Portal Berita Ekonomi Selasa, 16 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:34 WIB. Kasus hoax - Ratna Sarumpaet putuskan tidak banding.
  • 16:04 WIB. IHSG - IHSG ditutup merah 0,25% di akhir sesi II.
  • 15:52 WIB. Asus - Asus ROG Phone bakal jadi ponsel perdana yang gunakan Snapdragon 855 Plus.
  • 15:05 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,13% ke level Rp13.938 per dolar AS.

Forum Ekonomi Dunia: Waspadai Dampak Buruk Ketegangan Global!

Forum Ekonomi Dunia: Waspadai Dampak Buruk Ketegangan Global! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketegangan internasional dan politik nasionalis bisa semakin membebani ekonomi global tahun ini dan menghambat upaya dalam menangani masalah-masalah besar, seperti perubahan iklim.

Laporan Risiko Global Forum Ekonomi Dunia 2019, yang diterbitkan Rabu (16/1/2019), menunjukkan kondisi ekonomi dan geopolitik mengalami kemunduran, serta perselisihan perdagangan memburuk dengan cepat pada 2018.

Laporan yang didasarkan atas pandangan dari 1.000 ahli dan pengambil keputusan tersebut, memperingatkan bahwa pertumbuhan tahun ini akan tertahan oleh berlanjutnya ketegangan geoekonomi. 88% responden memperkirakan erosi lebih lanjut dari peraturan dan perjanjian perdagangan multilateral.

"Jika hambatan ekonomi menimbulkan ancaman terhadap kerja sama internasional, upaya yang ada akan terganggu lebih lanjut pada 2019 dengan meningkatnya ketegangan geopolitik di antara kekuatan utama, AS dan China," tulis laporan itu.

85% responden pada survei tahun ini mengatakan bahwa mereka memperkirakan 2019 akan melibatkan peningkatan risiko "konfrontasi politik antara negara-negara besar".

"Perdagangan global dan pertumbuhan ekonomi berisiko pada tahun ini, sehingga ada kebutuhan yang lebih mendesak daripada sebelumnya untuk memperbarui arsitektur kerja sama internasional. Kita sama sekali tidak memiliki amunisi untuk menghadapi jenis perlambatan oleh dinamika saat ini," kata Borge Brende, Presiden Forum Ekonomi Dunia.

"Yang kita butuhkan sekarang ialah tindakan terkoordinasi dan terpadu untuk mempertahankan pertumbuhan dan mengatasi ancaman serius yang dihadapi dunia kita saat ini," imbuhnya.

Dalam survei, risiko dunia maya melonjak sepanjang 2018, tetapi risiko lingkungan terus mendominasi kekhawatiran para responden dalam jangka panjang. Kelima risiko lingkungan itu, yakni hilangnya keanekaragaman hayati, cuaca ekstrem, kegagalan mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, bencana buatan manusia, dan bencana alam.

Alison Martin, Kepala Grup Petugas Risiko, Grup Asuransi Zurich, mengatakan, "2018 adalah tahun penuh dengan kebakaran hutan, banjir besar, dan meningkatnya emisi gas rumah kaca. Tidak mengherankan pada 2019, risiko lingkungan sekali lagi mendominasi daftar masalah utama."

Untuk merespons perubahan iklim, secara efektif diperlukan peningkatan infrastruktur yang signifikan untuk beradaptasi dengan lingkungan baru dan menjalani transisi ke ekonomi rendah karbon.

Menjelang 2040, kesenjangan investasi dalam infrastruktur global diperkirakan mencapai US$18 triliun terhadap kebutuhan yang diproyeksikan sebesar US$97 triliun.

"Kami sangat merekomendasikan agar bisnis mengembangkan strategi adaptasi ketahanan iklim ditindaklanjuti sekarang juga," tegas Alison.

Kekurangan investasi dalam infrastruktur kritis seperti transportasi, dapat menyebabkan kerusakan sistem secara luas serta memperburuk risiko-risiko yang terkait dengan masyarakat, lingkungan, dan kesehatan.

John Drzik, Presiden Risiko Global dan Digital, Marsh, mengatakan, kekurangan dana dari infrastruktur kritis di seluruh dunia menghambat kemajuan ekonomi, yang membuat bisnis dan masyarakat lebih rentan terhadap serangan dunia maya dan bencana alam, serta gagal memanfaatkan inovasi teknologi.

"Mengalokasikan sumber daya untuk investasi infrastruktur, sebagian melalui insentif baru untuk kemitraan publik swasta, adalah sangat penting untuk membangun dan memperkuat pondasi fisik dan jaringan digital yang akan membantu masyarakat tumbuh dan berkembang," ujar John.

Tag: Ekonomi Global, Hubungan Bilateral

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: China Daily/via Reuters

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,731.60 3,694.08
British Pound GBP 1.00 17,510.54 17,333.99
China Yuan CNY 1.00 2,036.82 2,016.45
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,995.00 13,855.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,844.08 9,742.84
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.14 1,771.15
Dolar Singapura SGD 1.00 10,318.51 10,213.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,758.37 15,599.34
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.77 3,369.41
Yen Jepang JPY 100.00 12,961.93 12,829.89

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6401.880 -16.354 652
2 Agriculture 1362.219 -4.003 21
3 Mining 1640.104 10.372 49
4 Basic Industry and Chemicals 800.486 -7.349 72
5 Miscellanous Industry 1307.736 2.373 49
6 Consumer Goods 2348.869 1.590 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.094 -3.438 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1236.698 -3.730 74
9 Finance 1326.712 -5.432 91
10 Trade & Service 817.840 -0.912 163
No Code Prev Close Change %
1 BLUE 625 780 155 24.80
2 TRIO 342 426 84 24.56
3 ENVY 885 1,065 180 20.34
4 TMAS 875 1,005 130 14.86
5 GSMF 99 112 13 13.13
6 CINT 268 300 32 11.94
7 TFCO 540 600 60 11.11
8 PALM 234 258 24 10.26
9 IPOL 98 107 9 9.18
10 IBFN 232 252 20 8.62
No Code Prev Close Change %
1 POSA 428 322 -106 -24.77
2 SSTM 525 400 -125 -23.81
3 CSAP 595 520 -75 -12.61
4 BEEF 270 242 -28 -10.37
5 BIPI 58 52 -6 -10.34
6 WICO 600 545 -55 -9.17
7 SMMA 9,975 9,175 -800 -8.02
8 NICK 268 248 -20 -7.46
9 JAWA 121 112 -9 -7.44
10 APLI 100 93 -7 -7.00
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 340 0 0.00
2 IPTV 242 246 4 1.65
3 MNCN 1,450 1,445 -5 -0.34
4 TINS 1,025 1,080 55 5.37
5 ANTM 880 895 15 1.70
6 BIPI 58 52 -6 -10.34
7 TLKM 4,280 4,240 -40 -0.93
8 APLN 242 228 -14 -5.79
9 ENVY 885 1,065 180 20.34
10 MYOR 2,220 2,140 -80 -3.60

Recommended Reading