Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:58 WIB. Obligasi - Adira Finance terbitkan obligasi senilai Rp618 miliar dan sukuk mudharabah senilai Rp214 miliar. 
  • 12:01 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup hijau 0,20% ke level 6.464,02. 
  • 11:51 WIB. UMA - BEI tetapkan saham PT Siwani Makmur Tbk (SIMA) sebagai saham unusual market activity (UMA). 
  • 11:50 WIB. Dolar AS - Hingga pukul 11.50 WIB, dolar AS makin terdepresiasi 0,21% ke level Rp14.150.
  • 11:08 WIB. Akuisisi - PT Multi Indocitra akuisisi 51% saham PT Nusapangan Sukses Makmur senilai Rp6 miliar. 
  • 10:43 WIB. Wismilak - Jadi top losers, harga saham PT Wismilak Inti Makmur jatuh ke level Rp224 per saham. 
  • 10:10 WIB. Bogasari - Bangun dua pabrik tepung di Cibitung, Bogasari anggarkan dana Rp530 miliar. 
  • 09:41 WIB. Rupiah - Pukul 09.40 WIB, rupiah menguat 0,19% ke level Rp14.153 per dolar AS. 
  • 08:23 WIB. Xiaomi - Xiaomi kenalkan ponsel lipat pertamanya.
  • 08:21 WIB. Telkomsel - Telkomsel janji streaming video lancar di jalur KRL Commuter Line.
  • 08:18 WIB. Nusantara Satu - Nusantara Satu mau bantu 25 juta orang terkoneksi internet.
  • 08:18 WIB. Grab - Di Singapura, driver Grab ditanggung asuransi saat cuti sakit.
  • 08:17 WIB. Nusantara Satu - Satelit internet Nusantara Satu mengangkasa bulan depan.
  • 08:13 WIB. Instagram - Instagram diprediksi hasilkan Rp198,5 triliun.
  • 08:11 WIB. Google - Google rogoh kocek Rp300 miliar lobi regulator AS.

Belum Sempat Edar, BNN Gagalkan Penyelundupan Empat Kilogram Sabu

Foto Berita Belum Sempat Edar, BNN Gagalkan Penyelundupan Empat Kilogram Sabu
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan menggagalkan peredaran empat kilogram narkoba jenis sabu-sabu sebelum diedar di Makassar.

"Selama sepekan anggota terus mengendap dan menjaga jalur penyeberangannya karena narkoba ini berasal dari Malaysia, masuk ke Nunukan, kemudian tersebar di beberapa daerah Sulsel yang tujuan akhirnya di Makassar," ujar Kepala BNNP Sulsel Brigjen Pol Idris Kadir di Makassar, Jumat.

Ia mengatakan empat kilogram sabu-sabu yang diamankan ini disita dari tangan tiga pelaku yakni Abdul Jalil, Muh Takbir dan Syamsiah.

Idris menerangkan empat kilogram sabu itu belum sempat diedarkan karena rencananya baru Jumat (11/1) baru di edarkan tetapi terlebih dahulu mengemasnya dalam paketan kecil sebelum disebar ke setiap kurirnya.

"Ini bukan bandar, masih ada bandarnya lagi. Mereka ini hanya kurir dan disuruh sama bosnya, pemilik barang untuk mengedarkan semuanya di wilayah Makassar. Angka empat kilogram ini juga sama dengan info laporan yang kami terima, jadi belum diedar memang ini barang," katanya.

Dia menyebutkan ketiga tersangka ini adalah jaringan dari kelompok pengedar di Kabupaten Wajo, Sulsel. Beberapa jaringan sindikat pengedar narkoba di Sulsel terhubung dengan sindikat luar negeri dengan pintu masuknya di Pelabuhan Parepare dan pelabuhan-pelabuhan kecil lainnya.

Menurut dia sindikat jaringan ini ketika beraksi selalu menggunakan jalur laut, di mana panjang pesisir pantai Sulsel sangat panjang dan punya banyak pintu masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kecil lainnya.

"Sumber daya manusia kita sangat sedikit, sedangkan garis pantai kita ini kan sangat panjang. Jadi kalau ada barang dari Nunukan atau Malaysia setelah tiba dengan aman di pelabuhan-pelabuhan di Sulsel ini kemudian menyebar ke beberapa kabupaten," ucapnya.

Tag: Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP), Narkoba

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Aditya Pradana Putra

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78