Portal Berita Ekonomi Kamis, 04 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:03 WIB. Valas - Rupiah ditutup tertahan terhadap Dollar AS pada level 14.095 IDR/USD.
  • 17:14 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 39,33 USD/barel.
  • 17:13 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 36,63 USD/barel.
  • 17:12 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.707 USD/troy ounce. 
  • 17:10 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 108,95 JPY/USD.
  • 17:09 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 7,12 CNY/USD.
  • 17:07 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,37% terhadap Poundsterling pada level 1,2528 USD/GBP.
  • 17:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,29% terhadap Euro pada level 1,1200 USD/EUR.
  • 17:04 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,44% pada level 6.354.
  • 17:03 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,17% pada level 24.366.
  • 17:02 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,25% pada level 2.707.
  • 17:01 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,36% pada level 22.695.
  • 17:00 WIB. Bursa Indeks Shanghai ditutup negatif 0,14% pada level 2.919.
  • 16:59 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,19% pada level 2.151.

Raksasa Otomotif Amerika Ini Bergantung ke Truk Pickup

Raksasa Otomotif Amerika Ini Bergantung ke Truk Pickup
WE Online, New York -

Raksasa otomotif Amerika Serikat, General Motors (GM), mengatakan bahwa peluncuran model baru untuk produk jajaran truk pickup bakal meningkatkan pendapatan perusahaan pada 2019.

Dilansir Reuters, Sabtu (12/1), GM juga mengumumkan bahwa Cadillac akan menjadi merek kendaraan listrik utama yang membuat saham pembuat mobil nomor 1 di AS itu melonjak hingga lebih dari 8 persen.

GM mengatakan, meskipun terjadi penurunan penjualan mobil penumpang di AS, namun pasar utama diprediksi akan tetap tangguh pada 2019, dengan penjualan di atas 17 juta unit pada 2019.

Kendati demikian, perusahaan itu telah menghabiskan dua tahun terakhir untuk meninggalkan pasar yang kurang menguntungkan di Eropa, sebagian Afrika dan Asia. Pada November lalu, GM juga mengumumkan akan menutup beberapa pabrik di Amerika Utara yang mengancam 15.000 tenaga kerja.

"Karena tindakan yang telah kami ambil selama beberapa tahun, General Motors memasuki tahun 2019 lebih ramping, lebih gesit dan memiliki posisi untuk menang," kata Chief Executive Officer Mary Barra dalam presentasi kepada para investor di New York.

"Kami telah menunjukkan berulang kali bahwa kami bersedia untuk membuat keputusan yang sulit dan strategis, tidak hanya untuk memenuhi komitmen kami tetapi mengamankan masa depan perusahaan," katanya.

Pertarungan untuk mendapatkan keuntungan dari penjualan truk pickup berukuran besar semakin meningkat di antara para produsen mobil asal Detroit, karena penjualan mobil kecil yang menyusut di AS.

GM dan Fiat Chrysler telah meluncurkan truk pickup untuk mengambil lebih banyak bagian di segmen industri otomotif AS yang paling menguntungkan.

GM memperkirakan penjualan mobil di China akan tetap datar pada 2019 dan mereka menyatakan "akan tetap gesit dalam menanggapi dinamika pasar yang berubah" sambil meluncurkan sekira 20 kendaraan baru atau yang diubah pada 2019.

Kendati demikian, penjualan mobil di China mengalami penurunan dalam beberapa dekade, dan Reuters melaporkan bahwa China berencana menetapkan target yang lebih rendah untuk pertumbuhan ekonomi pada tahun 2019. Hal itu diketahui sebagai imbas perang dagang dengan AS.

Baca Juga

Tag: General Motors Company (GM), Otomotif, Amerika Serikat (AS)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Rebecca Cook

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,792.68 3,753.94
British Pound GBP 1.00 17,847.46 17,668.46
China Yuan CNY 1.00 1,997.28 1,977.21
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,235.83 14,094.18
Dolar Australia AUD 1.00 9,818.45 9,717.94
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.79 1,818.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,167.72 10,060.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,974.02 15,809.44
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,336.26 3,296.88
Yen Jepang JPY 100.00 13,072.39 12,938.75
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4916.704 -24.302 693
2 Agriculture 1003.733 6.008 22
3 Mining 1269.161 -12.889 49
4 Basic Industry and Chemicals 761.610 -6.134 78
5 Miscellanous Industry 863.716 -13.173 52
6 Consumer Goods 1822.498 -15.789 58
7 Cons., Property & Real Estate 337.177 4.167 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 902.810 2.821 78
9 Finance 1022.924 -4.415 93
10 Trade & Service 608.678 -5.629 173
No Code Prev Close Change %
1 TECH 160 216 56 35.00
2 KBLV 382 470 88 23.04
3 NOBU 635 770 135 21.26
4 MASA 372 450 78 20.97
5 BOLT 665 800 135 20.30
6 BRNA 1,000 1,200 200 20.00
7 ASRM 1,685 1,985 300 17.80
8 MLPT 705 820 115 16.31
9 POLU 700 800 100 14.29
10 ZINC 148 168 20 13.51
No Code Prev Close Change %
1 DIVA 1,145 1,065 -80 -6.99
2 VICO 101 94 -7 -6.93
3 BYAN 14,450 13,450 -1,000 -6.92
4 KBLM 318 296 -22 -6.92
5 BIKA 188 175 -13 -6.91
6 NATO 464 432 -32 -6.90
7 NICK 348 324 -24 -6.90
8 SINI 725 675 -50 -6.90
9 GTBO 87 81 -6 -6.90
10 HRME 131 122 -9 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,100 3,060 -40 -1.29
2 PURA 75 77 2 2.67
3 BBCA 28,900 28,950 50 0.17
4 PGAS 970 955 -15 -1.55
5 TLKM 3,290 3,300 10 0.30
6 BBTN 1,010 975 -35 -3.47
7 WSKT 665 705 40 6.02
8 BMRI 4,860 4,730 -130 -2.67
9 BBNI 4,130 4,140 10 0.24
10 TKIM 4,750 4,850 100 2.11