Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:32 WIB. Pemudik - ASDP siap layani 4,67 juta pemudik tahun ini.
  • 10:30 WIB. Tiket - Menhub masih temui banyak keluhan mengenai mahalnya tiket pesawat.
  • 10:29 WIB. Pangan - Asabri gelar pangan murah di Tegal Arul.
  • 10:17 WIB. E-Commerce - Pemerintah menutup ratusan portal e-commerce yang bermasalah.
  • 10:15 WIB. Menhub - Menhub akui masih banyak PR yang harus rampung sebelum lebaran.
  • 10:14 WIB. Asuransi - Program asuransi usaha tani padi belum mencapai target.
  • 10:12 WIB. Arbitrase - Badan Arbitrase Nasional Indonesia perluas jaringan internasional.
  • 10:10 WIB. Maskapai - Maskapai asal China minta kompensasi Boeing imbas kandangkan 737 MAX.
  • 09:11 WIB. PLN - PLN aliri listrik lima desa di Halmahera Selatan.
  • 09:06 WIB. Pertamina - Pertamina bersama OOG sedang melaksanakan persiapan pelaksanaan proyek GRR Bontang.
  • 09:06 WIB. Indocement - Indocement mencatat kenaikan laba 50,2% di kuartal I-2019.
  • 09:06 WIB. BRI - DPLK BRI siapkan strategi untuk raih ROI optimal.
  • 09:05 WIB. KAI - KAI Daop 1 Jakarta hari ini berhenti di Jatinegara untuk mengantisipasi demonstran.

2019, WEGE Targetkan Order Book Rp22,78 Triliun

2019, WEGE Targetkan Order Book Rp22,78 Triliun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) menargetkan pada 2019 akan memperoleh kontrak dihadapi sebesar Rp22,78 triliun. Bila dibandingkan pada tahun lalu, angka tersebut naik sebesar 37,4% dari target 2018.

Direktur Utama WEGE Nariman Prasetyo menjelaskan, total kontrak dihadapi ini terdiri dari target kontrak baru 2019 sebesar Rp11,98 triliun dan carry over 2018 sebesar Rp10,80 triliun.

"Komposisi perolehan kontrak baru 2019 direncanakan berasal dari pemerintah 33%, BUMN 31%, dan Swasta 36%," jelas Nariman Prasetyo dalam keterangannya di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Dirinya melanjutkan, dari komposisi tersebut menunjukkan bahwa WEGE memiliki pasar yang jelas dan independen karena porsi kontrak baru berasal dari eksternal, di luar dari proyek-proyek yang berasal dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) selaku holding company.

"Tipe proyek yang disasar WEGE tahun ini terdiri dari office 24%, public facilities 30%, residential 35%, sedangkan sisanya porsi komersial," tambah Nariman.

Sementara itu, untuk penjualan (termasuk penjualan KSO) WEGE menargetkan Rp7,73 triliun atau naik 31,46% dari target 2018 sebesar Rp5,88 triliun dengan target laba bersih 2019 Rp533 miliar atau naik 20,32% dari target 2018 sebesar Rp443 miliar.

Sementara untuk pengembangan bisnis di tahun ini, perusahaan menggelontorkan belanja modal sebesar Rp1,13 triliun yang diperuntukkan untuk fixed ssset, capital investment and acquisition, dan business development.

Dengan dasar pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan tumbuh 5,3% di 2019, alokasi RAPBN 2019 Kementerian PUPR, khususnya pada infrastruktur pemukiman dan perumahan yang meningkat, serta fokus pemerintah terhadap program satu juta rumah, perumahan untuk MBR, pembangunan rusun, pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di 2019 yang mengharuskan setiap orang mengikuti BPJS Kesehatan secara penuh, maka WEGE fokus mengembangkan bisnis design and build, investasi, dan konsesi terkait dengan perkembangan infrastruktur tersebut, antara lain di bidang kebandarudaraan,  transportasi umum, termasuk infrastruktur sosial, seperti  rumah sakit dan pendidikan.

Tag: PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (WIKA Gedung)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,882.98 3,843.65
British Pound GBP 1.00 18,520.32 18,331.39
China Yuan CNY 1.00 2,110.39 2,089.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,560.00 14,416.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,018.74 9,918.21
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,854.97 1,836.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,569.11 10,463.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,256.24 16,089.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.51 3,442.63
Yen Jepang JPY 100.00 13,170.51 13,036.72

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5951.372 44.251 633
2 Agriculture 1366.777 14.842 21
3 Mining 1624.810 15.212 47
4 Basic Industry and Chemicals 712.136 4.816 71
5 Miscellanous Industry 1221.444 17.621 46
6 Consumer Goods 2370.755 11.367 52
7 Cons., Property & Real Estate 441.498 6.423 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1080.867 1.302 74
9 Finance 1194.094 9.687 90
10 Trade & Service 790.186 6.735 156
No Code Prev Close Change %
1 CNTX 472 590 118 25.00
2 BSSR 1,280 1,600 320 25.00
3 MASA 454 565 111 24.45
4 INCF 214 266 52 24.30
5 SKBM 300 372 72 24.00
6 MCOR 121 150 29 23.97
7 RELI 202 250 48 23.76
8 MINA 1,240 1,530 290 23.39
9 POOL 1,885 2,280 395 20.95
10 MKPI 13,975 16,725 2,750 19.68
No Code Prev Close Change %
1 MFMI 570 464 -106 -18.60
2 NIPS 260 218 -42 -16.15
3 KOIN 250 212 -38 -15.20
4 YPAS 525 452 -73 -13.90
5 POSA 460 398 -62 -13.48
6 BALI 1,780 1,550 -230 -12.92
7 IIKP 70 61 -9 -12.86
8 TRIS 238 210 -28 -11.76
9 CITY 344 308 -36 -10.47
10 BRAM 9,025 8,100 -925 -10.25
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,750 3,750 0 0.00
2 MNCN 925 945 20 2.16
3 APLI 81 75 -6 -7.41
4 TLKM 3,600 3,600 0 0.00
5 BBCA 26,900 27,300 400 1.49
6 ABBA 142 153 11 7.75
7 BMRI 7,225 7,250 25 0.35
8 UNTR 24,500 24,725 225 0.92
9 MTPS 1,140 1,165 25 2.19
10 BBNI 8,425 8,600 175 2.08