Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:41 WIB. Apple - Apple dikabarkan bakal beli bisnis modem Intel.
  • 16:28 WIB. Tekno - Rudiantara tegaskan Traveloka dan Tokopedia bukan penyelenggara umrah.
  • 15:24 WIB. INKA - INKA mengirim 26 gerbong kereta ke Chittagong Port, Bangladesh.
  • 14:36 WIB. Spa - Industri Spa di Indonesia potensial menangkan persaingan pasar internasional.

Benarkah Tumpahan Solar di Parepare dari Kapal SOCI?

Benarkah Tumpahan Solar di Parepare dari Kapal SOCI? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kapal Golden Pearl XIV yang menumpahkan minyak di perairan Parepare diduga milik PT Soechi Lines Tbk (SOCI). Pasalnya, kapal tersebut tertampang pada laman digital SOCI. Berdasarkan penelusuran, kapal tanker MT Golden Pearl XIV disewa PT Pertamina untuk distribusi bahan bakar solar. Dari data yang didapat, kapal Golden Pearl XIV ini dibuat pada tahun 1995, single hull berukuran 6.715 DWT.

Seperti diketahui, tanggal 10 Januari 2019, kapal tanker MT Golden Pearl XVI rusak dan menyebabkan bocornya solar dari kapal dan mengalir ke laut.

Walaupun PT Pertamina menyebut tumpahan minyak di pantai Parepare Sulawesi Selatan ini berasal dari bahan bakar kapal tanker, namun melihat luasnya kawasan pantai yang terdampak maka beberapa pakar perkapalan menduga solar berasal dari muatan kapal tersebut.

“Sekilas tampak bukan dari bahan bakar kapal karena banyaknya tumpahan minyaknya,” ujar Pakar Perkapalan ITS Surabaya, Wasis Wardoyo di Jakarta, Jumat (11/1/2019).

Sebelumnya Pertamina (Persero) Marketing Operation Region VII bekerja sama dengan Kepolisian dan Angkatan Laut, sigap menanggulangi rembesan solar yang terjadi di Terminal BBM (TBBM) Pare Pare.

Saat ini tim tengah memasang oil boom yang berfungsi untuk mengurung rembesan solar sehingga tidak meluas. Kemudian tim mengaplikasikan oil dispersant ramah lingkungan yang berfungsi menguraikan Solar sehingga mudah dicerna oleh mikroba laut.

Unit Manager Communication & CSR, M. Roby Hervindo menjelaskan bahwa respon awal penanggulangan rembesan dilakukan oleh tim tanggap darurat Pertamina. "Saat ini sudah disemprotkan sebanyak 200 liter oil dispersant ramah lingkungan untuk menguraikan Solar di perairan sekitar TBBM Parepare," ujar Roby.

Dari pemeriksaan awal diketahui rembesan Solar berasal dari kapal tanker MT Golden Pearl XIV milik Soechi yang sedang sandar di jetty TBBM Pare Pare. Diidentifikasi terjadi kerusakan pada pendingin LO Cooler A/E kapal tanker. Solar tersebut adalah bahan bakar kapal, bukan dari muatan tanker. Kejadian diketahui sekitar pukul 06.00 WITA oleh petugas TBBM Pare Pare dan langsung dilakukan penanganan.

Sumber kerusakan di kapal tanker yang mengakibatkan rembesan Solar sudah ditanggulangi. Jumlah solar yang merembes ke perairan sekitar TBBM Pare Pare saat ini masih dalam proses perhitungan.

Adapun kejadian ini tidak mengganggu operasional di TBBM Pare-Pare. Penyaluran BBM ke masyarakat tetap berjalan lancar.

Pertamina menghimbau kepada warga sekitar TBBM Pare Pare agar tidak mengumpulkan Solar yang terdapat di perairan. Karena Solar mudah terbakar sehingga aktivitas pengumpulan Solar beresiko terhadap keselamatan.

Hingga berita ini diturunkan manajemen SOCI belum memberi keterangan resmi terkait hal tersebut. 

 

Tag: PT Soechi Lines Tbk, PT Pertamina (Persero)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Didik Suhartono

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.00 3,706.58
British Pound GBP 1.00 17,507.41 17,325.92
China Yuan CNY 1.00 2,040.60 2,020.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,043.00 13,903.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,869.42 9,768.25
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.94 1,779.83
Dolar Singapura SGD 1.00 10,310.57 10,204.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,729.56 15,567.19
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,411.81 3,375.33
Yen Jepang JPY 100.00 13,000.37 12,867.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67