Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:33 WIB. Messi - Messi panen sanjungan di media sosial.
  • 12:06 WIB. Apple - Bangkitkan penjualan iPhone, Apple beri cicilan tanpa bunga.
  • 09:55 WIB. Realme - Realme 3 meluncur perdana di India.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi berambisi kuasai Eropa.
  • 05:53 WIB. EPL - Leicester City 1 vs 4 Crystal Palace

Rumah Zakat Action Sigap Hadapi Bencana Alam 

Foto Berita Rumah Zakat Action Sigap Hadapi Bencana Alam 
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bencana yang menimpa Indonesia di 2018 menarik perhatian berbagai kalangan. Salah satunya Rumah Zakat, lembaga yang fokus pada program pemberdayaan masyarakat. Lembaga ini membuat program Rumah Zakat Action demi menguatkan peran kemanusiaan dalam upaya ikut serta membantu warga terdampak bencana.

Rumah Zakat Action menyiapkan program penanggulangan bencana berdasarkan fase dan jangka waktu yang ditetapkan pemerintah setempat, mulai dari fase tanggap darurat, transisi, dan pemulihan yang merupakan program pemberdayaan berkelanjutan. Selain pemberdayaan di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, Rumah Zakat akan membentuk program Kesiap-siagaan Bencana di wilayah Desa Berdaya yang berpotensi terkena bencana.

Nur Efendi, CEO Rumah Zakat mengatakan, dengan adanya Rumah Zakat Action yang mempunyai program Kesiap-siagaan Bencana di wilayah Desa Berdaya, diharapkan masyarakat yang berada di wilayah rawan bencana akan lebih sigap. Hal tersebut merupakan salah satu bentuk antisipasi untuk menyelamatkan diri dari bencana. 

"Tahun ini Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memprediksi akan ada 2.500 bencana yang terjadi," ujar Nur dalam Rumah Zakat Expose di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Melalui program tersebut, di 2018, total aksi penanganan bencana yang telah dilakukan Rumah Zakat, antara lain terbentuknya 40 desa tangguh bencana, empat sekolah siaga bencana, serta aksi penanganan tanggap darurat pada 162 titik bencana dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 301.145 orang. 

"Kami juga mencoba untuk membuat model Desa Berdaya sebagai program pemulihan bencana secara berkelanjutan, hal ini sudah diimplementasi pada lokasi bencana gempa-tsunami Lombok dan di Palu," ujar Nur. 

Melalui berbagai programnya, sejak berdiri pada 1998 hingga 2018, Rumah Zakat mencatatkan sebanyak 4,6 juta orang sebagai penerima manfaat layanan yang diberikan Rumah Zakat, mulai dari Aceh hingga Papua. Beragam program pemberdayaan tersebut diimplementasikan di 1.259 Desa Berdaya yang tersebar di 30 provinsi dan 213 kota dan kabupaten di Indonesia.

Desa Berdaya merupakan cara Rumah Zakat memberdayakan masyarakat desa melalui pendekatan yang terintegrasi antara pembinaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga kesiap-siagaan bencana. Melalui aktivitas pembinaan dan pendampingan secara berkala tersebut, diharapkan Desa Berdaya dapat mendorong warga ke arah kemandirian, baik individual maupun komunitas. 

Dengan fokus pada pemberdayaan komunitas dan individu, Rumah Zakat, yakin Desa Berdaya akan menjadi solusi yang integratif untuk pemulihan daerah pascabencana. Target tahun ini ada 1.800 desa berdaya di 34 provinsi agar semakin banyak warga yang mandiri.

"Alhamdulillah, di 2018 ada 46% penerima manfaat yang diintervensi program ekonomi berhasil keluar dari garis kemiskinan," ujar Nur. 

Dalam kesempatan tersebut, Rumah Zakat juga menandatangani kerja sama kemanusiaan dengan Bukalapak. Melalui e-commerce tersebut, nantinya para pedagang online dapat melakukan penggalangan dana yang penyalurannya akan dilakukan oleh Rumah Zakat. Selain itu, para UKM binaan Rumah Zakat dapat menjual produknya di Bukalapak.

Tag: Rumah Zakat (RZ), Bencana Alam

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93