Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:59 WIB. Apple - Apple persiapkan jajaran produk baru untuk 2019.
  • 12:43 WIB. Twitter - Ada 1,5 juta tweet seputar Debat Pilpres 2019 semalam.
  • 12:00 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup hijau 1,20% ke level 6.466,04.
  • 11:53 WIB. Suspensi - BEI suspensi saham lima emiten publik karena belum lunasi pokok dan denda ALF 2019. 
  • 11:27 WIB. Australia - Australia siap buka gerbang ekspor otomotif dari Indonesia.

LPEI Dukung Pembiayaan Ekspor Kereta Rp775,6 Miliar ke Inka

Foto Berita LPEI Dukung Pembiayaan Ekspor Kereta Rp775,6 Miliar ke Inka
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Lembaga Pemerintah Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan pembiayaan menggunakan skema National Interest Account (NIA) atau penugasan khusus ekspor kepada PT Industri Kereta Api (Inka) sebesar Rp775,6 miliar.

Pembiayaan ini digunakan untuk 50 kereta penumpang tipe BG (BG) dan 200 kereta penumpang tipe Meter Gauge (MG) yang dipesan Bangladesh melalui Bangladesh Railway.

"Pembiayaan ekspor yang diberikan LPEI kepada Inka ini sebagai bentuk sinergi dengan salah satu BUMN strategis guna mendorong ekspor Indonesia," ujar Direktur Eksekutif LPEI Sinthya Roesly di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Dia menjelaskan, LPEI diberikan mandat oleh pemerintah untuk penyediaan pembiayaan, penjaminan, dan asuransi ekspor dalam mendukung program ekspor nasional. Perwujudan pelaksanaan mandat tersebut salah satunya ialah penguatan pembiayaan ekspor melalui skema NIA yang diberikan untuk menyediakan pembiayaan ekspor atas transaksi yang secara komersil sulit dilaksanakan, tetapi dianggap perlu oleh pemerintah.

Menurutnya, tindak lanjut atas mandat ini, Menteri Keuangan (Menkeu) pun menerbitkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 513/KMK.08/2018 (perubahan atas KMK Nomor 374/KMK.08/2017) tentang Penugasan Khusus kepada LPEI untuk Menyediakan Pembiayaan Ekspor Kereta Penumpang dan Gerbong Barang Kereta Api.

"Melalui KMK yang telah diterbitkan Menkeu ini, LPEI ditugaskan kembali untuk memberikan fasilitas pembiayaan ekspor kepada badan usaha yang memiliki kemampuan dan kapasitas memproduksi kereta penumpang dan gerbong barang kereta api untuk diekspor ke Bangladesh dan Sri Lanka," paparnya.

Adapun pembiayaan ekspor ini termasuk dalam bentuk buyer’s credit, penjaminan dan/atau asuransi. Pengiriman tahap pertama sebanyak 15 kereta penumpang tipe BG ke Bangladesh ini merupakan progres nyata atas penggunaan modal kerja ekspor untuk mendukung Inka melakukan ekspansi bisnis ke pasar internasional, khususnya pasar prospektif.

Selanjutnya akan dilakukan pengiriman atau shipment secara bertahap hingga terpenuhinya pesanan Bangladesh Railways pada 2020.

Sebelumnya di 2016 LPEI telah memberikan pembiayaan dengan skema NIA kepada PT Inka untuk melakukan produksi 150 kereta dengan nilai kontrak US$72,39 Juta.

Pembiayaan atas proyek produksi gerbong penumpang kereta api ini memiliki nilai multiplier bagi perekonomian Indonesia, tidak hanya terbatas pada Inka, tetapi juga pada industri besar lain dan pelaku UKM dalam negeri yang berperan dalam memasok kebutuhan untuk industri kereta api, seperti industri baja, pengecoran, komponen kereta, permesinan, serta trickle down effect terhadap banyak pelaku UKM yang menjadi mitra kerja Inka.

Tag: PT Industri Kereta Api (INKA), Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: LPEI

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31