Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Januari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:42 WIB. Apple - Apple jadi perusahaan paling dikagumi 12 tahun beruntun.
  • 20:24 WIB. WhatsApp - Pembatasan penerusan pesan inisiasi WhatsApp bersama Indonesia, India, Meksiko, dan Brasil.
  • 20:21 WIB. Apple - Apple rilis update iOS 21.1.3 perbaiki bug saat kirim pesan.
  • 20:06 WIB. KAEF - Kimia Farma menyiapkan capex tahun ini sekitar Rp4 triliun.
  • 20:06 WIB. KAEF - Kimia Farma melanjutkan rencana ekspansi anorganik pengembangan farmasi pada 2019.
  • 20:05 WIB. Mandiri - Mandiri menargetkan pendapatan komisi dari digital banking Rp2,97 triliun di 2019.
  • 20:05 WIB. PEP - Pertamina EP menargetkan laba bersih Rp10 triliun.
  • 20:04 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah akan meningkatkan literasi keuangan syariah melalui promosi di medsos.
  • 20:04 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah membidik pertumbuhan dana masyarakat sebesar 16% sepanjang 2019.
  • 20:03 WIB. Perinus - Perinus siap jadi Bulog perikanan asal ada kepastian hukum dan subsidi.
  • 20:03 WIB. BNI - BNI menyiapkan anggaran hingga Rp4 triliun untuk melakukan aksi korporasi.
  • 20:03 WIB. BNI - Pertumbuhan Laba Bersih BNI juga ditopang oleh pertumbuhan Pendapatan Non Bunga sebesar 5,2% yoy.
  • 20:02 WIB. BNI - Pertumbuhan laba disokong oleh kinerja kredit yang meningkat 16,2% yoy.
  • 20:01 WIB. PTPN III - PTPN III menerbitkan surat utang jangka menengah dengan total jumlah pokok Rp500 miliar.
  • 20:01 WIB. ANTM - ANTM Semarang menargetkan dapat menjual 15 kg emas setiap bulannya sepanjang 2019.

Presiden Filipina Kembali Kecam Gereja, Ia Sebut Uskup "Laknat"

Foto Berita Presiden Filipina Kembali Kecam Gereja, Ia Sebut Uskup
Warta Ekonomi.co.id, Manila -

Presiden Filipina Rodrigo Duterte pada Kamis menyebut para uskup di negara yang sebagian besar warganya adalah umat Katolik, sebagai "laknat", dalam serangan ulang kepada gereja yang telah mengecam tindakannya dalam perang melawan narkoba.

Duterte, yang melancarkan perlawanan terhadap narkoba pada saat memegang jabatan pada 2016, masih tetap populer, tetapi kampanyenya yang membuat ribuan orang terbunuh, telah meningkatan keraguan terhadapnya.

"Cuma saya yang bisa memaki para uskup, ini kebenaran," kata Duterte dalam pidato pada peletakan batu pertama pembangunan sekolah di bagian utara ibu kota Manila.

Duterte tidak menyebut secara khusus kecamannya kepada gereja pada Kamis, termasuk gagasan bahwa kebanyakan uskup adalah homoseksual.

"Mereka harus terbuka, menanggalkan selibat." Duterte yang tidak rajin ke gereja, pada awal masa kepresidenannya mengatakan bahwa dia pernah mengalami pelecehan seksual pada masa kanak-kanaknya, oleh seorang pastor.

Gereja Katolik Roma menghadapi skandal pelecehan seksual di berbagai belahan dunia, meskipun tidak ada kasus besar dilaporkan di Filipina.

Dalam pidato sebelumnya Duterte juga mengolok-olok Tuhan dan ajaran Tritunggal yang Mahakudus. Francis Lucas, pejabat pada Konferensi Wali Gereja Filipina, menyerukan tentang kepekaan.

"Kita harus lebih peka mengehadapi kepekaan dan kemampuan menerima atas sikap pihak lain yang kurang hormat," katanya, seperti yang dilansir dari Reuters (12/1/2019).

Perlawanan terhadap narkoba mendapat dukungan banyak pihak, namun sebagian gereja menjadi lebih kritis terhadap pembunuhan, dengan meminta tindakan yang lebih adil dan memberikan perlindungan kepada pemakai narkoba.

Sekitar 5.000 orang terbunuh dalam operasi oleh polisi anti-narkoba yang didukung Duterte. Polisi menampik tudingan bahwa pembunuhan tersebut merupakan hukuman dan men yebut bahwa para pengedar narkoba itu terbunuh dalam baku tembak, dan polisi membela diri.

Sekitar 80 persen dari sekitar 100 juta penduduk Filipina adalah penganut Katolik Roma.

Tag: Rodrigo Roa Duterte, Filipina

Penulis: Redaksi/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Antara/Reuters/Romeo Ranoco

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,909.74 3,869.89
British Pound GBP 1.00 18,754.69 18,562.19
China Yuan CNY 1.00 2,114.10 2,093.06
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,667.00 14,521.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,673.18 10,561.12
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,872.96 1,854.27
Dolar Singapura SGD 1.00 10,659.93 10,553.05
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,630.91 16,462.46
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,501.31 3,462.33
Yen Jepang JPY 100.00 12,933.86 12,801.73

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6451.170 -17.392 627
2 Agriculture 1640.427 -7.445 21
3 Mining 1864.844 1.106 47
4 Basic Industry and Chemicals 904.219 1.419 71
5 Miscellanous Industry 1406.336 0.714 46
6 Consumer Goods 2610.330 -8.382 51
7 Cons., Property & Real Estate 471.669 2.928 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1152.073 -1.667 71
9 Finance 1230.662 -13.605 91
10 Trade & Service 803.833 8.815 155
No Code Prev Close Change %
1 MLPL 94 124 30 31.91
2 WIIM 183 236 53 28.96
3 CLAY 476 595 119 25.00
4 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
5 ISSP 91 113 22 24.18
6 INCF 264 320 56 21.21
7 INPP 860 1,040 180 20.93
8 OCAP 264 318 54 20.45
9 SQMI 252 300 48 19.05
10 MPPA 163 192 29 17.79
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 645 560 -85 -13.18
2 KIOS 1,580 1,410 -170 -10.76
3 TBMS 1,035 940 -95 -9.18
4 SIDO 810 750 -60 -7.41
5 INCI 580 540 -40 -6.90
6 TNCA 266 248 -18 -6.77
7 TIRA 300 280 -20 -6.67
8 BPTR 83 78 -5 -6.02
9 KPAS 185 174 -11 -5.95
10 BKSW 184 174 -10 -5.43
No Code Prev Close Change %
1 HOME 142 144 2 1.41
2 ISAT 2,380 2,960 580 24.37
3 ERAA 2,410 2,450 40 1.66
4 BMRI 7,750 7,475 -275 -3.55
5 BNLI 900 970 70 7.78
6 ADRO 1,410 1,380 -30 -2.13
7 BBRI 3,770 3,770 0 0.00
8 DOID 575 660 85 14.78
9 PWON 680 690 10 1.47
10 BUMI 167 180 13 7.78