basic Industry and Chemicals 709.884 -2.252 71
5 Miscellanous Industry 1221.755 0.311 46
6 Consumer Goods 2360.716 -10.039 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.767 0.269 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1071.135 -9.732 74
9 Finance 1192.856 -1.238 90
10 Trade & Service 791.682 1.496 156
No Code Prev Close Change %
1 POOL 2,280 2,780 500 21.93
2 ARTA 400 486 86 21.50
3 JAYA 116 140 24 20.69
4 SKBM 372 446 74 19.89
5 ALDO 290 346 56 19.31
6 MTSM 166 198 32 19.28
7 INCF 266 312 46 17.29
8 DNAR 224 262 38 16.96
9 MASA 565 660 95 16.81
10 ALKA 338 390 52 15.38
No Code Prev Close Change %
1 POLA 1,250 940 -310 -24.80
2 POSA 398 300 -98 -24.62
3 SAPX 835 665 -170 -20.36
4 BELL 456 386 -70 -15.35
5 HITS 670 570 -100 -14.93
6 BBLD 500 442 -58 -11.60
7 DART 350 312 -38 -10.86
8 DEAL 795 710 -85 -10.69
9 CNTX 590 535 -55 -9.32
10 SOSS 396 360 -36 -9.09
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,770 20 0.53
2 TLKM 3,600 3,540 -60 -1.67
3 MAMI 132 135 3 2.27
4 NUSA 58 59 1 1.72
5 JAYA 116 140 24 20.69
6 CPIN 4,410 4,460 50 1.13
7 MNCN 945 950 5 0.53
8 TAMU 4,800 4,810 10 0.21
9 BMRI 7,250 7,300 50 0.69
10 BBCA 27,300 27,300 0 0.00