Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:56 WIB. London - Primark (Inggris) yakin bisa mendapat pasar pakaian dan sepatu US$300 miliar di AS.
  • 23:44 WIB. Iran - Menlu Pompeo: Walau menambah pasukan di teluk, AS tidak bermaksud perang dengan Iran.
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)

Airbag Bermasalah, Tesla Tarik 14 Ribu Kendaraan dari Pasar China

Airbag Bermasalah, Tesla Tarik 14 Ribu Kendaraan dari Pasar China - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Regulator pasar China mengatakan, Tesla akan menarik kembali 14.123 kendaraan Model S yang mereka impor ke negara tersebut, Jumat (18/1/2019). Hal itu karena airbag dari kendaraan Model S itu dinilai bisa menyebabkan mematikan.

Berdasarkan laporan dari TechCrunch, penarikan itu merupakan bagian dari penindasan industri terhadap airbag depan buatan Takata. Menurut catatan dari Departemen Transportasi Amerika Serikat, airbag itu juga melibatkan sekitar 37 juta kendaraan, termasuk merek-merek utama seperti Toyota dan Ford.

“Airbag itu menggunakan propelan yang dapat merusak komponen airbag dan menyebabkan cedera serius, bahkan kematian,” tulis TechCrunch dalam laporannya.

Tak hanya di China, Tesla juga menarik sedannya yang menggunakan airbag Takata dari seluruh dunia. Dalam penyataan resminya, perusahaan mengklaim kerusakan airbag terjadi karena beberapa faktor, seperti usia. Penarikan kembali itu tidak memengaruhi kendaraan Model S, Roadster, Model X, atau Model 3 yang harganya lebih kompetitif.

Berdasarkan notifikasi di situs web Administrasi Negara China, kendaraan yang ditarik oleh Tesla adalah mobil Model S yang diproduksi antara Februari 2014 hingga Desember 2016. Hingga saat ini, belum ada komentar lebih lanjut dari pihak Tesla selain pernyataan melalui blognya.

Kemunduran itu terjadi ketika Tesla melakukan ekspansi ke pasar mobil terbesar di dunia dan memanfaatkan upaya Beijing untuk menghapus mobil berbahan bakar fosil untuk China secara bertahap. Baru-baru ini, perusahaan sepakat dengan pemerintah Shanghai untuk membangun Gigafactory pertamanya di luar Amerika Serikat. Dalam pabrik itu, mereka akan fokus memproduksi mobil Model 3 untuk konsumen China. Namun, belum ada tanggal resmi untuk pabrik beroperasi secara keseluruhan.

Meskipun memiliki potensi besar, China telah menjadi sumber utama kecemasan Tesla selama beberapa bulan terakhir. Hal itu karena meningkatnya ketegangan perdagangan dan kemunduran subsidi pemerintah untuk kendaraan hijau. Tesla merespons kebijakan itu dengan memangkas harga Model 3 sebesar 7,6% bagi China untuk menetralkan tarif berat pada mobil impor.

Sebelumnya, perusahaan yang berbasis di Palo Alto itu juga menarik kembali 8.898 kendaraan Model S di China karena baut yang terkorosi. Saat itu, mereka mengklaim hal tersebut tidak berpotensi menyebabkan kecelakaan atau cedera.

Perusahaan yang berbasis di Palo Alto sebelumnya menarik kembali 8.898 kendaraan Model S di China karena baut yang terkorosi, yang diklaimnya pada saat itu tidak menyebabkan kecelakaan atau cedera.

Tag: Tesla Motors Inc, Otomotif

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tesla Motors

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69