Portal Berita Ekonomi Kamis, 22 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:14 WIB. Amazon - Di Indian Amazon sudah mempekerjakan 62.000 orang.
  • 23:43 WIB. Israel - Korsel dan Israel sepakati perdagangan bebas untuk hadapi peningkatan proteksionisme di banyak negara
  • 23:29 WIB. James Bond - 'No Time to Die' akan jadi judul film James Bond ke-25.
  • 23:17 WIB. Hyderabad - Amazon membangun kampus terbesarnya di India.
  • 23:10 WIB. Beijing - China akan memberi sanksi bagi perusahaan yang terlibat penjualan F-16 ke Taiwan.
  • 21:51 WIB. Gojek - Kabinet Malaysia beri lampu hijau Gojek bisa mengaspal di sana.
  • 19:03 WIB. Xiaomi - Laba Xiaomi di kuartal II 2019 anjlok 87%.
  • 18:49 WIB. China - Ritel asal AS Costco akan masuk pertama kali di China dengan buka gerai di Shanghai pada 27 Agustus 

Mau Tahu Kiat Sukses Jadi Pengusaha Ala Jokowi, Ini Dia...

Mau Tahu Kiat Sukses Jadi Pengusaha Ala Jokowi, Ini Dia... - Warta Ekonomi
WE Online, Sentul -

Presiden Joko Widodo membuka rahasia sukses untuk menjadi pengusaha kepada ribuan ASN yang segera memasuki masa pensiunan dan para pensiunan yang mulai mengembangkan usaha.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Program Wirausaha ASN & Pensiunan yang digelar di Sentul International Convention Center (SICC) di Sentul, Rabu, mengatakan untuk memulai usaha atau bisnis tidaklah mudah dan sama sekali tidak gampang.

"Oleh sebab itu pilihkan usaha yang dekat dengan keseharian kita di saat kita tugas misalnya pensiunan pegawai KKP kan dekat dengan ikan, bisnisnya jangan jauh-jauh dari situ karena ilmu sudah kita ketahui, keseharian sudah bergelut dengan itu sehingga untuk memulai lebih mudah," katanya.

Ia juga berpesan kepada sekitar 5.000 ASN dan pensiunan yang hadir dalam kesempatan itu agar saat berwirausaha dan mulai memproduksi barang/jasa harus memperhitungkan pasarnya terlebih dahulu.

Jokowi mengimbau agar mereka memilih usaha dengan risiko yang kecil misalnya produk yang tidak mudah busuk atau basi.

"Kemudian ambil bisnis-bisnis yang kalau tidak laku nilainya tetap tambah misalnya mendirikan kost-kostan. Incomenya ada jelas setiap bulan/tahun tapi nilai tambah bangunan pasti naik," katanya.

Hal yang juga harus diperhatikan dalam bisnis adalah mencari mitra usaha yang tepat.

"Kalau kita ragu-ragu memulai, carilah partner yang sudah berproduksi tapi yang karakter sama baik dan kita ketahui betul. Usaha baik kalau punya partner yang pas sambil kita belajar mengelola sebuah usaha," katanya.

Ia mencontohkan bisnis kedua anaknya yang sama sekali tidak berpengalaman di bidang kuliner tapi memilih martabak dan pisang untuk usahanya.

"Saya lihat ini apa, ternyata punya mitra yang sudah jualan martabak lama, gandengan, bagi untung, tinggal perjanjian saja," katanya.

Jokowi mengatakan pasar domestik sangat besar dan potensial untuk digarap dengan jumlah penduduk di Tanah Air yang mencapai 250 juta jiwa sementara beberapa produk di antaranya masih diisi produk impor.

Oleh karena itu ia mengajak para ASN dan pensiunan untuk memanfaatkan peluang tersebut dan mengisi pasar domestik dengan produk buatan lokal.

"Saya titip jangan coba-coba untuk memulai yang tidak kita kenal betul. Oleh sebab itu sekarang ada program pemdampingan ya akan lebih baik karena betul-betul kita tahu apa yang bisa dikerjakan dan apa yang bisa kita lakukan," katanya.

Menurut dia, masa pensiun bukan berarti produktivitas berhenti, ASN bisa lebih sejahtera di masa purnatugas.

Tag: Joko Widodo (Jokowi), Aparatur Sipil Negara, Pengusaha

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,820.93 3,782.86
British Pound GBP 1.00 17,441.04 17,266.80
China Yuan CNY 1.00 2,034.56 2,014.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,330.00 14,188.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,718.61 9,620.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,827.15 1,808.98
Dolar Singapura SGD 1.00 10,354.05 10,249.96
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,904.87 15,745.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,435.63 3,398.32
Yen Jepang JPY 100.00 13,462.98 13,325.82

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6252.967 -42.771 651
2 Agriculture 1352.538 3.379 21
3 Mining 1594.204 -6.101 49
4 Basic Industry and Chemicals 839.668 -9.022 72
5 Miscellanous Industry 1141.967 -9.977 49
6 Consumer Goods 2401.664 -24.300 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.990 0.189 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1224.736 -5.147 74
9 Finance 1248.608 -11.827 91
10 Trade & Service 790.366 1.634 162
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 665 830 165 24.81
2 KOTA 404 490 86 21.29
3 JIHD 525 630 105 20.00
4 KONI 500 595 95 19.00
5 MKNT 53 62 9 16.98
6 POLY 69 78 9 13.04
7 TFCO 620 695 75 12.10
8 ARKA 1,280 1,425 145 11.33
9 MTPS 1,500 1,655 155 10.33
10 PDES 1,000 1,100 100 10.00
No Code Prev Close Change %
1 FMII 560 424 -136 -24.29
2 PCAR 1,665 1,500 -165 -9.91
3 POLI 850 775 -75 -8.82
4 VINS 109 101 -8 -7.34
5 MEGA 6,200 5,775 -425 -6.85
6 PAMG 193 181 -12 -6.22
7 TBMS 810 760 -50 -6.17
8 ERTX 120 113 -7 -5.83
9 MTRA 350 330 -20 -5.71
10 EAST 212 200 -12 -5.66
No Code Prev Close Change %
1 KPIG 134 143 9 6.72
2 IPTV 224 224 0 0.00
3 BBRI 4,100 4,050 -50 -1.22
4 MNCN 1,260 1,295 35 2.78
5 ERAA 1,875 1,835 -40 -2.13
6 MDKA 5,975 6,100 125 2.09
7 TLKM 4,470 4,410 -60 -1.34
8 ANTM 1,050 1,070 20 1.90
9 PGAS 1,920 1,870 -50 -2.60
10 ASII 6,425 6,350 -75 -1.17