Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:26 WIB. Rusunawa - Kementerian PUPR targetkan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput selesai tahun ini.
  • 16:25 WIB. BNI - BNI sudah menyalurkan KUR Rp18,8 miliar lewat program perhutanan sosial.
  • 16:25 WIB. PTPP - PTPP tengah membidik sejumlah paket tender dengan skema kerja sama pemerintah dengan KPBU pada 2019.
  • 16:20 WIB. ADHI - Adhi Karya menanti pembayaran dari KAI untuk proyek LRT Jabodebek.
  • 16:15 WIB. Pertamina - Pertamina menargetkan seluruh SPBU menerapkan digitalisasi paling lambat pada Juni 2019.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.

Selama 2018, Situs Samsung Dikunjungi 60 Juta Orang

Foto Berita Selama 2018, Situs Samsung Dikunjungi 60 Juta Orang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sebelum diluncurkan menjadi situs penjualan, situs Samsung memiliki performa yang terbilang baik. Sejak 2016 hingga 2018, unique visitors situs Samsung bertumbuh lebih dari 12%. Umumnya, pengunjung mencari informasi dan penawaran terbaik dari situs perusahaan asal Korea Selatan itu.

Berdasarkan data internal Samsung, terdapat sekitar 60 juta orang yang mengakses situs Samsung.com di 2018. 50% pengunjung situs berasal dari Jakarta, 33% dari Pulau Jawa, dan wilayah lainnya 17%.

Online Busineness Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Sintara Nyotowijoyo berujar, "Sekitar 60 juta orang mengakses situs Samsung pada 2018, artinya banyak konsumen yang tertarik dengan produk kami. Mereka mencari informasi seputar merek ini melalui situs."

Menariknya, tak hanya pengguna Samsung yang mengunjungi situs mereka. 42% pengunjung situs tidak menggunakan perangkat Samsung. Sementara pengunjung yang menggunakan perangkat Samsung berjumlah 49% dan 9% lainnya mengakses situs melalui komputer.

Corporate Marketing Director Samsung Electronics Indonesia, Elvira Jakub mengatakan, "Para pengunjung mencari penawaran dari Samsung, serta keunggulan produk-produk kami."

Lebih lanjut, 85% orang yang telah mengunjungi situs akan kembali melakukan hal itu dalam kurun waktu satu bulan. Menurut Elvira, para pengunjung melakukan itu untuk memperoleh informasi sebelum dan sesudah membeli produk. Melihat hal itu, akhirnya mereka menjadikan situs Samsung.com Shop sebagai platform pembelian produk secara online.

"Samsung sudah melakukan penetrasi online sejak 2016 dan bertumbuh sebesar 62% melalui platform e-commerce. Pangsa pasar kami di online telah mencapai 60% hingga November 2018," kata Sintara, Selasa (15/1/2019).

Potensi pertumbuhan pasar e-commerce pun masih lebih besar dari saat ini. Proyeksi pertumbuhan penjualan e-commerce di Indonesia bisa mencapai US$14,4 miliar pada 2022.

Sintara berkata, "Kami akan bawa semua inovasi dan line up baru melalui situs Samsung.com Shop. Untuk peluncuran awal ini, dimulai dari wearables dan smartphone lebih dulu."

Samsung.com Shop menawarkan gratis pengiriman ke seluruh wilayah Indonesia sebagai antisipasi dari masalah kerusakan yang sifatnya tidak terduga. Selain itu, produk yang dibeli dari platform online itu akan di-cover di luar garansi resmi Samsung. Ada pula fasilitas tracking pengiriman.

Tag: Samsung Electronics Indonesia

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31